Bab 1

"Senjaaa,,,, Aku datang,, ." suara teriakan melengking dari arah teras rumah  Yah itu suara Nur atau yang biasa disapa Nunu sahabat Senja yang setiap pagi datang untuk memulai aktivitas seperti biasa sekolah. "Wa'alaikum salam Nunu cempreng ,,he he ,," jawab Senja dari dalam rumah. "Ehh Nunu ,ayo masuk cah ayu ,,." jawab Ibu Senja sambil mempersilahkan masuk teman anaknya tersebut. "Ehe,,maaf budhe ,,assalamualaikum,," jawab Nunu  "Telat NU,," balas Senja "Udah yuk berangkat ,,ntar telat lagi,, " ucap Nunu "Iya ,, ibu Eja pamit yaa,," Pamit Senja pada Ibunya ,yang biasa dipanggil Bu Ida "Hati-hati ya ..." jawah Bu Ida "Iya Bu,,." balas Senja dan Nunu ***  Senja Aulia yang sekarang sedang duduk di bangku kelas sebelas di sebuah SMA di kotanya , anak tunggal dari pak Rudi dan Bu Ida .     Senja hanya tinggal berdua dengan ibunya ,sedangkan ayahnya sudah meninggal akibat sakit.  Ibunya bekerja sebagai asisten rumah tangga yang berangkat pagi pulang sore.   Senja seorang anak yang bisa dibilang pemalu ,pendiam dan susah bergaul. Dia juga tidak pintar , bisa masuk SMA negeri mungkin hanya kebetulan. Tapi ia tetap belajar dengan giat supaya bisa membanggakan orang tuanya.    Senja ,, dibilang cantik juga tidak begitu cantik. Mungkin manis,yah manis. Jika di pandangan tidak membuat bosan .  Dia hanya punya teman dekat Nunu dari SD, Senja merasa minder dengan keadaannya jika harus bergaul dengan banyak orang. Karena memang jaman sekarang berteman kebanyakan menilai dari kepunyaan,yah meskipun tidak semuanya. Ditambah Senja yang Pemalu, hanya Nunu yang mendekati dan berteman dengan tulus.karena Nunu cerewet jadi Senja lumayan bisa kebawa ngomongnya. ******  Sesampainya di sekolah, Senja dan Nunu yang baru turun dari angkutan umum itu langsung menuju ke kelasnya.  Baru saja mereka duduk ,bel berbunyi pertanda jam pelajaran akan segera dimulai. ***    Tidak terasa kini sudah pukul dua ,saatnya pulang sekolah. "Senja,, aku pulang dulu ya,, sudah di jemput kakak." Ucap Nunu kepada Senja "Iya Nu, hati hati yaa,,." balas Senja sambil melambaikan tangannya pada Nunu yang sudah duduk di atas motor kakanya.  Kini tinggal Senja dan beberapa orang yang juga tengah menunggu angkutan umum, yah memang ini sekolah bisa dibilang favorit, jadi siswa siswinya pintar dan juga kaya. Ada yang tidak punya tapi bisa masuk lewat jalur beasiswa,berbeda dengan Senja yang lewat jalur keberuntungan, makanya ia juga harus belajar giat agar mampu mengimbangi teman temannya dan juga yang pasti giat bekerja. Yah, Senja bekerja sebagai tukang bersih bersih panggilan dikala libur ,lumayan bisa buat bantu uang jajan ,meskipun ia tidak suka jajan tapi ia tabung.  Jangan lupa di seberang sekolah SMA nya itu sebuah gedung universitas ternama. Senja duduk di halte tempat ia menunggu angkutan dengan beberapa orang di sana .matanya melihat ke seberang lebih tepatnya kearah pemuda yang ada di depan gedung kampus yang tengah di tarik tarik seorang wanita,mungkin kekasihnya lalu mereka sedang bertengkar pikir Senja. Lama menunggu angkutan akhirnya yang di tunggu tiba,Senja langsung naik lalu duduk. ***   Malam hari di kediaman keluarga Gunawan yang sedang makan malam bersama di selingi obrolan ringan dari anggota keluarga tersebut ,salah satunya Langit ,anak bungsu pak Gunawan dan ibu Ratna.Langit mempunyai kakak perempuan yang bernama Mentari biasa dipanggil Tari.saat ini Langit sedang kuliah ,kurang lebih setahun lagi lulus. "Lang, kata nya kamu sudah punya pacar?." ucap Tari disela sela mengunyah makannya "Hmmm,,begitulah kak." jawab langit santai tanpa menoleh kearah kakaknya  "Loh,, kok gak pernah bilang sama mamah sih lang .'' ucap Mama Ratna dengan sewot " ngapain."jawab Langit "Ya kenalin ke mamah donk Lang,, kamu gimana sih. " balas Mama Ratna sambil menggerutu. "Udah sih mah biarin aja, paling masih belum serius . yang penting jangan merusak anak orang aja. Dan kamu Tari gimana persiapan pernikahannya?" sela papah Gun yang mengalihkan pembicaraannya ke anak sulungnya yang sebentar lagi akan menikah. "Tinggal fitting baju sih pah ,mas Bara lagi atur jadwalnya" jawab Tari.

   Yah,Bara nama calon suami Mentari.

Bab 2

Di sebuah kamar mewah di lantai dua seorang pemuda tengah bersender pada kepala rangjangnya, dia tengah membayangkan seorang gadis yang setiap hari dia lihat di halte. Gadis manis yang membuat ia penasaran . sebab , gadis itu selalu sendiri , tidak terlihat seperti teman sekolah lainnya yang bergerombol ,bercanda ria. Tapi gadis itu sendiri ,kalaupun ada temannya kayanya cuma itu saja temannya. Itu yang Langit lihat beberapa hari ini.  "Matanya sayu, selalu menunduk sepertinya dia gadis pemalu. Hmmm  bikin penasaran saja , siapa namanya ya,,,." gumam Langit "Ngapain kamu ngomong sendiri Lang?"" tanya Mentari yang tiba tiba masuk ke kamar adiknya "Ya ampun kak,, masuk gak ketuk pintu dulu." bukannya menjawab sang Langit malah ngedumel. "Ya elah kaya nggak biasanya sih Lang ." jawab sang kakak yang sudah duduk di sebelah sang adik "Ngapain kamu ngomong sendiri tadi, bukannya jawab" lanjut sang kakak "Aku mau curhat kak,," balas Langit "Gayamu Lang Curhat segala,, kaya anak cewe lagi jatuh cinta,  atau kamu juga lagi jatuh cinta ya Lang ,, hayo loh sama siapa? Tapi kan kamu udah punya pacar Lang gimana sih,," sang kakak malah ngomong panjang lebar ke Langit. "CK ,, dengerin dulu sih kak." jawab Langit sewot  "Iya ,, apa buruan!" balas sang kakak yang sudah tidak sabar  "Begini,,, "Begini,, hmmmm ,,  " buruan Langit,, !" Mentari membentak sang adik "Aku penasaran sama cewek kak,, " "Penasaran gimana,, kamu jangan begitu ya , Kakak juga perempuan ,, kamu jangan main main inget pesan papah jangan merusak anak orang ." ucapan Langit yang langsung dipotong sang kakak "Dengerin dulu sih kak ,, jangan dipotong potong kalo aku ngomong." jawab Langit "Iya iya maaf ,, kakak kan cuma ngingetin kamu ." ujar sang kakak "Aku tuh kayanya suka sama seseorang deh kak,, dia tuh beda sama cewek lain kak, dia pemalu dan kayaknya nggak banyak temennya ." curhat sang adik "Jangan liat dari sampulnya Lang ,, ntar kelihatan nya pemalu tau tau malu maluin lagi ." jawab Mentari menasehati sang adik "Aku udah ngikutin dia dari beberapa hari sih kak,, tiap sore dia pulang sekolah." jawab Langit "Satu kampus sama kamu?" tanya Mentari "Masih SMA." jawab Langit santai "Heh ,, jangan main main kamu Lang ,, lagian katanya kamu udah punya pacar." jawab sang kakak "Aku pacaran sama Dea kan terpaksa kak, dari pada dia nangis mohon mohon terus , aku risih ." kata Langit "Ya udah putusin aja sih ,, bilang aja mau fokus kuliah ,, setahun lagi kan ?. Balas Mentari " iyalah,, aku mau putusin,, terus pdkate sama cewek SMA itu ,,haha." jawab Langit " huh ,, dasar..." balas Mentari ***   Matahari mulai menampakan sinarnya , pertanda pagi telah menyapa .    Pagi itu seperti biasa menjalani aktivitas nya ,sama halnya dengan Senja dan Nunu yang sudah siap menunggu jemputan spesialnya siapa lagi kalau bukan angkutan. "Eh jaa nanti kalo udah lulus mau lanjut kuliah atau nyari kerja." tanya Nunu "Kalau aku kerja lah NU, di samping gak ada biaya ,otak juga nggak nyampe,,hehe." jawab Senja "Iya sih,, kalo aku pengen kuliah di kampus depan deh nja ,tapi itu terlalu elit ,, haha." ucap Nunu "Ya udah sih ,, masih lama inih belom juga ntar ngadepin ujian ." balas Senja sambil melangkah masuk angkutan yang sudah tiba di susul Nunu ***    Tidak terasa sudah waktunya istirahatlah , para siswa siswi ada yang ke kantin ada juga yang tetap di kelas seperti Senja yang suka menyendiri ,, sedangkan Nunu ke kantin karena katanya tidak sarapan jadi dia kelaparan ** Seperti biasa Pulang sekolah Senja dan Nunu menunggu angkutan , namun sepertinya kali ini akan diwarnai drama kecil. "Hai..." sapa seorang pemuda yang berdiri di depan Senja yang sedang duduk berdua dengan sahabat nya Nunu , Secara otomatis Senja dan Nunu mendongak untuk melihat suara siapa yang menyapanya. "Wah ,, tampan sekali ,, apa dia pangeran dari kayangan ya nja?" bisik Nunu ke Senja yang sama sama diam "Mungkin." balas Senja sambil berbisik juga Mereka malah asik berbisik sambil sesekali mencuri pandang, bahkan mereka mengabaikan sapaan pemuda tersebut. Sedangkan pemuda tersebut juga malah diam dan tidak melanjutkan sapaannya , malah terus memandang ke arah salah satu gadis itu, sedangkan yang ditatap hanya menunduk sambil berbisik sama teman sebelahnya.

Bab 3

" hmmm ,,, Langit. " ucap pemuda di depan Senja yang tiba-tiba menyodorkan tangannya sambil menampilkan senyum menawannya       Sedangkan yang di ajak kenalan hanya melirik sekilas lalu kembali menunduk. Bukan sombong, hanya saja begitu lah Senja yang pemalu dan minder ,apalagi di hadapannya ini seorang lelaki tampan .  "Ah saya Nur biasa dipanggil Nunu." ucap Nunu yang langsung meraih tangan pemuda tersebut ,karena yang di ajak bersalaman tidak menanggapi "Oh ,, ." jawab Langit agak lesu   "Kamu gimana sih nja ,, dia kan mau kenalan sama kamu ." bisik Nunu ke Senja "Aku malu NU." jawab Senja "Buruan jawab aja sih Nja, ada aku kok." kata Nunu dengan memaksa  Lalu dengan tetap menunduk Senja mengulurkan tangan nya sambil menyebutkan namanya "Saya Senja." ucap Senja "Kalo ngomong ngadep orangnya dong ,,." kata Langit ke Senja Dengan memberanikan dirinya Senja menatap kearah Langit ,dan Langit membalas dengan senyum menawannya. "Aku ingin kita berteman, aku kuliah di kampus depan sekolahmu. " ucap Langit sambil memberitahu dirinya kuliah dimana ,padahal tidak ada yang bertanya . "Iya ,," jawab Senja singkat "Jadi cuma mau temanan sama Senja ajah nih,aku nggak." sela Nunu dengan bercanda karena dari tadi dia hanya seperti obat nyamuk diantara sepasang orang yang satunya malu malu kucing yang satunya lagi tidak sabaran. "Boleh lah ,,," jawab Langit dengan becanda pula. *** Sejak saat perkenalan di halte waktu itu, Langit semakin sering menemui Senja . Seperti saat ini Langit buru-buru keluar kelas untuk menemui pujaan hati meskipun belum ada hasil . "Eh mau kemana sih Lang, buru buru banget, mau ketemu cwek polos itu yaa?" tanya Dion teman Langit. "Iyalah,dah lah gue cabut dulu." jawab Langit sambil melenggang pergi ** Sesampainya di depan gerbang sekolah SMA tempat Senja sekolah bertepatan para siswa keluar untuk pulang. Langit masih duduk di atas motornya sambil matanya terus melihat gerbang menanti Senja. "Lang ,kamu kok disini ?,, pulang bareng yuk.." ajak Dea mantan Langit yang baru seminggu lalu diputusin tapi tetap mengikuti Langit . "Ckk,, ngapain sih kamu ,, kita udah putus jadi gk usah ganggu gue ya,,!" jawab Langit ketus "Tapi aku kan sayang kamu Lang,,?" ucap Dea dengan manja "Minggir ,,!" sentak Langit ketika tangannya akan digelayuti oleh Dea bertepatan dengan dia melihat Senja keluar gerbang menuju halte sendiri , kalo di lihat Senja kan takut ilfil senjanya ,pikir Langit Langit mendekati Senja meninggalkan Dea yang menggerutu. "Eja,,, pulang bareng aku yuk,," ajak Langit   Eja panggilan Langit ke Senja "Terima kasih kak,, aku pulang naik angkot aja,lain kali ya kak" jawab Senja  "Lain kali terus Ja ,, tepatnya kapan? ,, sekarang ajah yuuk,,?" rayu Langit ke Senja "Tapi ntar pacar kakak marah ,, " balas Senja "Aku gak ada pacar kok Eja,,, udah yuk buruan naik." paksa Langit. Bagaimana perasaan Senja,,  gadis polos,pemalu saat berdekatan dengan pemuda tampan ,apalagi sekarang ini berboncengan motor ,,, *** Sejak saat Senja diantar pulang Langit waktu itu , keduanya semakin dekat. Banyak siswa di sekolah Senja yang bergosip bahwa Senja beruntung bisa dekat dengan pemuda tampan itu. Sedangkan di kampus Langit , Dea semakin panas , apalagi ia sering melihat kedekatan keduanya, padahal jika dibandingkan dengannya Senja tidak ada apa apa nya, dan itu semakin membuat Dea cemburu. "Kita lihat saja , siapa yang bisa mendapatkan Langit seutuhnya , aku lebih cantik dan juga kaya dari gadis cupu itu.. " gumam Dea  "Tapi kan Langit udah mutusin kamu Dea, " ucap Elis salah satu teman Dea   "Menurut aku sih kejar aja terus ,, selagi janur kuning melengkung" sambung Mita yang juga teman geng Dea. "Tunggu waktu yang tepat , gue akan bertindak. Biarlah sekarang mereka bersenang senang.." sahut Dea menyeringai.

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED