Sampul Novel Cinta Sang Majikan

Cinta Sang Majikan

9.7 / 10.0
Trauma masa lalu membuat Amber Aileen putus asa hingga hampir mengakhiri hidupnya. Beruntung, Gavin Austin datang menyelamatkannya. Di balik reputasinya sebagai pria yang dingin dan kejam, Gavin memperlakukan Amber dengan sangat lembut. Sikap ini memicu kemarahan dari ibu serta tunangan Gavin. Hubungan mereka kian erat setelah sebuah malam intim terjadi. Namun, di tengah kehamilan Amber, sebuah rahasia mengejutkan dari Gavin mengancam masa depan dan janji manis mereka.

Cinta Sang Majikan Bab 1

“Jangan! Jangan lakukan itu! Jangan hancurkan kehidupan kamu!”

“Gadis cantik, kamu masih memiliki masa depan yang cerah!”

Suara teriakan terdengar dengan sangat jelas di bawah bangunan dengan dua belas lantai itu. Banyak orang berkerumun dan meneriakkan hal yang sama. Semua mendongakkan kepala, menatap ke arah bagian paling puncak gedung pencakar langit itu, berharap seseorang yang ada di atasnya tidak melakukan tindakan bunuh diri.

Namun, gadis berambut sepundak itu tidak mendengarkan sama sekali. Manik matanya menatap kerumunan yang ada di bawahnya dengan air mata terus mengalir. Terpaan angin kencang sesekali membuat rambutnya yang lurus bergerak. Pakaian sederhana yang dia kenakan pun sesekali bergerak, mengiktui arah angin yang terasa cukup panas. Hingga membuat gadis itu menutup mata secara perlahan.

Jangan, jangan lakukan itu, Om. Jangan sentuh aku!

Jangan. Tidak. Jangan. Tolong!

Sebuah ingatan melintas. Amber yang mengingatnya pun membuka mata dengan cepat. Terdengar deru napas berat yang begitu jelas. Raut wajah takut langsung tergambar, membuat Amber menelan saliva pelan. Degup jantungnya pun berdetak cukup keras, membuatnya meremas rok bergelombang yang dia kenakan.

Sejenak, Amber menatap kerumunan di bawahnya. Semua orang seakan mencemaskan dirinya, membuat Amber tertawa kecil. Di saat keluarganya membuangnya, kenapa orang asing begitu mencemaskan dirinya? Sebenarnya, mereka benar cemas atau hanya sekedar takut akan terjadi hal tidak menyenangkan di bangunan tempat mereka tingga? Pada akhirnya, tebakan kedua pastilah yang benar.

Amber menarik napas dalam dan membuang perlahan. Dunia memang tidak pernah berpihak dengannya. Dia yang sudah menjadi yatim piatu harus tinggal dengan sang paman yang tidak menyukai dirinya. Mungkin, jika rumah yang mereka tempati bukanlah peninggalan dari orang tuanya, Amber yakin, sejak kecil dia sudah tinggal di jalanan. Menyadari tidak ada seseorang yang harus dia pikirkan, Amber mulai melangkahkan kaki, menuju ke arah pinggir rooftop. Dia akan mengakhiri hidupnya saat ini juga. Lagi pula, untuk apa dia hidup kalau tidak ada yang menginginkannya?

“Jangan lakukan itu!”

Amber yang mendengar suara teriakan itu begitu dekat pun menghentikan langkah. Hanya kurang tiga langkah dan hidupnya akan berakhir saat ini juga. Namun, teriakan itu membuat Amber menghentikan niatnya. Dengan tenang, dia memutar tubuh dan melihat wanita paruh baya tengah berdiri di depannya dengan napas tersengal.

“Gadis cantik, jangan lakukan itu. Jangan akhiri hidup kamu yang masih muda ini,” ucap wanita itu, menatap Amber lekat.

Amber yang mendengar pun tersneyum sinis dan mengalihkan pandangan. “Kenapa? Kamu takut aku akan mati dan menjadi arwah gentayangan di bangunan itu sehingga mengganggu kehidupan kalian?” tanya Amber sinis.

“Bukan karena itu. Lagi pula, aku tidak tinggal di sini. Jadi, aku tidak mempermasalahkan hal itu,” jawab wanita itu dengan tenang.

“Kalau begitu, kenapa kamu menghentikanku? Aku tidak mengenal kamu dan aku tidak akan menuruti kemauan kamu. Aku ke sini untuk mengakhiri hidup dan aku tidak akan mendengarkan apa pun yang kalian katakan.” Kali ini, Amber terlihat sangat serius dengan apa yang dia ucapkan.

“Aku Mega. Aku ke sini karena aku tidak mau kamu melakukan hal gila. Kamu masih memiliki kehidupan yang panjang. Kamu masih muda dan tidak seharusnya kamu mengakhiri hidup dengan cara seperti ini. Kamu masih memiliki masa depan yang cerah, Nak.”

“Masa muda dan masa depan yang cerah,” ulang Amber dan tertawa kecil. “Dimana letak masa depan yang cerah, Nyonya? Sekarang aku bahkan tidak memiliki tempat tinggal. Orang tuaku meninggalkanku sejak kecil, menjadikanku anak yatim dan piatu. Sekarang, aku diusir dari rumahku sendiri karena masalah yang tidak aku inginkan. Selain itu, masyarakat menolak kehadiranku. Mereka mencemooh. Padahal aku tidak melakkan kesalahan apa pun. Aku hanya korban pemerkosaan dan mereka begitu mengucilkanku. Mereka bilang, aku membawa nama buruk untuk desa dan keluargaku. Coba katakan, dimana masa depanku?!”

Amber menitikkan air mata dan menatap wanita di depannya lemah. “Aku juga tidak mau mengalaminya. Aku tidak mau menjadi korban pemerkosaan seperti ini. Aku juga tidak mau menjadi bahan cemoohan. Aku tidak bersalah apa pun, tetapi mereka malah menghukumku dan bukan pria-pria kurang ajar itu,” lanjut Amber.

Mega yang mendengar hal itu pun terdiam, menatap Amber yang begitu lemah. Dia bisa melihat raut wajah frustasi dari gadis itu. Tubuh ringkih dan pakaian sederhana seakan membuatnya tampak semakin menyedihkan. Hingga perlahan, dia mengulurkan tangan dan menatap lekat.

“Kalau mereka tidak menerima dan membuang kamu, ikutlah denganku. Kamu mulai semua dari awal dengan kehidupan yang jauh lebih baik. Aku pastikan, kamu akan bahagia di tempat baru kamu,” ucap Mega.

Amber yang sejak tadi menundukkan kepala pun menatap ke arah Mega berada. “Kemana?”

***

“Selamat malam, Tuan,” sapa seorang pelayan sembari menundukkan kepala.

Namun, sapaannya tidak mendapat jawaban sama sekali. Pria itu masih terus melangkahkan kaki lebar. Raut wajahnya sama sekali tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Tatapan setajam elang pun tidak beralih sama sekali. Hingga dia yang sudah sampai di ruang makan pun menghentikan langkah dan menatap dua orang yang tengah duduk bersebelahan dengan raut wajah bahagia.

“Ma,” panggil Gavin dengan tenang.

Kala—mama Gavin yang mendengar hal itu pun langsung menghentikan obrolan. Manik matanya menatap ke asal suara dan tersenyum lebar ketika melihat putra tunggalnya itu datang. Dengan tenang, dia bangkit dan melangkahkan kaki, menuju ke arah putranya.

“Kamu sudah pulang dari tadi?” tanya Kala ketika sudah berhenti di depan Gavin.

“Baru saja,” jawab Gavin singkat. Manik matanya beralih, menatap wanita dengan pakaian modis yang tengah duduk dan menatapnya lekat.

Kala yang mengerti dengan tatapan putranya pun mengulum senyum. Dia meraih lengan Gavin dan berkata, “Eveline sudah menunggu kamu dari tadi. Dia mau makan malam bersama dengan kita dan karena sekarang sudah lengkap, mama rasa kita sudah bisa memulainya.”

Namun, Gavin yang mendengar hanya diam. Dia tidak menolak, tetapi tidak juga antusias. Dia hanya melangkahkan kaki, menuju ke arah meja makan dan mengikuti sang mama. Sampai dia yang sudah berada di sana pun duduk di kursi paling depan, membiarkan pelayan lain menyiapkan makanan di piring mereka.

Eveline yang sejak tadi menatap Gavin pun tersenyum lebar. “Gavin, bagaimana kabar kamu? Aku dengar kamu baru membuka kantor cabang baru. Apa semuanya lancar? Kalau kam….”

Gavin yang mendengar ocehan Eveline pun hanya diam. Dia memilih mengalihkan pandangan, menatap ke arah lain dan mendapati Mega tengah melangkah ke arahnya. Namun, bukan asisten rumah tangganya yang menarik perhatian. Gavin yang melihat lebih tertarik dengan gadis yang berdiri di sebelah Mega. Hingga keduanya berhenti tidak jauh dari Gavin, membuat pria itu menatap tajam.

“Kamu membawa siapa, Mega?”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Sang Majikan

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia menikah dengan Seno Bagaskara, seorang pria kaya raya. Di kediaman megah keluarga suaminya, ia harus beradaptasi tinggal bersama para ipar. Namun, di balik kemewahan itu, bahaya mengintai. Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno serta suami dari iparnya memendam hasrat terlarang padanya. Kini, ia terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi situasi rumit ini?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel En-PD153
8.9
Kekasih lama yang kusangka sudah mati tiba-tiba kembali dengan membawa wanita hamil yang katanya telah menolongnya. Dengan lancang, dia menyuruhku tinggal bersama mereka dan menawarkan janji pernikahan palsu demi menikahi perempuan itu. Sebagai putri bangsawan sekaligus menantu dari dinasti konglomerat, aku menolak menjadi simpanan. Jika dia memilih melepaskan kemewahan ini, aku akan memastikan dia jatuh miskin tanpa sisa.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED