Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

8.3 / 10.0
Ziva memutuskan hubungannya dengan Luis Loren setelah pria itu membelikan kapal pesiar mewah untuk cinta pertamanya, Paula, sementara hanya memberinya gelang murah. Lima tahun kemudian, mereka bertemu di sebuah hotel mewah. Luis yang kini sukses bersama Paula menghina Ziva yang tampak berantakan di dekat air mancur, mengira mantan kekasihnya itu jatuh miskin dan ingin mengemis cintanya kembali. Padahal, Ziva mengabaikannya karena sibuk mencari berlian biru berharga milik putranya yang terjatuh.
Ringkasan Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
Ziva memutuskan hubungannya dengan Luis Loren setelah pria itu membelikan kapal pesiar mewah untuk cinta pertamanya, Paula, sementara hanya memberinya gelang murah. Lima tahun kemudian, mereka bertemu di sebuah hotel mewah. Luis yang kini sukses bersama Paula menghina Ziva yang tampak berantakan di dekat air mancur, mengira mantan kekasihnya itu jatuh miskin dan ingin mengemis cintanya kembali. Padahal, Ziva mengabaikannya karena sibuk mencari berlian biru berharga milik putranya yang terjatuh.
Baca Selengkapnya

Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat Bab 1

Pada hari peringatan lima tahun kebersamaan kami, pacarku Luis Loren memberiku sebuah gelang yang harganya tidak sampai dua ratus ribu.

Malam itu juga, dia membelikan sebuah kapal pesiar seharga 20 miliar untuk cinta pertamanya, Paula Santoso.

Aku menolak gelang itu.

Dia malah mengataiku tidak pengertian.

"Aku memberikan hadiah pada Paula demi saham perusahaan, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya."

"Kamu hanyalah orang miskin, aku sudah berjanji akan menikahimu, memangnya masih nggak cukup? Padahal ini adalah ujian terakhir untukmu, Ziva, kamu gagal."

Aku mengakhiri hubungan kami.

Dia langsung melamar Paula.

Lima tahun kemudian, kami bertemu di sebuah hotel mewah, tepatnya tempat diadakan Konferensi Bisnis.

Perusahaannya akan segera menjadi pemimpin industri, dia masuk dengan menggandeng Paula.

Ketika dia melihatku, aku sedang berdiri di kolam air mancur dengan pakaian yang berantakan.

"Ziva." Dia berkata dengan nada sinis, "Dulu, kamu menolakku. Kamu nggak menyangka setelah berpisah denganku, hidupmu akan lebih buruk dari pengemis, 'kan?"

"Jangan kira karena kamu merekayasa pertemuan ini dan menunjukkan betapa menderitanya hidupmu, aku akan mengasihanimu dan membawamu pergi."

Aku mengabaikannya.

Berlian biru kesayangan putraku yang ayahnya berikan sebagai hadiah ulang tahun pertama tidak sengaja jatuh ke dalam air mancur.

Putraku menangis tersedu-sedu, aku harus segera menemukan berlian biru itu.

"Sudah miskin, nggak tahu malu pula."

Setelah lima tahun tidak bertemu, Luis menghinaku di depan umum.

Orang bodoh ini tidak tahu bahwa dia sedang menghina istri konglomerat yang kini disanjung oleh banyak orang.

Di lobi hotel, Luis masuk dengan menggandeng Paula.

Para pebisnis elite langsung mengenalinya, mereka tampak sangat gembira dan berbondong-bondong menghampirinya.

"Pak Luis! Nggak disangka, kita akan bertemu di Konferensi Bisnis! Hanya dalam lima tahun, perusahaan Anda sudah masuk ke bursa saham, Anda memang pemuda yang berbakat!"

"Pak Luis! Anda juga datang untuk mendapat dukungan orang itu, 'kan?"

Luis menganggukkan kepalanya dengan pelan, lalu orang-orang di sekitar pun mulai berbisik.

Hampir semua tamu di sini datang dengan penuh harapan, mereka berharap bisa mendapatkan dukungan dari konglomerat.

Seseorang menatap Paula.

"Ini pasti Nyonya Loren, 'kan? Kalian memang ditakdirkan untuk bersama."

Paula mendekatkan tubuhnya ke arah Luis sambil tersenyum anggun.

"Kami belum mendaftarkan pernikahan, kami berencana untuk menikah dan mengadakan resepsi setelah perusahaan resmi menjadi pemimpin industri. Saat itu tiba, aku akan mengirimkan undangan pada kalian, kalian harus datang."

Seketika, Luis tampak sangat canggung, tetapi dia segera tersenyum kaku.

"Belakangan ini, kami sibuk mengurus perusahaan. Tapi, kami sudah lama saling mencintai, akta nikah dan resepsi hanyalah formalitas."

Terdengar berbagai ucapan selamat.

Aku yang mendengar dari samping pun kaget.

Mereka belum resmi menikah?

Beberapa hari setelah aku putus dengan Luis, dia langsung melamar Paula. Dia begitu mengharapkan dukungan dari Keluarga Santoso, seharusnya mereka sudah lama menikah, kenapa ditunda sampai sekarang?

Bagaimanapun di kalangan mereka, pernikahan adalah cara paling ampuh untuk memperkuat kekuasaan.

Saat ini, seorang satpam menghampiriku dengan ekspresi serius.

"Nyonya, ini resor bintang delapan, nggak sembarang orang boleh masuk."

Dia melirikku, sudut bibirnya sedikit terangkat dan tatapannya sangat sinis.

Tadi, aku baru bermain dengan anakku di pantai. Jadi, bajuku dipenuhi dengan pasir.

Sekarang, aku berdiri di dalam air mancur, sekujur tubuhku basah kuyup dan berantakan. Stempel di punggung tangan yang berfungsi untuk menandai identitas tamu pun sudah memudar, wajar kalau mereka salah paham padaku.

Aku segera menjelaskan, "Maaf, barang kesayangan putraku jatuh ke dalam air mancur. Aku akan pergi setelah menemukannya. Aku akan mengganti semua kerugian yang kutimbulkan, nomor kamarku adalah ...."

Satpam itu menyelaku dengan kesal, "Dasar orang miskin nggak tahu diri, kamu pasti menyelinap masuk. Mau menyamar jadi tamu pula, cepat pergi."

Suaranya sangat keras hingga menarik perhatian orang-orang di sekitar.

"Bagaimana bisa ada orang miskin di sini?"

"Lancang ... beraninya menyusup ke hotel yang sedang mengadakan Konferensi Bisnis, kamu nggak takut ditangkap?"

Tepat pada saat ini, Luis menoleh ke arahku.

Kami saling bertatapan.

Dia tertegun.

"Ziva?"

Satpam itu menatapnya dengan kaget.

"Pak Luis, Anda mengenalnya?"

Ekspresi Luis berubah drastis, dia berkata dengan nada meremehkan, "Seorang siswi miskin yang pernah dibantu ayahku, nggak dekat."

Setelah berkata demikian, dia mengalihkan pandangannya, seolah-olah keberadaanku dapat mengotori matanya.

Ekspresi ini persis dengan ekspresinya ketika dia mengusirku dari hidupnya.

Mendengar ucapan Luis, satpam itu menjadi makin berani. Dia mengulurkan tangan untuk mendorongku.

"Ternyata begitu, aku sudah sering melihat orang sepertimu. Setelah dibantu satu kali, kamu kira kamu bisa bergantung hidup pada pria selamanya?"

Aku menghindari dorongannya dan mulai kehilangan kesabaran.

"Sudah kubilang aku akan pergi setelah menemukan barangku, selain itu aku akan mengganti kerugian kalian."

Satpam itu mendengus dingin, ekspresinya makin sinis.

"Ganti rugi? Kamu?" Dia menunjuk ornamen di samping air mancur. "Kamu tahu apa ini? Ini patung yang dipahat langsung oleh seorang maestro, harganya 74 miliar. Orang miskin macam kamu tahu ada berapa banyak nol di dalam nominal ini? Kamu jual diri pun, nggak akan sanggup ganti rugi!"

Dia kembali mengulurkan tangan untuk menangkapku.

Mungkin baginya 74 miliar adalah nominal yang sangat besar, cukup untuk menakuti orang biasa.

Namun bagiku, uang ini bukanlah apa-apa.

"Cukup."

Luis yang sudah sampai di depan lift tiba-tiba kembali.

Dia berjalan mendekat dengan ekspresi datar, tatapannya sangat dingin, seolah-olah sedang menatap orang asing.

"Kamu cari apa? Berapa harganya? Kukasih ke kamu."

"Jangan pakai cara ini untuk menarik perhatianku." Dia berkata dengan kesal, "Trik seperti ini sangat rendahan, aku nggak tertarik pada orang sepertimu."

Paula segera menggenggam erat lengan Luis, wajahnya masih dibaluti dengan senyuman manis, tetapi matanya dipenuhi dengan rasa bangga dan niat licik.

"Ziva, kami sudah mau menikah. Aku tahu kamu nggak terima dicampakkan oleh Luis, tapi perbedaan di antara siswi miskin dan orang kaya bagaikan langit dan bumi. Kalian nggak mungkin bersama. Daripada kamu mempermalukan diri seperti ini, lebih baik kamu pergi dan jaga harga dirimu."

Aku tersenyum tipis, nada bicaraku sangat tulus.

"Semoga kalian segera diberi momongan."

Setelah berkata demikian, aku mengabaikan mereka dan berjongkok untuk mencari barang di dalam air mancur.

Itu adalah hadiah ulang tahun pertama yang diberikan suamiku pada putraku.

Bagi putraku, barang ini sangatlah berharga.

"Bagaimana baru kamu mau pergi?" Luis berkata dengan tegas, "Kamu menginginkan lebih banyak?"

Dia mengeluarkan ponselnya dengan kesal.

"Oke, aku akan mengaturkan pekerjaan untukmu di Grup Loren, tapi di cabang Gama. Minggu depan, kamu sudah boleh mulai bekerja. Jangan pernah muncul di hadapanku lagi."

"Hanya Paula yang akan menjadi Nyonya Loren, aku dua tahun berpacaran denganmu hanya karena aku mengasihani orang lemah sepertimu."

"Pekerjaan ini cukup untukmu memulai kembali hidupmu. Carilah pria biasa yang cocok denganmu, jangan membuang-buang waktu untuk mengejarku."

Tiba-tiba, jarinya membeku.

Pesan di ponselnya membuat wajahnya memucat.

"Bukannya kamu pernah mendaftarkan datamu di Grup Loren? Kesalahan apa yang kamu perbuat? Sampai-sampai datamu dihapus?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Divonis kanker rahim stadium lanjut membuat Fatma harus mengubur mimpinya memiliki keturunan. Demi membahagiakan Satria, ia bahkan rela memohon sambil menangis agar sang suami bersedia menikah lagi. Satria sempat menolak rencana itu karena tidak ingin melukai perasaannya. Namun, di balik pengorbanan tulus Fatma sebagai bukti cinta terakhirnya, sebuah kenyataan pahit justru terungkap. Fatma harus menerima fakta menyakitkan bahwa suaminya ternyata tidak pernah mencintainya.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berumur dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan bermain gawai meski otaknya sangat licik. Tabiat buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad merombak total kepribadian putranya. Ia pun memilih cara ekstrem dengan mengubah wujud fisik Sota. Akankah rencana drastis sang ibu berhasil mengubah jati diri Sota melalui transformasi tubuh tersebut?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED