Sampul Novel Bali, Awal Baru Ibu Melindungi

Bali, Awal Baru Ibu Melindungi

8.2 / 10.0
Hidup Anggita hancur setelah sang ayah, Farhan, mencoret namanya dari ahli waris akibat hasutan Dahlia, sang asisten. Diusir dengan tuduhan kejam sebagai wanita mandul, Anggita justru mendapati dirinya sedang mengandung anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari ancaman keluarganya, ia nekat memalsukan identitas lalu kabur ke Bali. Di pulau tersebut, Anggita bertekad membuka lembaran baru dan bersumpah tidak akan pernah kembali ke masa lalunya.
Ringkasan Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
Hidup Anggita hancur setelah sang ayah, Farhan, mencoret namanya dari ahli waris akibat hasutan Dahlia, sang asisten. Diusir dengan tuduhan kejam sebagai wanita mandul, Anggita justru mendapati dirinya sedang mengandung anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari ancaman keluarganya, ia nekat memalsukan identitas lalu kabur ke Bali. Di pulau tersebut, Anggita bertekad membuka lembaran baru dan bersumpah tidak akan pernah kembali ke masa lalunya.
Baca Selengkapnya

Bali, Awal Baru Ibu Melindungi Bab 1

Di puncak karierku, notaris memberitahuku bahwa ayahku, Farhan Hadisaputro, telah mencabut hak warisku. Seluruh aset keluarga, termasuk bengkel batik legendaris kami, diwariskan kepada asistennya, Dahlia.

Aku hancur, terlebih saat melihat ayah merawat Dahlia yang sedang sakit dengan penuh kasih sayang, cinta yang seharusnya menjadi milikku.

Dahlia, yang ternyata hamil anak ayahku, menjebakku dua kali, membuatnya seolah-olah aku mendorongnya hingga keguguran.

Ayah murka dan mengusirku, bahkan menuduhku mandul. "Anggita tidak akan pernah bisa memberiku anak," ucapnya dingin.

Aku tidak hanya dikhianati, tapi juga dihina oleh ayah kandungku sendiri.

Di tengah keputusasaan, aku menemukan fakta yang mengejutkan: aku hamil anak kekasihku, Sagara.

Aku memutuskan untuk pergi, meninggalkan semua kepahitan di belakang. Dengan bantuan pengacara, aku mengubah identitasku dan memulai hidup baru di Bali, bersumpah untuk melindungi anakku dan tidak akan pernah kembali.

Bab 1

Anggita POV:

Kata-kata notaris itu terasa seperti palu godam yang menghancurkan seluruh duniaku dalam sekejap.

"Anggita, saya baru saja memeriksa wasiat terakhir Tuan Farhan Hadisaputro," Notaris itu menatapku dengan sorot mata yang penuh belas kasihan.

"Setahun yang lalu, beliau telah mencabut hak warismu."

Aku merasakan napas tertahan di paru-paru.

Tidak mungkin.

Ini pasti salah.

"Apa maksud, Bapak?" Suaraku serak, hampir tidak terdengar.

Notaris itu menghela napas.

"Semua aset keluarga, termasuk bengkel batik 'Hadisaputro' yang legendaris, akan diwariskan sepenuhnya kepada Nona Dahlia Pusponegoro."

Dahliá?

Asisten ayahku?

Duniaku berputar.

Aku menggelengkan kepala, mencoba mengusir kabut yang menyelimuti pikiranku.

Ini pasti mimpi buruk.

Baru saja aku kembali dari pameran internasional di Paris.

Karya-karyaku memenangkan penghargaan, dan aku berhasil mendapatkan kontrak besar yang akan membawa nama 'Hadisaputro' ke panggung dunia.

Aku ingin memberikan kejutan pada ayah.

Membuktikan padanya bahwa inovasi dan tradisi bisa berjalan beriringan.

Tapi sekarang, semua itu terasa seperti lelucon kejam.

Sebuah getaran di saku membuatku terlonjak.

Itu ponselku.

Sagara.

Kekasihku.

Ponsel itu bergetar lagi, menampilkan pesan darinya.

"Selamat, sayang. Aku bangga padamu. Kamu berhasil!"

Melihat pesan itu, hatiku terasa seperti dicabik-cabik.

Bagaimana aku bisa memberikan kejutan ini sekarang?

Kejutan yang seharusnya membahagiakan, kini terasa sangat pahit.

Dadaku sesak.

Udara di ruangan ini terasa menipasku.

Aku ingat senyum bangga ayah saat pertama kali aku menunjukkan desain batik modernku.

Aku ingat pelukannya yang hangat saat aku berhasil menjual karya pertamaku.

Apakah semua itu hanya pura-pura?

Apakah cintanya padaku hanya sebuah topeng?

Kenapa ini terjadi?

Sejak kecil, aku hidup untuk batik.

Batik adalah napasku, darahku.

Ayah mengajarkanku setiap lekuk, setiap makna di balik motif.

"Anggita, kamu adalah penerusku," kata ayah suatu kali.

"Warisan ini ada di tanganmu."

Kata-kata itu terngiang di telingaku, kini terdengar seperti ejekan.

Aku ingin percaya bahwa ini hanyalah kesalahpahaman.

Bahwa ayahku tidak akan pernah melakukan ini.

Namun, firasat buruk merayapi hatiku.

Firasat yang mengatakan bahwa segala sesuatu akan menjadi lebih buruk.

Aku harus mencari ayah.

Meskipun kakiku terasa berat, aku memaksa diriku bangkit.

Aku harus mendengar langsung darinya.

Mungkin notaris itu salah.

Mungkin ada penjelasan lain.

Pikiranku berpacu, membayangkan berbagai skenario.

Aku hanya ingin melihat ayah, memeluknya, dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Ketika aku tiba di rumah sakit, nafasku tercekat.

Bau antiseptik menyengat hidungku.

Di salah satu koridor yang sepi, aku melihatnya.

Farhan Hadisaputro.

Ayahku.

Maestro batik yang kuagumi.

Rambutnya yang beruban kini terlihat lebih berantakan.

Wajahnya tampak lelah, namun sorot matanya…

Sorot matanya menunjukkan kasih sayang yang tak terbatas.

Tapi bukan untukku.

Ayah sedang duduk di samping ranjang rumah sakit, menggenggam tangan seorang wanita.

Dahlia.

Asisten ayahku.

Tubuh Dahlia tampak lemah, wajahnya pucat pasi, namun senyum tipis tersungging di bibirnya saat ayah mengusap lembut keningnya.

Ayah membisikkan sesuatu, dan Dahlia terkekeh pelan.

Pemandangan itu menusukku lebih dalam dari pisau manapun.

Asisten yang telah bekerja dengan kami selama bertahun-tahun.

Wanita yang selalu tampak kalem dan patuh.

Wanita yang kini menerima seluruh warisanku.

Aku merasakan jantungku berdebar tak karuan.

Darahku mendidih.

Kepalaku mulai pusing.

Badanku bergetar hebat.

Aku ingin berteriak, ingin menghancurkan apa pun di dekatku.

Namun, suaraku tercekat di tenggorokanku.

Aku hanya bisa berdiri di sana, seperti patung, menyaksikan pengkhianatan ini terkuak di depan mataku.

Ayah, yang selalu kudambakan cintanya.

Ayah, yang selalu kujadikan panutan.

Dia merawat wanita lain dengan kasih sayang yang seharusnya menjadi milikku.

Selama ini, aku telah mencurahkan seluruh hidupku untuknya, untuk nama 'Hadisaputro'.

Dua puluh delapan tahun.

Dua puluh delapan tahun aku percaya pada warisan itu.

Dua puluh delapan tahun aku percaya pada cintanya.

Betapa bodohnya aku.

Kini aku tahu.

Cinta itu hanyalah sebuah ilusi yang manis.

Sebuah kebohongan yang kejam.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Bali, Awal Baru Ibu Melindungi

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Kemenangan sepuluh kali beruntun di arena tak menghalangi Roderick untuk mengkhianatiku. Tunanganku itu justru asyik bermesraan dengan cinta pertamanya, bahkan membiarkan perempuan itu menghinaku sebagai sosok kasar tak berkelas. Kelembutan Roderick lenyap, digantikan pernyataan cinta untuk wanita lain di depanku. Dengan hati dingin, kuhubungi ayahku yang merupakan bos mafia. Aku meminta pertunangan ini dibatalkan demi mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED