Sampul Novel IDOL

IDOL

8.6 / 10.0
Raelyn Agatha harus bertahan hidup dengan menumpang dari satu kerabat ke kerabat lain. Di tengah keputusasaan mengubah nasib kelamnya, ia bertemu Min Ho, seorang idol terkenal yang membawa warna baru dalam hidupnya. Namun, hubungan mereka ditentang keras oleh publik dan orang-orang terdekat sang bintang. Di tengah tekanan dan kebencian dunia, mampukah Raelyn mempertahankan cinta dan perasaannya pada Min Ho?
Ringkasan IDOL
Raelyn Agatha harus bertahan hidup dengan menumpang dari satu kerabat ke kerabat lain. Di tengah keputusasaan mengubah nasib kelamnya, ia bertemu Min Ho, seorang idol terkenal yang membawa warna baru dalam hidupnya. Namun, hubungan mereka ditentang keras oleh publik dan orang-orang terdekat sang bintang. Di tengah tekanan dan kebencian dunia, mampukah Raelyn mempertahankan cinta dan perasaannya pada Min Ho?
Baca Selengkapnya

IDOL Bab 1

Pria tampan dengan tinggi 188 centimeter sedang berjalan mendekati seorang perempuan cantik yang tengah berdiri tidak jauh darinya dengan tatapan penuh amarah. Tangannya yang begitu mungil terkepal erat, seperti tengah menahan emosi yang ingin ia lampiaskan. Pria tersebut menghentikan langkahnya dengan ragu.

Perempuan yang masih menahan amarah mendekatkan diri kepada pria tidak punya hati yang sedang berdiri di hadapannya. Jarak diantara keduanya semakin terkikis. Perempuan itu akhirnya membuka suara, “Lalu, kali ini kau datang dengan semua jawaban yang aku nantikan?”

“Hm.”

Hanya deham dan anggukan yang menjadi jawaban dari pertanyaan perempuan cantik di hadapannya.

Bibir tipis berwarna pink seketika bertaut, menahan emosi yang akan keluar dari mulutnya. Perempuan tersebut perlahan menggenggam ujung pakaiannya.

“Jawaban yang akan mengakhiri semuanya?”

Teriakan pedih diiringi dengan rintik hujan, jeritan hatinya kini tersampaikan. Deras hujan menyapu dedaunan kering, begitu pula dengan air mata perempuan terkasihnya.

“Hm.”

Lagi-lagi hanya dehaman yang terucap darinya. Tangan perempuan di hadapannya terangkat, siap untuk menampar dia yang hanya berdeham tanpa mau memberikan alasan.

Dia tahu kekasihnya itu akan menampar dirinya. Namun, dia terdiam. Menerima tamparan yang tidak berbekas di pipi, melaikan perasaannya.

“Bukankah kau tahu jelas bahwa aku sangat mencintaimu, Nam Jun? Lalu, untuk apa kau kembali dan menyadarkanku bahwa semua ini salah? Bahwa semua ini tidak seharusnya terjadi!” teriaknya.

Dengan tubuh yang begitu menggigil kedinginan, perempuan tersebut menarik kemeja Nam Jun dan memukul dadanya berkali-kali. Berharap semua yang terlihat di depannya itu hanya ilusi semata. Berharap semua kenangan itu hanyalah bagian dari mimpi buruknya. Juga berharap kalau memang semua ini mimpi, maka ia ingin segera terbangun sekarang juga.

Nam Jun masih terdiam, tidak mengatakan sepatah kata apapun. Ekspresi wajahnya begitu menyedihkan hingga perempuannya saja tidak ingin menatap wajahnya.

“Kenapa kau harus kembali saat semua yang aku lewati sudah berlalu begitu saja? Kenapa kau datang denggan jawaban yang tidak ingin aku dengar? Kenapa kau mendekat sementara aku ingin kau pergi?!” teriaknya penuh kekecewaan.

Perempuan itu melanjutkan ucapannya, “Lalu... mengapa sekarang kau hadir dengan jawaban yang begitu pedih? Pergilah... PERGI!”

Tangannya melemah, tidak lagi memukul Nam Jun dengan sekuat tenaga. Dirinya lebih mendekatkan diri, mengikis jarak yang tersisa dan bersandar pada dada Nam Jun. Air matanya lagi-lagi tersapu oleh derasnya hujan.

Perlahan wajah perempuan itu menengadah, melihat Nam Jun yang sudah sangat pucat. Dia tahu betul kalau Nam Jun tidak suka hujan karena kondisi fisiknya yang kurang bisa beradaptasi dengan suhu dingin.

Namun, perempuan itu begitu egois. Untuk dirinya dan perasaannya yang kini tak terbendung.

“Kau hanya masa lalu. Kau tidak seharusnya berada di sini,” ucapnya lemah sebelum kedua parunya mendapat pasokan oksigen untuk berteriak melebihi bisingnya rintikan hujan.

“KARNA KAU SUDAH MATI, NAM—”

Kedua kelopak mata perempuan tersebut terbelalak, debaran jantungnya terdengar keras memenuhi telinganya. Lalu, bibir mereka saling bertaut. Kini perasaannya lega. Jawaban yang dulu sangat dia nanti agar Nam Jun pergi dari hidupnya kini berubah. Berubah menjadi lebih dari yang dia inginkan.

Curah hujan yang terus turun seperti hujaman jarum kini menjadi lembut seperti kelopak bunga sakura. Langit yang begitu kelam sekarang seperti sedang tersenyum kecut dengan fakta yang saling mereka sangkal.

Keberadaan yang ‘tak sepantasnya ada, juga perasaan yang seharusnya sudah lenyap bersama dengan angan yang kini kembali hidup.

“CUT! Kerja bagus, semuanya!”

Suara lantang Produser membuat para crew berlarian, meneduh juga membawa kedua pemeran utama yang sudah membuat dramanya semakin melejit di dunia perfilman.

***

“Kali ini bangkit dari kubur, Minho? Peran selanjutnya tentang Zombie, ya? Bukannya terlalu mirip dengan Drama tadi?” tanya Kim Dae Ssik, Manajer sekaligus seniornya saat debut dulu.

“Bebeda, Hyung. Drama kali ini hanya Drama Laga. Bukan kisah cinta seperti tadi,” balas Minho seraya mengeringkan rambutnya dengan handuk.

“Sama saja mati, Minho!” Dae Ssik berseru.

Kerutan dahi Minho terlihat jelas, dia melirik tajam ke arah Dae Ssik yang sibuk sekali membolak-balikkan kertas naskah miliknya. Seperti sedang membaca dengan rinci isi percakapan dan aksi yang akan Minho lakukan.

“Beda, Hyung. Drama Cinta penuh tragedi dengan Drama Laga penuh darah adalah dua hal yang bersinggungan. Enggak bisa di samakan.”

“Tetap saja sama-sama mati dan hidup kembali. Yang satu berakhir bahagia dan yang satu berakhir dengan buruk. Dan lagi, kenapa belakangan ini banyak sekali Drama yang kau bintangi? Yerin! Kemari!” teriak Dae Ssik memanggil Asistennya, sedangkan tangannya sibuk dengan naskah milik Minho. Memantau hal apa saja yang akan membuat Minho kesusahan kedepannya.

“Noona izin hari ini. Bukannya Hyung sendiri yang bilang kalau Noona sakit?” gumam Minho tidak ingin mengganggu celotehan Dae Ssik yang terus memanggil nama Yerin.

Dengan langkah lebar, dia keluar dari ruangannya dan menyapa beberapa crew yang sudah menemaninya selama setahu penuh. Suka dan duka sudah saling terbagi dalam menyelesaikan Drama Romansa ini. Bagai asing yang menjadi keluarga. Semuanya begitu ramah kepada Minho, bahkan menganggap Minho sendiri sebagai anak, kakak, serta adik.

“Terima kasih atas kerja samanya,” ucap Minho tiba-tiba seraya membungkukkan badan.

Para crew, penata rias, aktor, dan aktris semuanya berdiri dan menjawab ucapan Minho bersamaan. Senyum lebar terpampang jelas pada wajahnya.

Lalu, seorang penata rias mendatangi Min Ho dengan buket bunga mawar ditangannya beserta amplop surat yang diselipkan di dalam buket bunga tersebut. Dengan senang hati Min Ho menerima bunga tersebut dan berterima kasih. Dibawanya bunga itu menuju ruangannya lalu membaca surat dari penggemarnya.

To my future husband, Min Ho.

From your future wife, Mrs. Kang.

I’m really enjoy your concert, I’m so happy to meet you in the backstage, last year. Maybe you don’t remember me but I’m really excited to meet you. I hope you’ll be my husband and always be happy no matter what happens to you.

Surat yang sedang Min Ho baca tiba-tiba melayang akibat kecerobohannya yang tersandung kaki Dae Ssik. Dengan cepat dia berusaha mengambil suratnya tetapi Dae Ssik lebih cepat dari tangannya.

“Like what we said, we love you, Min Ho. Ha-ha, ya ampun. Fans-mu masih setia padamu? Sudah lama sekali sejak konser terakhirmu dan mereka masih sering mengirimu hadiah. Bikin iri saja!” ejek Dae Ssik lalu melemparkan surat yang dia rebut kepada Min Ho.

Pipinya merona karena Dae Ssik membacakan point terakhir dari surat tersebut, sudah sering kali dia mendengar ucapan itu, tetapi mendengar kata-kata romantis keluar dari mulut orang terdekatnya membuat dia malu setengah mati.

“Jangan sembarang membaca surat-suratku, Hyung. Tidak sopan!” seru Min Ho dengan wajah merona.

Dae Ssik hanya tertawa menanggapi ucapan juniornya dulu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi IDOL

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika mengurus ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali bersama mentornya, Charli. Di sana, ia terpikat oleh Andini Wijaya, pemilik sekolah yang mandiri. Namun, hubungan mereka diuji saat mantan kekasih Andini, Junot, tiba-tiba kembali. Masalah kian rumit karena Lily, adik Andini, bertekad merebut Randika demi mendapat pengakuan dari ayah mereka, Sigit Wijaya. Di tengah bayang-bayang masa lalu dan ambisi keluarga Wijaya, akankah cinta Randika dan Andini tetap bertahan?
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjadi istri kedua miliarder Raga Dirgantara demi membalas utang budi masa lalu. Kehidupan pernikahan ini terasa sangat pahit bagi Kayla, sebab ia hanya dimanfaatkan sebagai alat untuk memberikan keturunan bagi sang pengusaha sukses tersebut. Tanpa memiliki posisi nyata di mata suaminya, Kayla kini harus berjuang keras menghadapi kenyataan pahit bahwa dirinya sama sekali tidak dihargai dalam rumah tangga itu.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED