Sampul Novel My Beautiful Bride

My Beautiful Bride

9.7 / 10.0
Trauma masa lalu mengubah CEO Ethan Daniel menjadi sosok yang dingin dan kasar. Ketika sang kakek menuntutnya memenuhi janji pertunangan masa kecil, ia tak acuh. Namun, Anna yang sederhana justru memikat perhatiannya karena berani menolak kekayaan dan pesonanya. Penolakan tersebut memicu rasa penasaran Ethan yang tak biasa diabaikan. Di tengah perjuangannya mendekati Anna, luka lama kembali membayangi. Mampukah ketulusan Anna menyembuhkan trauma batin Ethan?
Ringkasan My Beautiful Bride
Trauma masa lalu mengubah CEO Ethan Daniel menjadi sosok yang dingin dan kasar. Ketika sang kakek menuntutnya memenuhi janji pertunangan masa kecil, ia tak acuh. Namun, Anna yang sederhana justru memikat perhatiannya karena berani menolak kekayaan dan pesonanya. Penolakan tersebut memicu rasa penasaran Ethan yang tak biasa diabaikan. Di tengah perjuangannya mendekati Anna, luka lama kembali membayangi. Mampukah ketulusan Anna menyembuhkan trauma batin Ethan?
Baca Selengkapnya

My Beautiful Bride Bab 1

Mata Anna tidak percaya akan apa yang sedang terjadi di hadapannya. Pada awalnya dia berpikir kakek tua itu bercanda saat dia menolak permintaannya, namun ternyata dia serius. Opa tua itu terjatuh miring sambil terus memegangi dadanya kesakitan.

Hati Anna mencelos, ketakutan, bagaimana jika dia yang harus bertanggung jawab? Rasa panik menyusup ke hatinya, opa Jacob mengangkat tangannya berusaha berbicara tapi lidahnya kelu, sehingga Anna tidak bisa mengerti apa yang dia katakan.

Pada awalnya, Anna tidak mengerti mengapa mamanya yang pelit sampai memberikan uang agar dia naik taksi, untuk bertemu kakek tua ini. Tapi, setelah tahu, Anna benar-benar berharap dia tidak datang, karena tiba-tiba Anna sudah bertunangan dengan seorang Ethan Samuel, cucu kakek itu.

Kini Anna menjadi merasa bertanggung jawab sebab karena penolakannya tadi, kakek tua ini terkena serangan jantung, Anna dengan panik menemani opa Jacob ke rumah sakit.

Begitu sampai rumah sakit, opa segera diperiksa. Kakek tua itu ditempeli berbagai alat di badannya. Pemandangan yang mengerikan, Anna tak sampai hati melihatnya, tanpa dia sadari air matanya ikut terjatuh karena ketakutan.

Dokter mengatakan hasil pengecekan awal kondisi jantung Opa tidak bagus, dan ditemukan penyumbatan. Hati Anna kembali mencelos, semua ini pasti karena penolakannya tadi.

Anna memandang kakek tua itu dengan sedih. Pria berjas itu mengurus segala sesuatunya tapi ternyata tindakan harus dilakukan dengan tanda tangan dari keluarga, opa Jacob mengangguk lemah saat mendengarnya.

"Tolong... telepon cu..cu Opa..." serunya susah payah, dia mengambil handphone dari saku celananya.

Anna menerima telepon opa itu dengan perasaan campur aduk, menelepon cucunya berarti dia menelepon calon suaminya? Tapi pandangan kakek tua itu terus memohon kepadanya. Dia menunjuk ke angka 1 dengan lemah. Anna segera menekan nomor 1 dan terdengar suara jawabannya dengan suara mengejek

"Apa lagi kakek tua?" tanya Ethan separuh bercanda, dia baru saja menyelesaikan pekerjaannya, dan hendak pulang Sepanjang hari ini Ethan menghindari telepon opanya, karena tahu pasti opanya akan menyuruh dia datang bertemu calon istrinya. Tapi kali ini sebaiknya dia mengangkat agar besok kakeknya tak lagi mengganggunya.

"Kamu cucunya kan? Segera kemari kami membutuhkan tanda tanganmu!" Dengan penuh emosi Anna menjawab.

Pasti ini Pria ini yang dari tadi ditelepon oleh pria berjas hitam tadi, tapi selalu gagal. Ternyata cucunya sendiri tidak peduli kalau kakeknya sedang sakit, Anna seketika mendengus kesal.

Siapa wanita ini? Pikir Ethan terkejut. "Kamu siapa?" bentaknya kasar. Ethan terkejut mengapa handphone kakeknya bisa di pegang wanita ini.

"Kakekmu ada di UGD RS Jantung Harapan Kami, segera datang!" jawabnya sedingin mungkin. Opa Jacob tersenyum lemah saat dia mematikan telepon.

"Terima kasih Anna," ujarnya lirih, wanita berambut panjang itu tersenyum sedih melihatnya, tadi opa tampak sehat, tetapi dalam sekejap tiba-tiba dia terbaring tak berdaya disini, perasaan bersalah Anna semakin merajalela, Anna tidak mengerti mengapa dia tiba-tiba merasa dekat dengan kakek ini.

Ethan terkejut teleponnya dimatikan begitu saja, ini mungkin akal-akalan opanya, tidak mungkin dia sakit! Kemarin dia tidak kenapa-kenapa, tapi perasaannya tidak enak, maka dia segera mengarahkan mobilnya ke rumah sakit itu.

Saat dia datang, Daniel, sekretaris opanya langsung memberikan penjelasan akan status opanya. Anna melirik sebentar ke arah pria tinggi itu, gaya pria itu menyebalkan, dia terlihat angkuh dan sombong.

Anna tapi tak mau ambil pusing, dia masih ada disini karena merasa bersalah kepada opa, mungkin seharusnya Anna menolak pertunangannya dengan lebih halus.

"Hmm." Ethan mendekati kaki tempat tidur opa Jacob sambil mencoba menatap wajah Anna, Daniel juga sudah menceritakan kalau wanita ini adalah calon istrinya, wanita ini pintar sekali berakting, sampai menangis untuk orang asing? pikir Ethan dalam hati. Anna sengaja tidak menoleh, dia tersinggung dipanggil seperti itu, Anna terus menatap wajah opa yang pucat.

"Ehem!" Ethan kembali mengeraskan suaranya, mengapa wanita ini tidak mau menatapnya? Dengan kesal akhirnya Anna segera menatap ke pria yang benar-benar tidak sopan ini dengan kesal.

Wajahnya yang mungil dibingkai dengan rambutnya yang tebal kecoklatan, hidungnya tinggi dengan bibir mungil merah muda, namun yang membuat Ethan terpesona adalah matanya yang bulat coklat muda, bola mata itu menatapnya dengan tajam. Tanpa sadar Ethan menahan napasnya karena terkejut.

"Ya, ada yang bisa saya bantu?" tanya Anna memandangnya sinis. Ethan kembali berkonsentrasi, dia tersenyum miring sambil mendekati Anna,

"Saya yang bisa bantu anda bukan kebalikannya!" Bola mata wanita itu membulat kaget dengan jawabannya.

"Siapa kamu, kenapa kamu sok sibuk disini!" tanya lagi melangkah lebih mendekati Anna yang segera mundur menjauhinya, tubuhnya yang menjulang tinggi itu langsung terasa mendominasi Anna.

"Ethan... kamu sudah datang?" tanya opa Jacob yang terbangun karena mendengar suara keras Ethan, dia menahan tangan pria itu. Opa berusaha untuk bangkit dari tidur tapi tidak bisa.

"Sudahlah Opa nggak usah bangkit dulu, opa kenapa sih?" tanya Ethan itu dengan khawatir.

Opa? jangan-jangan ini yang bernama Ethan yang opa Jacob ceritakan tadi? Anna bertanya-tanya dalam hati, dia langsung ingin menjauhi mereka berdua, tapi dia malah terperangkap di antara tubuh Ethan, tembok dan tempat tidur Opa.

"Ethan, ini calon istrimu Anna, cantik kan?" seru opa Jacob tersenyum lemah.

Anna dan Ethan terpaksa saling menatap. Ethan menatap Anna dengan mata menyipit merendahkan sedangkan Anna menatapnya dengan jijik.

"Oh ini yang Opa bangga-banggakan? biasa aja tuh, nggak cantik-cantik amat!" ujarnya seakan-akan Anna tidak ada disini.

Anna mendengus kesal, menanggapi pria itu hanya akan membuang-buang waktunya. Sepertinya keputusannya tadi, tepat. Berada dengannya selama lima menit saja emosi Anna sudah melonjak drastis apalagi kalau jika Anna menikah dengannya?

Tiba-tiba datang suster berwajah ramah, dan dia memecahkan pandangan mereka berdua.

"Permisi, kakek kita echo dulu ya," seru suster tersenyum, mulai membuka kunci tempat tidur opa Jacob. Anna segera berdiri dan mengikuti kemana opa Jacob dibawa. Ethan semakin curiga dengan wanita itu.

"Buat apa anda ikut!" seru Ethan protes mengejar Anna dari belakang, Anna menatapnya dengan kesal.

"Aku mau lihat apakah Opa akan baik-baik saja, aku nggak percaya sama kamu!" jawabnya lalu meninggalkan Ethan mengepalkan tangannya dengan kesal karena ejekan Anna.

Dokter mulai menjelaskan, Ethan mencatat di kepalanya semua proses yang akan dilakukan, sedangkan Anna tidak mengerti sama sekali yang dijelaskan, sekeras mungkin dia mencoba.

"Jadi sebaiknya kita melakukan operasi, pertama kita balon lalu kita akan ring," kata dokter menatap Anna dan Ethan bergantian.

Anna menatap Ethan ingin bertanya, tapi segera mengurungkan niatnya, itu pasti akan memberikan pria itu amunisi untuk kembali merendahkanya

"Baik kita jadwalkan saja dok secepat mungkin lebih baik," jawab Ethan langsung.

"Baik, tapi karena Opa harus puasa, kita harus cari jadwal yang pas dengan dokter jantung yang ada, Opa akan baik-baik saja, tapi tinggal di rumah sakit dulu ya," ucap dokter tersenyum menenangkan Anna yang masih panik, raut wajahnya mulai tenang tapi Ethan semakin curiga kepada Anna, wanita matrealistis ini semakin menempel saja, pikirnya dalam hati.

"Yuk kita masuk ruangan yuk, Opa?" ajak suster dengan ramah mendorong kembali tempat tidur Opa Jacob.

"Kamu kenapa sih?" tanya Ethan langsung menarik tangan Anna ketika dia kembali mengekor tempat tidur opa.

"Apanya yang kenapa?" tanya Anna sambil mencoba melepaskan tangannya, rasa sakit menjalar dari tarikan tangan Ethan yang kasar.

"Kenapa kamu sok peduli!" jawabnya, bola mata yang hitam pekat menatap Anna dengan marah.

"Aku emang peduli, bukannya sok peduli! memangnya kamu yang sok sibuk terus sampai tak peduli kakeknya masuk rumah sakit!" dengan kesal Anna melepaskan pegangan tangannya di lengannya, seenaknya saja berani memegangi tanganku, pikirnya sambil berlari mengikuti opa Jacob. Entah kenapa semakin Ethan melarangnya melihat Opa Jacob, semakin dia ingin melawan Ethan.

Di kamar perawatan, opa sudah lebih tenang, pipinya sudah kembali merah. Anna mulai bernapas lega.

"Maafkan Ethan, dia memang kasar, tapi aslinya dia baik, kamu mau kan jadi istrinya? Ethan terlalu kesepian, dia hanya butuh teman, dan Opa tahu kamu teman yang paling cocok untuknya." Opa kembali membujuk Anna.

Pria tua itu pantang menyerah, dia tahu waktunya tak banyak, mereka harus segera bersama. Dia sungguh berharap mereka dapat bersatu.

"Opa bicaranya nanti saja ya," Anna mencari alasan untuk menunda, setelah melihat Ethan, dia semakin yakin untuk menolak perjodohan ini, pria tua itu menggeleng.

"Opamu ini kaya, sangat kaya, Anna. Kamu sudah ada dalam warisan kakek, jika kamu menikah dengan Ethan." Opa Jacob menggunakan kartu terakhirnya, siapa yang dapat menolak hartaku? Tapi dulu neneknya Anna juga menolaknya walau dia banyak uang. Bisakah Anna tergoda dengan harta warisannya? Opa menatap Anna dengan penuh harap.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi My Beautiful Bride

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima tega menguji ketulusanku lewat obsesi kejam mereka pada Sandra. Puncaknya, demi menyelamatkan perempuan itu dalam sebuah kecelakaan, mereka membiarkan tanganku hancur hingga karier musikku hancur total. Reaksi diamku saat liontin peninggalan ibu dihancurkan Sandra membuat mereka heran. Namun di rumah sakit ini, cintaku telah mati. Aku sadar ini hanyalah sangkar penyiksaan. Kini, aku bersiap untuk pergi dan membalas semua kepedihan ini.
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit tanpa ada celah untuk menghindar. Takdir menyeretnya menjadi istri seorang bandar narkoba yang sangat kejam. Kini, seluruh kehidupannya sepenuhnya terjebak di tengah lingkaran hitam dunia kriminal yang penuh intrik mematikan serta ancaman bahaya yang terus mengintai setiap saat.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED