Sampul Novel Luka Cinta Dari Suami Obsesif

Luka Cinta Dari Suami Obsesif

8.6 / 10.0
Demi menyelamatkan kakek, aku terpaksa menikahi Simon Adijaya yang telah menyanderaku selama sepuluh tahun. Malangnya, siksaan kejam Virginia membuat wajahku hancur, sementara Simon justru mencampakkanku ke sungai es yang dingin. Di ambang kematian, aku menyadari kakek telah tiada. Simon telah merampas keluarga, kebebasan, dan masa depanku. Kini, dengan dendam yang membakar jiwa, aku bersumpah akan membalas semua perbuatannya dan membuat hidupnya hancur tanpa ampun.
Ringkasan Luka Cinta Dari Suami Obsesif
Demi menyelamatkan kakek, aku terpaksa menikahi Simon Adijaya yang telah menyanderaku selama sepuluh tahun. Malangnya, siksaan kejam Virginia membuat wajahku hancur, sementara Simon justru mencampakkanku ke sungai es yang dingin. Di ambang kematian, aku menyadari kakek telah tiada. Simon telah merampas keluarga, kebebasan, dan masa depanku. Kini, dengan dendam yang membakar jiwa, aku bersumpah akan membalas semua perbuatannya dan membuat hidupnya hancur tanpa ampun.
Baca Selengkapnya

Luka Cinta Dari Suami Obsesif Bab 1

Aku dipaksa menikah dengan Simon Adijaya, pria yang mengurungku selama sepuluh tahun, demi menyelamatkan nyawa kakekku. Namun, tepat di hari kakekku seharusnya pulih, aku malah dihajar habis-habisan oleh kekasih barunya, Virginia.

Dia dan teman-temannya menyeretku, mematahkan jari-jariku, dan menghancurkan wajahku hingga tak bisa dikenali.

Saat Simon pulang, dia melihatku yang berlumuran darah dan cat, tergeletak di antara puing-puing lukisan bunga matahariku. Tanpa ragu, dia menyebutku "sampah".

"Buang dia ke sungai," perintahnya dengan dingin.

Aku dilempar ke air yang sedingin es. Saat kesadaranku hampir hilang, aku mendengar kabar yang menghancurkan segalanya: kakekku telah meninggal pagi itu.

Simon, pria yang merebut orang tuaku, kebebasanku, dan tanganku, kini juga telah merenggut satu-satunya alasanku untuk hidup.

Api dendam yang selama ini terpendam akhirnya meledak. Aku bersumpah, aku akan menghancurkan dunianya, membuatnya merasakan setiap tetes penderitaan yang kurasakan, sampai dia berlutut memohon kematian yang tak akan pernah kuberikan.

Bab 1

Syahira Ekaputri POV:

Ketika ayah meninggal dalam kecelakaan mobil yang mencurigakan itu, aku tidak hanya kehilangan dirinya. Aku kehilangan segalanya. Seluruh duniaku runtuh di hari itu. Kemudian, Simon Adijaya datang, menawarkan padaku sebuah 'rumah' yang terasa lebih seperti sangkar.

Simon adalah teman masa kecilku. Kami tumbuh besar bersama, bermain di taman belakang rumah kami yang berdekatan. Dia adalah putra dari Adijaya, saingan bisnis ayahku. Aku tidak pernah membayangkan dia akan menjadi pewaris kekuasaan sebesar ini, atau bahwa dia akan menggunakan kekuasaannya untuk mengikatku.

Setelah pemakaman, Simon membawaku ke vila keluarganya. Itu adalah tempat mewah, tapi bagiku, itu adalah penjara emas. Aku merasa seperti benda, bukan manusia. Statusku tidak jelas. Terlalu disayangi untuk disebut pembantu, terlalu dikendalikan untuk disebut anggota keluarga.

Sepuluh tahun berlalu dalam kabut yang menyakitkan. Sepuluh tahun hidup di bawah kendali Simon yang posesif. Dia mengawasiku, setiap langkahku, setiap napas. Cintanya terasa seperti rantai yang mengikatku erat.

Aku dipaksa menikah dengannya. Itu adalah satu-satunya cara agar kakekku bisa mendapatkan perawatan medis terbaik. Kakek adalah satu-satunya keluargaku yang tersisa, satu-satunya alasan aku hidup. Simon tahu itu. Dia menggunakan kakekku sebagai alat untuk mengendalikanku.

Dua bulan yang lalu, semuanya berubah. Simon mulai bosan dengan sikap dinginku. Dia mulai memamerkan kekasih barunya, Virginia Hombing. Gadis itu memiliki gaya busana yang mirip denganku, bahkan selera yang hampir sama. Simon ingin aku cemburu.

Dia terus-menerus mengirimiku foto-foto mesra mereka. Foto-foto itu menumpuk di ponselku, di kotak masuk emailku. Aku melihatnya, tapi tidak ada yang terasa. Hatiku sudah mati. Aku mengabaikannya.

Aku mencurahkan seluruh waktuku untuk menyempurnakan motif batik warisan ayahku, "Kembang Harapan." Studiku adalah satu-satunya tempat aku merasa bebas. Aku melukis motif bunga matahari di dinding-dinding vila. Setiap garis, setiap warna, adalah bagian dari jiwaku.

Dinding-dinding itu, yang dulunya polos dan dingin, kini hampir sepenuhnya tertutup bunga matahari. Mereka tumbuh, memenuhi setiap celah, seperti harapan yang terus aku pupuk di dalam diriku. Harapan untuk kakek.

Kakekku hampir pulih. Dokter mengatakan dia akan segera keluar dari panti jompo. Hati mati rasa ini merasakan sedikit getaran. Sedikit kebahagiaan. Simon berjanji aku bisa bertemu kakek setelah dia keluar. Itu adalah janji yang aku pegang erat-erat.

Aku bersenandung pelan sambil bekerja di studiku. Suara kuas di atas kanvas, aroma malam batik yang hangat, semua terasa menenangkan. Ini adalah salah satu momen langka di mana aku merasa ringan. Kakek akan pulang. Aku akan bisa melihatnya lagi.

Tiba-tiba, aku mendengar suara-suara dari luar. Suara cekikikan perempuan, langkah kaki yang banyak. Suara mereka memecah keheningan yang nyaman.

"Simon pasti akan terkejut!" Sebuah suara melengking berkata. "Dia tidak akan menyangka kita datang!"

"Tentu saja, Virginia. Dia akan sangat senang. Siapa yang tidak suka kejutan seperti ini?" Suara lain menimpali, penuh nada menjilat.

Jantungku berdebar kencang. Virginia. Kekasih Simon. Mereka ada di sini.

Aku teringat aturan Simon yang ketat. Tidak ada yang boleh masuk ke vila ini tanpa izinnya. Tidak ada pengunjung. Vila ini adalah bentengnya, tempat dia menyembunyikanku dari dunia. Aku harus memperingatkan mereka. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi jika Simon tahu.

Aku pernah mencoba melarikan diri, dulu sekali. Seorang tukang kebun melihatku dan mencoba membantuku. Simon menemukannya dan memukulinya sampai babak belur. Dia hampir mati. Setelah itu, tidak ada yang berani membantuku. Vila ini terlalu terpencil. Tidak ada jalan keluar. Hanya Ibu Lilis, kepala pelayan yang setia, yang merawatku. Tapi dia juga takut pada Simon.

Aku bergegas keluar dari studio, melintasi koridor panjang. Aroma cat masih menempel di pakaianku. Aku membuka pintu utama.

Dan di sanalah dia. Virginia Hombing.

Dia berdiri di depan pintu, dikelilingi oleh tiga temannya yang berpakaian mencolok. Mataku terpaku padanya. Rambutnya, potongan pakaiannya, bahkan cara dia berdiri-semuanya sangat mirip denganku. Ini bukan kebetulan. Simon sengaja memilihnya.

Aku menatap pantulan diriku di wajahnya. Ada cermin di depanku. Aku terkejut. Virginia juga terkejut. Udara terasa dingin, tegang.

"Siapa kau?" Virginia yang pertama memecah keheningan. Nadanya berubah tajam, penuh amarah.

Aku tidak sempat menjawab. Tangannya melayang.

PLAK!

Pipi kananku terasa panas, berdenyut. Kepalaku terhempas ke samping. Rasanya seperti ditampar dengan kekuatan penuh.

"Berani-beraninya kau masuk ke vila Simon?" teriaknya, matanya menyala-nyala. "Kau ini penyusup, kan? Pelacur murahan yang mencoba memancing perhatian Simon?"

Aku mencoba menjelaskan. "Aku..."

Dia mencengkeram rambutku dengan kasar. Jari-jarinya menarik kulit kepalaku, rasanya sakit sekali. "Kau pikir kau bisa mengelabuhiku? Kau menyelinap ke sini, mencoba merusak hubunganku dengan Simon?"

Dia menarikku, menyeretku. Aku tersandung, lututku terbentur paving, lenganku tergores. Rasa sakit menjalar, seperti ribuan jarum menusuk-nusuk. Dia menyeretku melewati halaman, ke arah taman bunga matahari yang aku lukis di dinding.

"Kau pasti salah." Rasa sakit membuat suaraku serak.

"Lihat ini, teman-teman!" Virginia menunjuk ke dinding yang penuh bunga matahari. "Dia bahkan meniru seleraku dalam melukis! Mentertawakan seleraku! Pikirannya pasti sakit."

Dia tertawa sinis, dan teman-temannya ikut tertawa. Tawanya menusuk telingaku.

Dia menunjuk ke wajahku. "Kau bahkan melakukan operasi plastik agar terlihat sepertiku, kan? Dasar wanita gila! Penyusup menjijikkan!"

Kakiku terseret paksa. Punggungku terbentur dinding. Semakin lama, tangannya semakin kuat mencengkram rambutku.

"Kau pikir dengan meniru gayaku, kau bisa menarik perhatian Simon? Kau pikir kau bisa merebutnya dariku? Kau salah besar, jalang!" Dia meludahkan kata-kata itu dengan penuh kebencian. "Kau pikir kau bisa melukis di dinding ini dan Simon akan terkesan? Simon membenci bunga matahari!"

Dia mengibaskan rambutku, lalu menendang betisku. Aku jatuh terduduk, pandanganku berputar. Rasa sakitnya luar biasa. Rasanya seperti setiap tulangku hancur.

"Dengar, jalang," katanya, membungkuk menatapku dengan mata penuh api. "Simon itu milikku. Jika kau berani mendekatinya lagi, aku akan memastikan kau tidak akan pernah bisa melihat cahaya matahari lagi."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Luka Cinta Dari Suami Obsesif

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berbalik total setelah sebuah rahasia di kampusnya terungkap. Ezza, sosok suami yang dinikahinya melalui perjodohan orang tua, mendadak hadir sebagai dosen baru di tempatnya berkuliah. Kemunculan Ezza yang tiba-tiba di hadapannya memicu kecurigaan besar dalam benak Bunga. Ia pun mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari sang suami. Apakah ada motif terselubung di balik keputusan Ezza, ataukah semua ini murni ketidaksengajaan?
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Nadia Antika selalu sabar menghadapi cemoohan ibu mertua demi cintanya pada sang suami, Askara Brahma. Namun, biduk rumah tangga mereka yang berjalan dua tahun mulai retak saat Askara mendadak bersikap dingin dan penuh rahasia. Kecurigaan Nadia menuntunnya pada kenyataan pahit yang tak terbayangkan. Bagaimana ia menghadapi fakta bahwa suaminya diam-diam mengkhianatinya dengan menjalin hubungan gelap bersama adik iparnya sendiri di dalam rumah mereka?
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi meluapkan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikah dengannya. Zahra tentu saja terkejut dan langsung menolak rencana gila itu. Tak tinggal diam, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menggantikan posisi pengantin wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima tawaran tersebut dan sanggup hidup sebagai istri pengganti bagi pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED