Sampul Novel Pembalasan Silvia

Pembalasan Silvia

9.7 / 10.0
Silvia hancur saat tahu tunangannya berselingkuh dengan adik tirinya demi menguasai hartanya. Dipicu rasa sakit yang luar biasa, ia merancang taktik cerdik untuk membalas dendam. Silvia sengaja membiarkan mereka menikmati kebahagiaan palsu sebelum melancarkan serangan mematikan. Ia bertekad menghancurkan hidup keduanya secara perlahan, memastikan mereka merasakan penderitaan mendalam dan tidak akan pernah bisa bangkit lagi.
Ringkasan Pembalasan Silvia
Silvia hancur saat tahu tunangannya berselingkuh dengan adik tirinya demi menguasai hartanya. Dipicu rasa sakit yang luar biasa, ia merancang taktik cerdik untuk membalas dendam. Silvia sengaja membiarkan mereka menikmati kebahagiaan palsu sebelum melancarkan serangan mematikan. Ia bertekad menghancurkan hidup keduanya secara perlahan, memastikan mereka merasakan penderitaan mendalam dan tidak akan pernah bisa bangkit lagi.
Baca Selengkapnya

Pembalasan Silvia Bab 1

Di sebuah kamar yang mewah dan luas, tampak seorang gadis sedang memoles lipstiknya sebagai rangkaian terakhir dari riasannya. Dia telah siap menjadi bintang utama dalam acara ulang tahunnya yang ke dua puluh tiga. Tubuhnya dibalut oleh gaun biru laut dengan bahu terbuka yang manis dan elegan, ditambah dengan hiasan bunga kecil di tatanan rambutnya yang semakin memancarkan aura cantiknya. Wajah cantiknya terus menerus tersenyum karena tunangannya bisa hadir di pestanya kali ini. Dia menatap keluar jendela, para tamu yang hadir adalah orang-orang yang banyak berkontribusi dalam kehidupan dan karirnya. Tampak para pelayan sedang sibuk menyajikan makanan dan minuman untuk para tamu. Pesta kali ini digelar di halaman belakang rumahnya, jadi dia bergegas berjalan ke belakang. Awalnya dia ingin melewati tangga depan dan berjalan dari pintu utama. Akan tetapi, entah mengapa dirinya ingin mengambil jalan pintas dan melewati lorong-lorong di rumah itu. Dirinya juga melepas sepatunya dan berencana menggantinya dengan sepatu yang lain di tangga belakang. Tanpa disengaja, gadis itu mendengar suara yang familiar dari sebuah ruangan. Gadis itu penasaran dan mencoba mencari tahu dari mana asal suara itu.

"Bukankah itu kamar Helen, tetapi kenapa seperti ada suara seorang pria? Apakah itu kekasihnya? Tetapi ini lebih mirip dengan suara David tunanganku" pikir gadis itu dalam hati.

Dia pun semakin mendekati arah suara yang semakin jelas, sebelum dirinya sempat bersuara, orang yang ada di dalam ruangan itu menyebut namanya.

"Apa kau bilang? Mencintaiku? Tetapi dalam waktu dekat kau akan menikahi Silvia. Wanita mana yang tidak sakit hati jika kekasihnya menikahi wanita lain?" ujar Helena.

"Helena, aku memang akan menikahi kakak tirimu, tetapi aku hanya mengincar hartanya saja. Aku bahkan tidak pernah menyentuhnya sedikitpun. Setelah aku mendapatkan hartanya, aku akan menceraikan dia dan menikahimu. Bukankah selama ini aku selalu berpihak padamu di perusahaan?" ujar David.

"Sungguh? Kau akan menceraikan gadis bodoh itu? Dia hanya beruntung karena lahir dari pernikahan yang sah saja" tanya Helena.

"Tentu, aku juga sangat muak padanya. Helena, mengapa badanmu bertambah kurus?" tanya David.

"Benarkah? Berarti dietku berhasil, aku akan menjalani shooting iklan susu diet minggu depan, jadi badanku harus sangat ideal, jangan mengalihkan pembicaraan!" jawab Helena.

"Tetapi aku lebih suka tubuhmu yang padat berisi" ujar David sambil memeluk tubuh Helena.

"Hentikan, kita harus segera ke halaman belakang. Ingat, jangan pergi bersamaan, orang-orang akan curiga jika melihat kita berdua bersama-sama" ujar Helena.

"Aku tahu, tapi sekarang aku sangat merindukanmu" ujar David.

Silvia tidak sanggup lagi untuk melihat aktifitas mereka berdua lebih lama. Tangannya gemetar menahan amarah, nafasnya juga terus memburu seolah-olah ingin melepaskan hawa panas yang ada di dalam tubuhnya. Silvia bersandar ke dinding dan menahan mulutnya agar tidak bersuara. Dia segera berlari menuju tangga dan terduduk lemas di sana dengan tatapan kosong. Orang yang selama ini sangat dicintainya ternyata berselingkuh dengan adik tirinya. Tanpa terasa air matanya telah mengalir deras di pipinya, hatinya begitu sakit saat mendengar percakapan mereka berdua di kamar Helena. Jadi selama ini David hanya bersandiwara padanya? Lalu Helena, dirinya memang sering bertengkar dengan Helena. Namun, Silvia tidak menyangka Helena akan bertindak sejauh ini padanya. Jika Silvia mengingat lagi penggalan-penggalan ingatannya tentang perlakuan David pada dirinya dan Helena, memang terasa berbeda. Helena selalu menjadi prioritas perusahaan, sedangkan dirinya, terkadang dia terlambat diantar ke lokasi shooting, hal ini membuat dirinya mendapatkan makian dari sutradara dan para pemain lainnya. Sekarang dia mengerti, sikap David yang dingin, bukanlah karakter David yang sesungguhnya. Melainkan, memang karena David tidak mencintai dirinya. Jadi, untuk apa dia bersedih karena diselingkuhi.

"Tidak, aku tidak boleh begini, aku harus membalas perbuatan mereka padaku. Aku harus kuat untuk berpura-pura tidak tahu tentang hal ini. David, Helena, tunggu pembalasanku" pikir Silvia dalam hati.

Silvia bangkit berdiri, merapikan gaunnya dan segera pergi ke kamar yang lain untuk memperbaiki riasannya. Dia memakai sepatunya dan melangkah dengan percaya diri menyapa para tamu undangan.

Semua orang yang hadir disana bersulang untuknya dan mengucapkan selamat ulang tahun. Saat lagu ulang tahun dinyanyikan, David muncul dari sisi kanannya. Tidak lama setelah itu, Helena juga muncul agak jauh dari hadapan Silvia dengan lipstik yang sedikit berantakan. Silvia hanya menyeringai dan berjanji pada dirinya sendiri. Mulai hari ini, dia tidak akan mencintai David lagi.

Silvia memotong kuenya, lalu memberikan potongan pertama kepada ayahnya terlebih dahulu. Potongan kedua dia berikan kepada manajernya, yang selalu setia bersamanya. Sebenarnya didalam hati, Silvia merasa sangat bersalah pada manajernya, karena dia selalu mengalah saat diperlakukan tidak adil oleh David, hal ini membuat manajernya juga ikut menanggung kesusahan yang dia alami di lokasi kerja mereka.

David sedikit heran karena dia belum juga diberi potongan kue oleh Silvia. Biasanya, dirinya selalu mendapatkan giliran yang pertama dari Silvia dalam hal apapun. Ketika Silvia memberi potongan kue padanya, dirinya ingin sekedar memeluk sambil mencium pipinya.

"Selamat ulang tahun, maaf, aku datang terlambat" ujar David.

Tetapi, sebelum tangannya menyentuh pada pinggang Silvia, Silvia segera menjauh.

"Terima kasih, tidak masalah, sekarang aku sudah terbiasa dengan kebiasaanmu yang telat" ujar Silvia

Walaupun agak terkejut, David berusaha bersikap seperti biasa.

David berpura-pura seakan tidak peka di sindir oleh Silvia, dia hanya tersenyum dan mengusap rambut Silvia. Namun, lagi-lagi Silvia dengan cepat menepis tangannya.

"Aku akan mengambil minuman dan berbicara dengan managerku sebentar" ujar Silvia.

"Baiklah" ujar David.

Kali ini David memiliki pemikiran bahwa Silvia seolah menghindar darinya. Biasanya, Silvia selalu menempel padanya di setiap kesempatan. Walaupun dirinya ingin berpura-pura mesra pada Silvia di hadapan para tamu, dia tidak bisa berbuat apa-apa jika Silvia menghindar darinya.

"Ada apa dengannya? Apakah dia marah karena aku datang terlambat? Sial, dia benar-benar merepotkan!" ujar David dalam hati.

Dia mengambil segelas wine, dan matanya tidak sengaja menatap Helena yang sudah menatapnya sejak tadi dengan pandangan menggoda. David hanya mengangkat gelas winenya, mengajak Helena bersulang dari jauh.

Pemandangan itu tertangkap oleh mata Silvia yang mulai memperhatikan tingkah mereka berdua. Kini, dia menyadari bahwa gestur seperti ini sudah sering dia lihat. Namun, dengan naifnya dirinya selalu berpikir bahwa David pasti tidak akan tergoda, dan hanya mencintai dirinya seorang. Betapa bodohnya.

"Bersenang-senanglah sesuka hati kalian, aku akan memberitahu bahwa kalian sudah kalah ketika kalian sudah tidak bisa bangkit lagi. Tunggu dan lihat saja" ujar Silvia dalam hati.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembalasan Silvia

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
9.3
Divonis hanya memiliki sisa tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, David, memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, sang adik angkat. Alih-alih melawan, ia memilih menghentikan pengobatan, menyetujui perceraian, serta merelakan anak dan bisnis perhiasannya diambil alih oleh Emma. Di saat seluruh keluarganya memuji keputusan tersebut tanpa rasa curiga, ia menanti reaksi mereka saat ajal akhirnya menjemputnya.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Dunia dokterku hancur saat merawat Evelyn Santoso, pasien VIP yang menangisi tunangannya. Pria di foto itu adalah Bima, suamiku, yang ternyata bernama asli Brama Wijaya, seorang taipan kejam. Saat Brama datang, ia sama sekali tidak mengenaliku. Ia justru memeluk Evelyn dan mengucap janji setia yang biasa ia katakan padaku. Lewat tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami saat ia amnesia hanyalah aib rahasia yang kini harus ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram karena ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan klasik bahwa mereka tidak saling kenal membuat Yuki berang hingga mengatai calon suaminya itu sebagai lelaki tua yang menjengkelkan. Namun, kekesalan tersebut tidak bertahan lama. Sebuah senyum licik merekah di wajah Yuki saat sebuah ide brilian muncul di benaknya. Ia pun menyusun rencana cerdik untuk memberi pelajaran bagi pria yang telah menolaknya tersebut.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando diam-diam terobsesi pada adik tirinya, Laily, yang dikenal anggun. Suatu malam, ia mencoba melecehkan Laily saat gadis itu bersiap ibadah. Beruntung, Abdi yang sedang mabuk datang menolong. Sialnya, keadaan justru berbalik hingga Abdi difitnah sebagai pelaku asusila. Akibat tuduhan keji tersebut, Abdi terpaksa menikahi Laily guna mempertanggungjawabkan kesalahpahaman yang merusak nama baiknya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED