Sampul Novel Dilema Sang Sekretaris

Dilema Sang Sekretaris

9.2 / 10.0
Kehidupan profesional Grace, seorang sekretaris setia, terguncang ketika kakak dari atasannya mulai mengejarnya dengan agresif. Walau awalnya mengabaikan pria itu, sebuah malam tak terduga mengubah segalanya dan membuatnya terpikat. Grace kini menghadapi pilihan sulit antara mempertahankan karier profesionalnya atau menyerah pada perasaan cinta. Di tengah dunia elite yang penuh rahasia, ia harus menentukan langkah hidupnya selanjutnya.

Dilema Sang Sekretaris Bab 1

Los Angeles, California…

Sunset View Apartments…

Di depan cermin full body, Grace berdiri sambil memeriksa penampilannya. Wanita berusia 26 tahun itu menatap datar pada cermin, namun kecantikannya tidak berkurang sedikitpun, seperti yang banyak diakui oleh rekan-rekannya di kantor tempat dia bekerja sebagai sekretaris.

Pagi ini, Grace memakai rok hitam berpotongan lurus yang pas dengan tubuhnya, dipadukan dengan blus putih berkerah, dan setelan jas hitam yang memberikan kesan profesional dan elegan.

Rambutnya dikepang rapi dan disematkan dengan peniti berhias bunga kecil, memberikan sentuhan feminin pada penampilannya yang serba formal. 

Sepasang sepatu hak tinggi hitam menambah kesan anggun pada penampilannya. Sorot matanya yang tajam dan senyumnya yang ramah memberikan kesan percaya diri dan profesionalisme yang melekat padanya.

Setelah memastikan bahwa outfit yang membungkus tubuh rampingnya sudah sesuai keinginannya, Grace mundur dari depan cermin dan berjalan menuju meja rias. Ia duduk di kursi di sana dan mulai memoles wajahnya dengan riasan tipis seperti biasanya.

Tak berselang lama, ponselnya yang tersimpan di sisi meja rias tersebut berdering nyaring, membuat Grace sedikit tersentak kaget. Ia melirik pada layar yang tengah menyala terang dan sedikit memicingkan kedua mata saat melihat nama kontak yang sangat tidak diharapkannya.

Tuan Mario is calling...

Grace mendesah kasar sambil menjauhkan kuas make up dari wajahnya. "Dia ini mau apa sih, menelepon pagi-pagi begini?" gumamnya dengan suara terdengar kesal.

Grace awalnya mengabaikan panggilan tersebut, namun ponselnya kembali berdering untuk kedua kalinya. "Kamu benar-benar menyebalkan, Marimar!" kesalnya dengan sengaja melesetkan ketika menyebut nama si penelpon itu. 

Mengulurkan tangan, Grace menyambar ponsel itu dan membawanya dekat ke telinga. Ia menekan tombol berwarna hijau dengan penuh kekesalan sembari berkata, “Iya, ada apa?!”

“Selamat pagi, Grace,” suara berat itu menyapa.

Grace mendesah kasar. “Selamat pagi, tuan. Ada apa, Anda menghubungi saya pagi-pagi begini? Saya sedang sibuk bersiap-siap. Seharusnya Anda paham dengan rutinitas pagi saya,” ucapnya.

Terdengar helaan nafas pelan dari pria itu. “Grace, pertama-tama, kita tidak tinggal serumah, jadi bagaimana aku bisa tahu apa yang sedang kamu lakukan sekarang. Kedua, aku bukan suamimu, jadi bagaimana aku bisa paham dengan kesibukanmu? Hem, atau mungkin kau ingin menjadi istriku? Apakah pernyataanmu barusan adalah bentuk sebuah kode?”

Grace seketika terbelalak dan bibirnya menganga. Kemudian dia berdecak sambil memutar malas kedua matanya. “Dasar tidak jelas!” dengusnya. Kekesalannya semakin bertambah saat mendengar kekehan menyebalkan dari pria itu.

“Apa yang anda inginkan sampai menelepon saya sepagi ini?” tanya Grace kemudian.

“Aku ingin memberitahumu bahwa aku sudah di bawah menunggumu,” jawab pria itu.

“Saya bisa berangkat sendiri, tuan. Anda tidak perlu repot-repot,” tolak Grace.

“Yah, bagaimana dong, Grace. Aku sudah di sini dan sekarang aku menuju lift.”

“Anda mau kemana?!” pekik Grace dengan suara memekik kesal.

“Naik ke atas. Aku ingin melihat Arvind sebentar. Dia pasti merindukan daddynya ini,” jawab pria itu.

Grace semakin frustasi. “Arvind masih tidur. Anda tidak perlu naik. Tunggu saja saya di bawah.” Bohongnya.

“Ck, jangan pikir aku semudah itu mempercayaimu. Dasar pembohong!” ujar pria itu.

Grace hendak membuka bibir namun urung saat panggilan berakhir. Panggilan tersebut diakhiri oleh pria itu, membuat Grace semakin kesal.

Sementara di depan pintu unit apartemen Grace, seorang pria tampan berusia 31 tahun, Mario Adisson, kakak sulung dari atasan Grace di kantor, berdiri menjulang. Ia terkekeh pelan saat membayangkan wajah kesal Grace padanya.

Mario menekan bel dan menunggu pintu dibuka. Tak berselang lama, pintu terbuka lebar menampilkan seorang wanita sepantaran dengan Grace tengah menggendong seorang balita berusia satu tahun.

“Daddyyyy…!” Balita itu dengan antusias mengulurkan kedua lengan mungilnya pada Mario, meminta pria itu agar menggendongnya.

Mario tersenyum dan mengambil alih tubuh mungil itu. “Good morning, buddy,” kata Mario sambil mencium pipi gembul Arvind. Balita itu bernama Arvind, keponakan Grace yang telah ditinggalkan oleh kedua orangtuanya.

Mario pun membawa langkah memasuki apartemen Grace, dipersilakan oleh pengasuh Arvind, menuju ruang tengah.

“Grace belum keluar dari kamar?” tanya Mario kepada wanita yang bernama Ely itu.

“Belum, Tuan,” jawab Ely.

Mario mengangguk pelan dan kembali memfokuskan pandangannya pada Arvind, mengajak balita itu bermain sebentar.

“Ayo, boy, kita lihat Mommy Grace, apakah dia tertidur di kamarnya atau mungkin dia pingsan?” ucap Mario sambil berdiri dari duduk. Mario mengayunkan tubuh mungil Arvind ke udara, membuat balita itu tertawa riang.

Selanjutnya, Mario membawa langkah menuju kamar Grace dengan Arvind yang berada dalam gendongannya.

Setelah berdiri di depan pintu yang tertutup rapat, Mario mengetuk daun pintu beberapa kali, dan setelah mendengar suara Grace dari dalam, barulah Mario membuka pintu dan memasuki kamar Grace yang cukup luas.

“Kau lama sekali, Grace, seperti mau kondangan saja,” tegur Mario.

Grace tidak menggubris. Wanita itu memilih fokus pada keponakannya yang sudah dianggap seperti anak kandung sendiri. Mengulas senyum pada Arvind, balita itu tertawa riang dalam gendongan Mario.

Grace membawa wajah dekat pada Arvind, berniat mengecup pipi gembul balita itu. Namun, naasnya, justru keningnya yang dikecup oleh Mario.

“Mario!” Grace kesal dengan suara tertahan. Dia ingin memprotes, namun takut membuat Arvind terkejut.

“Kenapa sih?” Keluh Mario sembari memasang wajah tanpa dosa seolah-olah tak melakukan kesalahan apapun. “Tidak sengaja, Grace. Oh, ayolah, jangan terlalu percaya diri sampai berpikir kalau aku sengaja mencium keningmu barusan,” lanjutnya.

“Kamu memang sengaja, Mario! Tidak usah mengelak lagi!” kesal Grace tanpa mempedulikan bahasanya yang non formal terhadap pria itu.

“Kau yang dekat-dekat, Grace. Apa kau tidak lihat kalau sejak tadi aku hanya berdiri di sini? Bahkan tubuhku tidak bergeser dari tempatku berdiri barang sedikitpun,” ucap Mario terus membela diri.

Grace mendesah kasar sambil memutar malas kedua mata. Ia muak terlalu lama meladeni Mario karena pria itu sangat amat menyebalkan dari yang Grace bayangkan.

“Sudahlah, daripada kau marah-marah tidak jelas, sebaiknya lanjut bersiap-siap biar kita tidak kesiangan,” ucap Mario memberi saran positif.

Kali ini Grace setuju dengan pria itu. Dia kembali ke meja riasnya untuk melanjutkan kegiatan yang belum selesai. Sementara Mario sudah keluar menuju ruang tengah bersama Arvind. Ia menunggu Grace disana sebab mereka akan berangkat ke kantor bersama.

Beberapa menit berlalu...

“Ayo, aku sudah selesai,” ucap Grace menghampiri Mario. Pria itu asyik bermain dengan Arvind.

Mario berdiri dari duduknya setelah puas mengecup pipi gembul Arvind. Balita berusia satu tahun itu sempat merengek karena tidak ingin jauh-jauh dari Mario.

“Sayang, kamu sama Ely dulu ya. Mommy mau berangkat kerja. Oke, nak?” rayu Grace pada Arvind.

Arvind menggeleng. “No, no, Daddyyyy!” Ia mengulurkan tangan mungilnya ke arah Mario.

Grace mendesah pelan. Ia frustasi sekali melihat keponakan yang seperti ini, susah mau lepas dari Mario. Namun, Grace memaklumi dan selalu berpikir bahwa mungkin saja Arvind sangat merindukan sosok seorang ayah.

Apalagi Mario tulus menyayangi balita itu. Tentu Arvind merasa nyaman bersama Mario sehingga ketika mereka sudah bertemu seperti sekarang, Arvind susah dijauhkan dari Mario.

Mario tidak tega, dan dia menggendong Arvind sebentar. Ia membujuk balita itu dengan berbagai cara hingga dia berhasil lepas dari Arvind tanpa membuat balita itu menangis.

Setelah itu, Mario dan Grace buru-buru keluar dari apartemen dan turun bersama menuju lantai dasar. Setelah beberapa menit, mereka sudah berada di dalam mobil milik Mario.

“Arvind membutuhkan sosok ayah, Grace. Apakah kau tidak kasihan padanya?” Tanya Mario sambil melirik sebentar pada Grace, bersama dengan itu ia melajukan mobil, meninggalkan bangunan tempat tinggal Grace.

Grace menoleh pada Mario dengan tatapan yang tajam. “Bilang saja kalau kamu sedang menawarkan diri menjadi suamiku. Cih, aku tidak akan sudi!” Ketus Grace.

Mario terkekeh pelan dan kembali menatap fokus pada jalan di depannya.

Sementara Grace membawa pandangan ke arah luar jendela. “Hah…! Sudahlah, Grace, jangan berulah,” batinnya sambil menyentuh dadanya yang berdebar.

Sepertinya rasa dilema kembali menghampiri Grace. Ia dilema akan pesona Mario. 

***

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dilema Sang Sekretaris

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi membahagiakan Satria, ia bahkan rela memohon sambil menangis agar sang suami bersedia menikah lagi. Satria sempat menolak rencana itu karena tidak ingin melukai perasaannya. Namun, di balik pengorbanan tulus Fatma sebagai bukti cinta terakhirnya, sebuah kenyataan pahit justru terungkap. Fatma harus menerima fakta menyakitkan bahwa suaminya ternyata tidak pernah mencintainya.
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
Demi ambisinya, William yang merupakan putra bos mafia kejam rela melakukan segalanya. Namun, ayahnya yang bernama Ferdinand tewas secara tragis akibat sebuah pengkhianatan fatal. Kematian ini membuat sang istri, Rosemary, mulai menyadari sisi gelap suaminya yang selama ini tersembunyi. Kini, William bertekad membalas dendam sekaligus membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah. Meski jalannya dihalangi seorang polisi wanita, William takkan mundur hingga peluru terakhirnya habis.
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi berumur dua puluh tahun, harus membanting tulang sebagai pekerja paruh waktu di kota besar. Nasib buruk menimpanya saat ia terlibat kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tanpa ragu merendahkan harga diri Cyra dan menyiksanya dalam penderitaan. Meski terus tersakiti oleh perlakuan sang pewaris tunggal, Cyra malah terpikat oleh pesona pria itu. Akankah ia tetap bertahan atau memilih memberontak untuk lepas?
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, Ken nekat memakai cara licik. Kebahagiaan keponakan raja itu sirna setelah pernikahan terwujud, karena Ken justru mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya. Hal ini memicu kebencian mendalam dan mengubah sikap Ken menjadi sangat drastis. Meski hatinya hancur disakiti oleh sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED