Sampul Novel Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional

Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional

8.9 / 10.0
Memiliki produksi ASI yang melimpah membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan air susu dan merawat seorang bayi yang membutuhkan. Namun, realitas pekerjaan ini rupanya jauh lebih rumit dari dugaannya. Kehidupan barunya ini menyeretnya ke dalam dinamika hubungan tak terduga yang mengubah arah takdirnya.
Ringkasan Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional
Memiliki produksi ASI yang melimpah membawa berkah sekaligus perubahan besar dalam hidup seorang wanita. Ia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai ibu susuan profesional. Pada awalnya, ia mengira tanggung jawabnya hanya sebatas memberikan air susu dan merawat seorang bayi yang membutuhkan. Namun, realitas pekerjaan ini rupanya jauh lebih rumit dari dugaannya. Kehidupan barunya ini menyeretnya ke dalam dinamika hubungan tak terduga yang mengubah arah takdirnya.
Baca Selengkapnya

Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional Bab 1

Siapa sangka, karena ASI berlebih, aku menjadi seorang ibu susuan. Kupikir tugasku hanya sekadar menyusui bayi, tapi ternyata…

Anakku baru berusia tiga bulan.

Setiap kali dia kenyang, dadaku masih saja terasa penuh, sakit, dan nyeri tak tertahankan.

Aku mencoba memerasnya, tapi rasanya perih. Bahkan aku sempat memohon pada suamiku untuk membantu… tapi dia hanya menatapku jijik, menolak mentah-mentah.

Aku benar-benar putus asa.

Sampai suatu hari, mataku tertumbuk pada sebuah iklan di internet.

[Dicari Ibu Susuan – Syarat: ASI berlimpah, bisa membuat bayi kenyang. Bayaran: 600 ribu sekali menyusui]

Enam ratus ribu sekali menyusui!

Perasaan senang meluap tak terbendung, karena bukan saja bisa menghasilkan uang, tapi sekaligus menemukan jalan keluar dari kesulitanku sekarang.

Hari itu, usai aku menyusui bayi majikanku hingga tertidur pulas, Dimas melangkah masuk. Pandangan matanya melekat pada dadaku, begitu tajam hingga membuatku merinding. Dari tenggorokannya terdengar suara serak, berat, layaknya seekor serigala lapar yang baru saja mencium mangsanya…

Namaku Maya Kesuma, 26 tahun. Aku seorang istri sekaligus ibu muda dari bayi berusia tiga bulan.

Belakangan ini, aku menghadapi masalah klasik para ibu menyusui… ASI yang meluap tak terkendali.

Meski bayiku sudah kenyang, payudaraku tetap bengkak dan nyeri. Lengan pun menegang, seakan menolak beristirahat. Malam hari, rasa nyeri itu semakin menjadi-jadi, membuatku sulit tidur.

Baju menyusui yang biasa kupakai pun tak lagi muat. Area dada juga sering kali basah, membuatku terlihat lebih sensual. Siapa pun yang melihatku pasti akan hanyut dalam pikiran kotor mereka.

Sesudah melahirkan, tubuhku tidak kehilangan bentuk, justru bertambah elok dengan pesona yang lebih berisi.

“Sayang… tolong bantu aku. Aku sudah nggak sanggup lagi, ini benar-benar menyiksa,” bisikku sambil menatap suamiku, berharap dia mengerti.

Namun, tatapannya justru dingin dan penuh penolakan.

“Maya, apa kamu nggak punya malu? Itu tempat anak kita menyusu. Sekarang kamu malah minta aku mengisapnya?” jawabnya singkat, lalu pergi minum-minum bersama rekan kerjanya.

Ini bukan pertama kalinya suamiku bersikap seperti itu. Namun, setiap kali dia menolakku dengan dingin, hatiku tetap terasa sesak, sedikit demi sedikit hancur oleh kecewa.

Aku mencoba menggunakan pompa ASI, berharap bisa sedikit lega. Namun baru beberapa kali mencoba, rasa sakitnya membuatku menggertakkan gigi. Yang lebih menyakitkan, hanya sedikit ASI yang berhasil keluar.

Aku menatap payudaraku yang terasa penuh, seakan siap meledak kapan saja. Kucoba menekannya perlahan, terasa keras dan padat, tanpa sedikit pun kelembutan.

Aku menghela napas panjang…

Suami orang pasti akan tergoda melihat bagian tubuh seksi ini, tapi suamiku… malah menatapnya dengan jijik, bahkan enggan melirik.

Aku sempat mencicipi ASI-ku. Rasanya agak amis, tapi ada manisnya juga… lumayan enak.

Sedikit merasa lega, aku berbaring bosan di ranjang sambil main ponsel. Tanpa sengaja, aku menemukan sebuah iklan lowongan pekerjaan sebagai “Ibu Susuan”.

Persyaratannya sangat sederhana, memiliki ASI melimpah untuk membantu bayi kecil kenyang.

Enam ratus ribu sekali menyusui!

Melihat angka itu, hatiku langsung berbunga. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi juga solusi bagi masalahku.

Tanpa ragu, aku menelepon sang pemberi kerja. Setelah berbincang sebentar, aku diminta datang untuk uji coba. Jika bayinya kenyang setelah disusui, aku akan langsung diterima.

Setelah sang pemberi kerja mengirimkan alamat rumahnya, sore itu juga aku bersiap. Rasa antusias meluap di dadaku. Aku mengenakan kemeja putih lengan pendek dan rok yang membalut tubuhku.

Karena menyusui, dadaku kini jauh lebih montok dari sebelumnya. Dua kancing teratas di kemejaku nyaris tak bisa dikancing. Aku sengaja tak memakai bra, sehingga bentuk payudaraku yang sensual terlihat samar-samar. Dengan penampilan seperti ini, aku terlihat lebih seksi dan menggoda daripada saat tak mengenakan apa-apa.

Melihat jam sudah larut, aku segera menitipkan bayiku pada ibu mertua dan bergegas pergi. Sebelum keluar, aku memotivasi diri sendiri dengan senyuman penuh percaya diri.

Bermodal alamat yang diberikan pemberi kerja, aku segera menemukan tempat yang dimaksud. Aku menarik napas dalam, merapikan pakaian, baru kemudian menekan bel pintu.

Pintu terbuka. Begitu sang pemberi kerja melihatku, matanya langsung berbinar dan menatap tajam ke arah dadaku.

Aku merasa canggung dan menunduk.

“Selamat sore, Pak. Nama saya Maya Kesuma. Maaf, apa Bapak Pak Dimas Setyo?” tanyaku sambil menyibakkan rambut ke belakang telinga.

Dimas tersadar lalu tersenyum tipis.

“Ya, aku Dimas. Silakan masuk, kita bicara di dalam,” ucapnya.

Di ruang tamu, aku duduk canggung di sofa. Ketika menengadah, mata Dimas yang membara terus menatapku, membuatku sangat malu.

Tatapan penuh gairah ini sudah lama tak kurasakan. Senasi panas seperti sebelum kehamilan kembali. Sesuatu di celana dalamku mulai terasa basah, dan perasaan itu datang lagi…

Saat aku menatapnya lagi… tatapan panas Dimas sudah lenyap entah ke mana.

Apa ini hanya perasaan sesaat saja?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Ketika Aku Menjadi Ibu Susuan Profesional

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel MY LOVELY LITTLE WIFE
8.9
Yuki sangat geram karena ditolak mentah-mentah oleh pria yang dijodohkan dengannya. Alasan klasik bahwa mereka tidak saling kenal membuat Yuki berang hingga mengatai calon suaminya itu sebagai lelaki tua yang menjengkelkan. Namun, kekesalan tersebut tidak bertahan lama. Sebuah senyum licik merekah di wajah Yuki saat sebuah ide brilian muncul di benaknya. Ia pun menyusun rencana cerdik untuk memberi pelajaran bagi pria yang telah menolaknya tersebut.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Demi Rania, tunangannya, Baskara tega memaksaku mendonorkan sumsum tulang. Kedekatan masa kecil kami kini musnah, berganti kebencian buta darinya setelah fitnah keji Rania menghancurkanku. Akibat rekaman asusila palsu itu, Baskara menyiksaku dan menculik orang tuaku, memaksaku melihat mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah penyakit parah yang kusembunyikan, dia justru menyuruhku mati. Tanpa ragu, aku menuruti keinginannya dan melompat ke jurang maut.
Sampul Novel SRTJC
7.9
Selamat menikmati kompilasi kisah unik tentang lika-liku dunia remaja masa kini. Di buku ini, akal sehat sering kali diabaikan demi tindakan spontan yang penuh kejutan tak terduga. Setiap babnya memotret secara autentik berbagai perilaku absurd serta kelakuan nyeleneh anak muda di zaman modern. Simak petualangan seru mereka yang diwarnai tawa dan kegilaan saat menjalani keseharian. Saksikan bagaimana momen-momen paling mustahil pun dapat benar-benar terjadi di sini.
Sampul Novel Suami Penggoda Iman
8.8
Kehidupan Rifki Viran Al-Maqdisi, selebgram tampan berbadan kekar yang kerap tampil di majalah dewasa, mendadak berubah di usia 22 tahun. Ia dipaksa menikahi Nabila Syakira Putri, gadis berhijab pilihan keluarganya. Merasa Nabila bukan tipenya, Rifki bersikap dingin. Di sisi lain, Nabila dengan tulus tetap mendampingi sang suami yang selalu dikelilingi wanita lain. Bisakah mereka menjaga rahasia ini dari publik, dan bagaimanakah kelanjutan pernikahan mereka?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED