Sampul Novel Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

9.0 / 10.0
Novel modern Kisah Panas Terapis Laktasi Pria menyoroti momen intim saat seorang terapis laktasi pria menangani klien wanitanya yang bertubuh gemuk. Di atas ranjang luas, sang terapis meminta kliennya menanggalkan pakaian dan duduk bersandar untuk memulai sesi. Di bawah pijatan dan belaian tangan sang terapis pada dadanya, sang wanita yang gemetar akhirnya berhasil mengeluarkan cairan laktasi. Hubungan profesional ini penuh dengan ketegangan fisik yang intens.
Ringkasan Kisah Panas Terapis Laktasi Pria
Novel modern Kisah Panas Terapis Laktasi Pria menyoroti momen intim saat seorang terapis laktasi pria menangani klien wanitanya yang bertubuh gemuk. Di atas ranjang luas, sang terapis meminta kliennya menanggalkan pakaian dan duduk bersandar untuk memulai sesi. Di bawah pijatan dan belaian tangan sang terapis pada dadanya, sang wanita yang gemetar akhirnya berhasil mengeluarkan cairan laktasi. Hubungan profesional ini penuh dengan ketegangan fisik yang intens.
Baca Selengkapnya

Kisah Panas Terapis Laktasi Pria Bab 1

“Nyonya, baju harus dilepas, benar, pakaian dalam juga.”

“Silakan duduk dan angkat dadamu sedikit lebih tinggi.”

Di atas tempat tidur yang luas, seorang wanita gemuk setengah bersandar di tempat tidur dengan tubuh bagian atasnya telanjang dan menawarkan dadanya yang menjulang tinggi kepada pria asing di samping tempat tidur, di bawah belaian pria itu dia bergemetar dan mengeluarkan cairan.

Namaku Tina Welysn, aku telah menikah selama setahun dan memiliki seorang putra, aku sedang dalam masa menyusui, tetapi aku mengalami kemacetan ASI.

Dadaku bengkak setiap hari dan terasa tidak nyaman sepanjang hari dan malam, bagaimanapun suamiku menyentuhku, itu tidak ada gunanya.

Sahabatku mengatakan bahwa teknik suamiku salah dan aku perlu mencari konsultan laktasi profesional.

Oleh karena itu, ketika suamiku baru saja pergi dinas, konsultan laktasi yang sahabatku carikan untukku datang ke rumah.

“Halo nyonya, namaku Wilsen Tendianto, berusia 22 tahun dan aku telah menjadi konsultan laktasi selama tiga tahun.”

Yang berdiri di hadapanku adalah seorang pria berkulit gelap dengan senyum yang tenang dan ceria.

Aku tercengang dan segera mengirim pesan kepada sahabatku untuk menanyakan mengapa yang datang adalah pria, sahabatku mengatakan dia adalah satu-satunya konsultan laktasi dengan tingkat ulasan positif 100%.

Wilsen juga menyadari keraguanku dan segera berkata, “Jangan khawatir nyonya, aku telah menerima pelatihan formal dan menjamin untuk menggunakan teknik yang paling profesional dan nyaman untuk mengatasi masalah ASI-mu.”

Aku tanpa sadar melihat ke arah tangannya yang memiliki sendi yang jelas, urat yang menonjol dan tampak sangat maskulin.

Entah mengapa, di benakku terpikir gimana dia memegangku dengan tangannya...

‘Astaga! Bagaimana bisa aku memikirkan ini!’

Aku takut pria muda di seberangku ini akan menyadari aku memiliki pikiran yang tidak tahu malu seperti ini, jadi aku bertanya, “Berapa lama perawatannya?”

Tidak baik jika terlalu lama. Kalau dilihat orang karena sering biarkan seorang pria datang ke rumahku, mereka akan mengira aku sudah tidak tahan setelah melahirkan.

“Jika cepat, tiga hari sudah cukup.”

Aku menghitung dalam hati, kebetulan suamiku sedang dinas selama tiga hari.

Akan lebih baik jika aku bisa membiarkan konsultan laktasi pria mengobatiku tanpa sepengetahuan suamiku.

Tidak lama kemudian, aku berbaring di tempat tidur seperti yang diminta.

Wilsen meletakkan tangannya di dadaku dan mengusapnya perlahan.

Tiba-tiba aku merasa mati rasa dan hampir tidak bisa mengatur napas dan mengeluarkan suara.

Aku tidak menyangka teknik konsultan laktasi begitu baik, jauh lebih nyaman daripada suamiku.

Tetapi dia segera berhenti.

Proses yang nyaman itu berakhir tiba-tiba, jadi aku bertanya dengan datar, “Ada apa?”

“Nyonya, kamu mengenakan pakaian dalam, efek pijatannya tidak begitu bagus.”

Harus melepas pakaian dalam?

Aku sedikit malu dan ingin menolak, tetapi Wilsen berkata jika aku tidak melepaskan pakaian dalamku, waktu perawatan akan diperpanjang.

Aku tidak punya pilihan selain setuju.

Aku meminta Wilsen untuk membalikkan badan dan aku melepaskan pakaian dalam serta menyingkirkannya dengan malu-malu, lalu berbaring lagi sebelum berbicara, “Sudah.”

Wilsen berbalik dan matanya tertuju pada pakaian dalam renda hitam tipis milikku, jelas terlihat dia tidak menyangka seorang wanita muda yang baru saja melahirkan akan mengenakan pakaian dalam yang begitu genit.

Wilsen menyadari tatapanku dan tersenyum. “Nyonya, kamu memiliki bentuk tubuh yang bagus, besarnya sama saat mengenakan ataupun melepaskan pakaian dalam.”

Aku sedikit bangga dipuji dan tidak bisa menahan diri untuk tidak menegakkan dadaku, tetapi aku berkata dengan rendah hati, “Dadaku bertambah besar setelah pembengkakan, aku jadi harus beli pakaian dalam baru, benar-benar menyebalkan.”

Di balik pakaian sutra tipis, garis dadaku terlihat sepenuhnya.

“Nyonya, bentuk tubuhmu adalah impian banyak wanita,” kata Wilsen sambil menutupiku dengan kedua tangannya ketika aku merasa rileks, lalu memijat dan meremas dari atas ke bawah.

Saat dia menyentuh bagian tertentu, aku mengerang dan dadaku basah.

Aku tersipu dan menatap Wilsen dengan canggung, ada jejak lingkaran pada kain yang terangkat di dadaku dan kedua tangan pria itu mencubit daging lembut di bawahnya.

Adegan ini tampak terlalu erotis.

Ini pertama kalinya aku diperlakukan seperti ini oleh pria selain suamiku.

“Ini adegan yang normal, jika ASI keluar, itu berarti sebagian dari area yang tersumbat telah dibersihkan.”

Wilsen menjelaskan dengan wajar, yang secara bertahap menenangkan rasa malu-ku.

Tekniknya benar-benar begitu hebat, setiap kali dia memijatku, mulutku terus bersuara, erangan demi erangan terus terdengar, pipiku semakin panas, kepalaku pusing dan sepertinya ada kilatan cahaya putih di depan mataku. Aku merasa ada sesuatu yang mau keluar.

“Ah...”

Aku menjerit pelan karena nyaman, mataku menatap kosong ke langit-langit.

Ketika aku kembali bisa berpikir, aku menyadari pakaian di depan dadaku sudah basah semua dan dadaku mendorong kain ke atas. Udara dipenuhi dengan bau susu.

Saat ini Wilsen menyeka tangannya di samping.

Aku merasa malu dan memujinya dengan datar, “Kamu layak jadi konsultan laktasi berprestasi, kamu membersihkan ASI-ku yang tersumbat.” Bahkan... membuat ASI-ku mengalir keluar.

Namun, Wilsen berkata, “Perawatan hari ini belum selesai, masih ada satu set teknik terakhir yang tersisa. Jika kamu setuju, aku akan mengoleskan obat-obatan perawatan tambahan kepadamu dan memberimu pijatan yang mendalam.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam, Shila harus menahan rasa sakit saat Sam menyentuhnya dengan begitu intim. Di tengah situasi yang sangat berisiko ini, Sam berbisik setengah berbisik, meminta Shila agar tidak bersuara. Ia mengingatkan bahwa ayah dan ibu Shila bisa saja terbangun dan memergoki mereka. Ketegangan pun kian memuncak saat keduanya berusaha keras menyembunyikan hubungan rahasia ini dari jangkauan orang tua Shila yang berada di rumah yang sama.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi meluapkan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikah dengannya. Zahra tentu saja terkejut dan langsung menolak rencana gila itu. Tak tinggal diam, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menggantikan posisi pengantin wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima tawaran tersebut dan sanggup hidup sebagai istri pengganti bagi pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Amber Lim, sosialita kontroversial yang kerap dicap perusak hubungan, bertekad mengubah hidupnya. Demi belajar dari desainer legendaris Adam Smith, ia nekat menerjang musim dingin utara yang ekstrem. Sialnya, Amber dirampok hingga tersesat di tengah hutan beku. Harapan hidupnya kini bergantung pada Tuan Dingin, duda misterius pembenci wanita yang dirumorkan sebagai kanibal. Bisakah Amber menaklukkan hati pria tersebut, atau ia justru akan menjadi korban dari kebenciannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED