Sampul Novel Cinta Untuk dr. Saka

Cinta Untuk dr. Saka

7.9 / 10.0
Kehidupan Dokter Saka hancur setelah perempuan yang sangat ia cintai memutuskan menikah dengan abang kandungnya sendiri. Pengkhianatan menyakitkan ini seketika meruntuhkan kesetiaan serta komitmen yang selama ini ia rawat dengan tulus. Walau ia sosok genius yang piawai memulihkan kesehatan pasien di rumah sakit, Saka kini tak berdaya menyembuhkan kepedihan hatinya sendiri. Sanggupkah sang dokter memulihkan luka batinnya yang terlanjur hancur berkeping-keping?
Ringkasan Cinta Untuk dr. Saka
Kehidupan Dokter Saka hancur setelah perempuan yang sangat ia cintai memutuskan menikah dengan abang kandungnya sendiri. Pengkhianatan menyakitkan ini seketika meruntuhkan kesetiaan serta komitmen yang selama ini ia rawat dengan tulus. Walau ia sosok genius yang piawai memulihkan kesehatan pasien di rumah sakit, Saka kini tak berdaya menyembuhkan kepedihan hatinya sendiri. Sanggupkah sang dokter memulihkan luka batinnya yang terlanjur hancur berkeping-keping?
Baca Selengkapnya

Cinta Untuk dr. Saka Bab 1

Matahari pagi mulai menampakkan cahayanya. Sinarnya mulai menembus jendela kamar milik Arini Ardelia. Seorang perawat yang harus berhenti karena kejadian yang tak terduga terjadi kepadanya. Sebuah kesalahan besar yang seharusnya tak ingin ia lakukan dan tak ingin menimpa dirinya.

Sejenak, ia duduk termenung menatap foto dirinya sewaktu masih bekerja di dunia medis.  Jari jemari tangannya tak berhenti mengusap foto tampan yang terlihat jelas merangkul dirinya saat itu. Arsaka Narendra, seorang dokter tampan yang begitu jenius dan baik hati.

"Apa kamu mencariku setelah kejadian itu?" tanya Arini memicing menatap foto Saka yang tersenyum ke arahnya. Sesaat, air matanya jatuh tepat mengenai wajah Saka yang ada di balik figura tersebut.

Flashback

Dua tahun yang lalu

Ardelia, perawat cantik sekaligus asisten pribadi dokter Saka. Setiap hari, ia harus menahan amarah setiap kali beda pendapat dengan dokter Saka.Kalo bukan karna uang, sudah pasti Ia akan meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang perawat.

Perlahan, Arini mendesah sebal. Kedua matanya memicing menatap ke arah pintu ruangan  dokter Saka yang masih tertutup rapat.

Dr. dr. Arsaka Narendra. Nama itu terukir di papan nama yang ada di atas pintu masuk.

"Lagi lagi, dia menjadi artis di rumah sakit ini. Untuk kesekian kalinya, beberapa pasien menginap karena dirinya!" gumam Arini seraya menghela nafas panjang. Perlahan, ia mulai memasang senyum untuk masuk ke ruangan tersebut.

Sejak kesalahan yang ia perbuat  pada Saka, Arini harus memasang senyum manisnya setap kali berbicara dengan  dokter tampan pemikat hati tersebut.

"Siang, Dok!" sapa Arini menghampiri dokter Saka.

Saka mendongak. Ia menyeringai melihat Arini tersenyum begitu manis.

"Bagaimana?" tanya Saka menerima beberapa laporan dari Arini.

"Semua baik-baik saja. Dan  seharusnya, hari ini mereka bisa pulang ke rumah masing-masing," jawab Arini menjelaskan.

"Ya sudah. Kalo begitu, kamu bisa infokan pada mereka semua!" perintah Saka dengan senyum manisnya. 

Arini mengernyit. Ia sudah menduga kalo Saka akan memerintahkan hal tersebut kepadanya. Kedua matanya memicing menatap dokter saka yang mulai sibuk dengan beberapa laporan yang menunggu.

"Dokter Saka yang tampan," lirih Arini.

"Iya," jawab Saka mendongak.

"Menurut saya, alangkah baiknya kalo dokter  yang mengatakannya. Saya yakin, mereka pasti akan mendengarkan semua kata dan ucapan yang keluar dari mulut dokter," tutur Arini seraya mengedipkan matanya.

Dahi saka mengerut. Ia tak habis pikir jika asisten pribadinya tak bisa menangani masalah yang menurutnya sangat enteng.

"Kamu menyuruh saya?" tanya Saka terlihat agak keberatan.

"Iya."

Saka menghela nafas panjang.

"Arini, kamu asisten saya. Dan seharusnya, tugas ini sudah menjadi tanggung jawab kamu," kata Saka mengingatkan.

"Iya, saya tau. Tapi, saya sudah bilang pada mereka, tapi mereka tak mau mendengarkannya. Lagian, ini semua juga karena dokter."

"Apa maksud kamu?" tanya Saka mendelik.

"Saya harap Dokter bisa menangani ini dengan cepat. Banyak pasien yang menumpuk di IGD karena tak mendapatkan ruang rawat karena dokter!" ujar Arini mengejutkan Saka."Saya permisi!" kata Arini pergi meninggalkannya.

Saka hanya menyeringai. Untuk kesekian kalinya, ia harus menerima saran dari asisten pribadinya yang selalu memprotesnya. 

"Dia pasti lagi datang bulan! Kelihatan banget, emosinya mulai meledak-ledak seperti itu," gumam Saka menebak.

Drt ... Drt ...

My Darling calling ...

Senyum Saka  mulai merekah. Hampir satu bulan lamanya, sang kekasih hati mulai menghubungi dirinya kembali.

"Ya, Sayang!" jawab Saka senang bukan main. 

Tanpa sepengetahuan Saka, Arini mengamatinya dari balik pintu. Kedua  matanya memicing menatap dokter Saka yang masih sibuk dengan ponselnya.

"Bisa-bisanya  dia tertawa seperti itu. Emang dasar nggak punya perasaan!" gumam Arini dalam hati seraya menutup pintu itu secara perlahan.

****

Devian Arendra, pengusaha properti yang berstatus duda beranak satu. Tampan, kaya dan mempunyai sifat playboy, itulah yang melekat di dirinya. Sejenak, kedua bola matanya mengarah pada wanita yang duduk di depannya. Seorang sekretaris yang baru bekerja satu tahun di perusahaannya.

"Aura, apa kamu mengerti dengan apa yang saya maksud?" tanya Devian membuyarkan lamunan Aura.

"I- ya, Pak. Saya mengerti!" jawab Aura menyilangkan kedua kakinya yang putih mulus tanpa bekas.

Devian mengernyit. Ia baru menyadari kalo sekertarisnya mempunyai tubuh yang begitu indah. Sesaat,  jiwa playboynya pun mulai kembali lagi. Kedua bola matanya tak berhenti berkedip melihat ke arah indah  yang di miliki Aura.

"Pak?" Aura membuyarkan lamunan Devian.

"Iya."

"Bapak kenapa? Apa bapak baik-baik saja?" tanya aura penasaran.

 Devian tersenyum. Ia mulai mendekat menghampiri sekertaris cantik yang duduk di depannya.

"Apa kamu  mempunyai  kekasih?" tanya Devian duduk di sampingnya.

Aura tak mampu berkedip. Tatapan Devian begitu serasa menembus ke dalam hatinya. Ia seakan terpesona dengan ketampanan yang di miliki atasannya itu. 

"Kalo seandainya saya tidak mempunyai  kekasih, apa Bapak mau menikah dengan saya? " tanya Aura berharap lebih.

Devian mengernyit. Ia tak habis pikir jika sekertarisnya berani berkata seperti itu padanya.

"Maaf, Pak. Kalo kata-kata saya ini terdengar begitu lancang. Tapi, saya hanya ingin mencari pendamping hidup bukan kekasih," tutur Aura yang mengejutkan Devian.

Devian tersenyum tipis mendengarnya. Baru kali ini ia bertemu dengan wanita yang menawarkan dirinya untuk menikah. Biasanya, ia selalu mendapati wanita yang menginginkan uang darinya.

"Aku suka wanita sepertimu. Kapan kamu mengenalkan saya pada kedua orangtua kamu?" Kata-kata Devian  membuat Aura terperangah. Aura tak menyangka jika atasannya menanggapi perkataannya dengan serius. 

"Bapak, serius? Bapak tidak cari tau dulu, siapa saya?" tanya Aura memastikan.

"Saya tak peduli. Secepatnya kamu atur pertemuan saya dengan keluarga kamu," ucap  Devian yang begitu manis. Kata-kata manis, puitis dan romantis kini mulai terlontar dari bibir Devian.

Jika ia benar-benar melamarku, aku akan memutuskan hubunganku dengan Saka. Devian merupakan lelaki yang sempurna untukku, meskipun statusnya duda beranak satu. Tapi, dia memiliki kekayaan yang sangat melimpah di bandingkan dengan Saka. Kesempatan tak datang dua kali. Aku tak bisa melewatkan hal yang bersejarah bagi hidupku. Ini yang terbaik buat masa depanku! gumam batin Aura tersenyum dan terkejut saat Devian mencium punggung tangannya.

***

Saka menggeliat. Sejenak, ia mengerling melihat beberapa chat  bertumpuk di ponsel miliknya.

(Tiga hari lagi, kakak akan menikah)

(Usahakan kamu pulang ke rumah!)

"Menikah? Dengan siapa? Apa kakek menjodohkannya lagi?" Pertanyaan Saka yang benar-benar membuat dirinya penasaran.

Rumah sakit

Dengan langkahnya yang begitu perfect, Saka menuju ke ruang kerjanya bersama Arini yang selalu ada di belakangnya. Sejenak, langkah kakinya terhenti saat melihat beberapa pasien duduk di ruang antrian menunggu kedatangannya.

"Dokter, kenapa lama banget? Saya nungguin dokter dari tadi, lho!" ucap pasien tersebut seraya mengedipkan bola matanya seperti boneka barbie.

"Dokter Saka, akhirnya datang juga!" sahut ibu-ibu satunya.

Arini yang melihatnya hanya bisa menghela nafas panjang. Hampir setiap hari ia selalu melihat drama yang terjadi pada ibu-ibu itu.

Saka  tersenyum tipis. Ia tak menyangka jika aura ketampanannya begitu luar biasa. Dari anak kecil, remaja, ibu-ibu semua terpikat karenanya.

"Ibu-ibu, sebelumnya saya minta maaf. Saya hanya ingin menegaskan kalo saat ini, saya sudah mempunyai kekasih! Dan saya tak mau karena ini, hubungan saya dan kekasih saya menjadi renggang," ucap Saka mengejutkan mereka semua.

"Dokter saka sudah memiliki kekasih?" tanya salah satu pasien tersebut.

Saka melirik Arini yang sedari tadi sangat sibuk dengan pekerjaannya. Biasanya, Arini selalu menegur orang yang selalu menggoda Saka di saat   bekerja. Perlahan, Saka menyenggol tubuh Arini yang padat berisi itu.

"Apa, Dok?" tanya Arini sedikit bergeser dan mendongak ke arah dokter Saka.

"Kenapa kamu diam saja," lirih Saka seraya melirik ibu-ibu yang tak berhenti melihat gerak geriknya. 

Arini mengernyit. Kedua bola matanya berputar ke arah  ibu-ibu yang sangat terobsesi dengan dokter Saka.

"Kalo boleh tau, siapa kekasih dokter?" tanya salah satu pasien itu penasaran.

"Iya. Saya juga penasaran!" sahut yang lain.

"Wah, beruntung sekali bisa memiliki kekasih seperti dokter Saka."

Arini mendesah dan hanya bisa menggelengkan kepala dengan pelan.

"Dia, kekasih saya!" jawab Saka merangkul Arini dengan erat.

Arini terbelalak kaget. Ia tak menyangka jika dokter saka membuat pernyataan yang seharusnya tak terucap dari mulut sang dokter.

"Apa maksud, Dokter?" lirih Arini mencubit pinggang Saka.

"Jadi, kekasih dokter suster Arini?" tunjuk mereka serempak. Terkejut dan terperangah, itulah yang terjadi pada mereka.

"Iya, suster Arini adalah kekasih saya. Ya 'kan, Sayang?" tanya Saka mengedipkan satu matanya.

Arini mengernyit. Ia bingung dengan  apa yang dilakukan oleh Saka kepadanya.

Sialan! Bisa-bisanya dia membuatku dalam masalah besar. Apa dia tak memikirkan keselamatanku akan tindakan bodohnya ini? gumam batin Arini mengernyitkan dahi.

Sesaat, Arini seakan tak mampu menegak salivanya sendiri. Tatapan mereka begitu  tajam. Perlahan, ia  mulai melepas rangkulan Saka dan mencoba untuk menjelaskan akan kebenarannya.

"Ibu-ibu, sebelumnya saya ...," kata  Arini terhenti dan terkejut saat mereka tersenyum tiba-tiba ke arahnya.

"Syukurlah, kalo suster Arini yang menjadi kekasih Dokter Saka. Cocok banget!" ujar salah satu dari mereka.

"Iya, saya juga sudah menebaknya kalo kalian itu berjodoh!" sahut yang lain.

Saka dan Arini mengerling.  Mereka menatap satu sama lain dan tak menyangka jika ibu-ibu itu malah mendukung hubungan mereka.

****

Di kamar, Aura mondar-mandir ke sana kemari. Tangan kanannya tak berhenti  memegang handphone miliknya. Ia bingung, bagaimana caranya memutuskan Saka dengan cara baik-baik.

"Apa alasannya?" tanyanya berpikir.

Ia menulis beberapa pesan di ponsel dan menghapusnya kembali. Jari jemari tangannya seakan menolak menulis kata-kata perpisahan untuk saka. 

"Maafkan aku, Sayang. Aku tak bisa mempertahankan janji kita. Mungkin ini yang terbaik buat kita," gumam Aura menatap foto Saka yang terpampang jelas di figura.

"Aura, kamu sudah memilih Devian. Mau nggak mau, kamu harus putus dengan Saka!" katanya seorang diri seraya menarik nafas dan membuangnya. Jari jemari tangannya dengan cepat  memblokir nomor Saka.

***

"Apa kamu mau ikut pulang ke Jakarta?" tanya Saka mensejajarkan diri mengikuti langkah Arini yang berjalan di sampingnya.

"Apa Dokter mau pulang ke Jakarta?" tanya Arini balik.

"Heem. Besok kakakku akan menikah. Aku tak mau melewatkan momen-momen yang indah itu. Dan aku juga ingin melamar kekasihku," ucap Saka seraya menaikkan alis tebal miliknya.

"Besok?"

"Heem."

"Emang kita boleh cuti? Trus, siapa yang menggantikan posisi kita?" tanya Arini bingung.

"Kamu nggak usah khawatir! Saya sudah mempersiapkan itu semua," ucap Saka tersenyum senang.

"Dokter sudah mempersiapkan semuanya?" tanya Arini mengernyit.

"Heem. Setelah ini, kamu mau kemana?" tanya Saka menghentikan langkah Arini.

"Saya mau pulang, Dok!" Jawab Aura.

"Kamu ikut saya, ya?" kata Saka yang spontan menggandeng tangan Arini.

Arini tidak bisa menolak. Bagaimana pun juga, Saka sudah membantu banyak dirinya selama ini. Ia sangat berhutang budi pada saka.  Sejenak, ia mengerling saat Saka mengajaknya ke toko perhiasan yang ada di kota Papua. Kedua bola matanya tak berhenti berputar melihat berbagai jenis perhiasan yang ada di toko tersebut.

"Wah, bagus banget!" kata Arini yang begitu terpesona dengan keindahan bentuk dan model perhiasan.

"Pilihlah satu cincin yang kamu inginkan dan pas di jari tangan kamu." Perkataan Saka yang membuat Arini terbelalak kaget.

"Untuk saya, Dok?" tanya Arini menunjuk dirinya sendiri.

"Iya," jawab Saka yang membuat Arini tak mampu mengedipkan matanya.

What? Dia membelikan

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Untuk dr. Saka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
9.3
Divonis hanya memiliki sisa tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, David, memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, sang adik angkat. Alih-alih melawan, ia memilih menghentikan pengobatan, menyetujui perceraian, serta merelakan anak dan bisnis perhiasannya diambil alih oleh Emma. Di saat seluruh keluarganya memuji keputusan tersebut tanpa rasa curiga, ia menanti reaksi mereka saat ajal akhirnya menjemputnya.
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Cinta matiku pada sang tunangan, Bima Wijoyo, berakhir tragis saat ia membiarkanku terpanggang api di studio seni demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terbangun di masa lalu tepat sebelum rapat keluarga besar dimulai, aku membawa memori pahit tentang kobaran api itu. Kali ini, aku berdiri kokoh untuk membatalkan pertunangan kami di hadapan semua orang. Aku bersumpah tidak akan mati konyol untuk kedua kalinya.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Sampul Novel Rahasia di Koper Suamiku
8.5
Kehidupan pernikahan Dewi yang semula tenang seketika runtuh setelah ia mendapati benda asing milik seorang wanita di koper suaminya. Kejadian tak terduga ini menuntunnya mengungkap berbagai kebusukan dan rahasia kelam yang selama ini disembunyikan sang suami dengan rapi. Terluka akibat perselingkuhan tersebut, Dewi kini dihadapkan pada pilihan hidup yang berat. Apakah ia akan pasrah menerima rasa sakit, atau justru memilih bangkit untuk membalas dendam?
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Demi kebebasan, Dara Jelita terpaksa menikahi Raka Barawijaya atas desakan sang ayah. Remaja berusia 18 tahun ini pun berniat mengungkap rahasia kelam di Kafe Nirwana, bisnis milik suaminya. Namun, penyelidikan tersebut justru menyeret Dara ke dalam misteri yang lebih rumit bersama Raka yang dikenal buas. Kini, ia dihadapkan pada pilihan sulit: menghancurkan usaha sang suami atau justru melindungi pria tersebut dari bahaya yang mengintai.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED