Sampul Novel Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

8.6 / 10.0
Hari pernikahan Beatrice berubah menjadi maut ketika Bradley, calon suaminya, justru mengurungnya di ruang bawah tanah selama sepuluh hari demi membela Michelle. Setelah Beatrice tewas mengenaskan, Bradley malah menikah dengan Michelle dan memfitnah Beatrice berselingkuh hingga membuat ibu Beatrice terkena serangan jantung fatal. Namun, amarah Bradley berubah menjadi kegilaan total saat ia akhirnya menemukan jasad membusuk Beatrice di tempat penyekapan yang ia buat sendiri.
Ringkasan Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku
Hari pernikahan Beatrice berubah menjadi maut ketika Bradley, calon suaminya, justru mengurungnya di ruang bawah tanah selama sepuluh hari demi membela Michelle. Setelah Beatrice tewas mengenaskan, Bradley malah menikah dengan Michelle dan memfitnah Beatrice berselingkuh hingga membuat ibu Beatrice terkena serangan jantung fatal. Namun, amarah Bradley berubah menjadi kegilaan total saat ia akhirnya menemukan jasad membusuk Beatrice di tempat penyekapan yang ia buat sendiri.
Baca Selengkapnya

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku Bab 1

Aku meninggal pada hari pernikahanku dengan Bradley.

Karena aku tak kunjung tiba, dia marah besar dan menikahi Michelle, sahabat masa kecilnya. Di depan semua orang, dia menyatakan dengan lantang, "Beatrice berselingkuh sebelum menikah dan telah mengundurkan diri dari pertunangan!"

Ibuku hancur oleh fitnah itu. Dia mengalami serangan jantung di tempat dan meninggal dunia.

Namun dia lupa bahwa demi membela Michelle, dialah yang melukai lenganku dengan pisau dan mengurungku di ruang bawah tanah selama sepuluh hari sepuluh malam. Aku memohon dengan segala cara, tetapi yang kudapat darinya hanyalah kata-kata dingin.

"Tetaplah di sini beberapa hari, rasakan sendiri penderitaan yang kamu timbulkan pada Michelle! Sekalian hancurkan niat jahatmu!"

Namun, ketika dia akhirnya menemukan jasadku yang telah membusuk dan dimakan belatung, dia menjadi gila.

"Mana Beatrice? Dia sudah mati di sana? Nggak bisa gerak lagi?"

Saat kesadaranku perlahan kembali, hal pertama yang kudengar adalah suara Bradley yang marah dan putus asa.

Asistennya yang tampak ragu-ragu, mencoba menjawab, "Pak Bradley, kami sudah cari ke mana-mana, tapi nggak lihat dia. Jangan-jangan, terjadi sesuatu sama Bu Beatrice?"

Namun, mendengar hal itu, Bradley langsung menghempaskan gelas anggur di atas meja hingga pecah berkeping-keping di lantai. "Apa yang bisa terjadi padanya? Dia sengaja mempermalukanku! Ini semua karena dia marah sama aku karena aku menghukum dia demi Michelle!"

Dadanya naik turun, napasnya memburu karena emosi yang meluap-luap. Tiba-tiba, terdengar suara lembut dari pintu yang perlahan mendekat. "Kak Bradley, barusan aku sepertinya melihat Kak Beatrice! Aku bahkan sempat mengambil fotonya!"

Michelle mengeluarkan ponselnya dengan semangat dan memperlihatkan layar di depan Bradley. Di dalam foto itu, sosokku terlihat jelas bersama sahabat masa kecilku, Marven.

Mata Bradley membelalak. Pandangannya menatap layar dengan tajam, giginya terkatup erat saat berkata dengan marah, "Beatrice berani mengkhianatiku? Bahkan di hari pernikahan, dia meninggalkanku demi berkeliaran sama pria lain! Bagus sekali!"

Melihat ekspresinya yang penuh kebencian, aku hanya merasa hampa. Dia selalu saja seperti ini. Apa pun yang dikatakan Michelle, dia percaya. Tapi aku? Dia tidak pernah percaya padaku.

Mungkin saat ini, dia ingin sekali aku mati. Yang tidak dia sadari adalah ... sebenarnya dia sudah mendapatkan keinginannya. Di ruang bawah tanah yang gelap dan sempit, aku diikat erat pada sebuah tiang.

Aku menggigil dan perasaan ketakutan merayapi tubuhku. Aku mengidap klaustrofobia. Ruangan sempit dan gelap ini adalah nerakaku. Dengan suara bergetar, aku memohon, "Bradley, aku mohon! Aku salah! Aku nggak seharusnya mencelakai Michelle! Semua salahku!"

Namun, yang kudapat darinya hanya tatapan dingin yang penuh cemoohan. "Beatrice, kamu hampir membunuh Michelle, sekarang kamu malah berpura-pura menjadi korban?"

Ketakutan membuat suaraku tercekat. Aku bahkan tak bisa mengucapkan satu kalimat pun dengan jelas. "Bukan ... itu ... bukan aku ... aku ...."

Namun, dia hanya menghela napas panjang, seolah sudah muak mendengar suaraku. Tanpa ragu, dia menempelkan selotip kuat di mulutku dan membungkam semua kata-kata yang ingin kuucapkan.

Tatapanku memohon padanya, berharap ada setitik belas kasihan. Namun, Bradley justru mengangkat pisau dan menggoreskan tiga luka yang dalam di lenganku.

"Kamu membuat tangan Michelle patah, jadi aku kasih kamu tiga bekas luka ini. Aku nggak akan membunuhmu, anggap saja ini ganjaran yang harus kamu bayar untuk semua kejahatanmu!"

Itu adalah kata-kata terakhir yang kudengar darinya. Setelahnya, satu-satunya pintu di ruang bawah tanah ini tertutup rapat.

Aku tahu dia selalu dingin terhadapku. Namun, aku tak pernah tahu dia bisa sekejam ini. Rasa sakit yang tajam menjalar dari lenganku. Darah perlahan merembes keluar dari luka dan menetes ke lantai satu per satu.

Namun, Bradley salah. Sejak lahir, aku menderita gangguan pembekuan darah. Tiga goresan ini cukup untuk merenggut nyawaku. Dalam kegelapan ruang bawah tanah, aku ditelan oleh kesunyian perlahan-lahan.

Hatiku terasa seperti diiris oleh ribuan pisau, setiap helaan napas terasa seperti tusukan tajam yang menembus dadaku.

"Mmm ... mmm ...."

Tangisan yang tertahan bergema di dalam ruang bawah tanah yang pengap.

Aku tidak tahu sudah berapa lama berlalu, tapi akhirnya aku menutup mataku. Seakan ... aku akhirnya terbebas.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED