Sampul Novel Antara Cinta dan Keluarga

Antara Cinta dan Keluarga

8.0 / 10.0
Kehidupan asmara dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga mulai terusik sejak sepupu sang kekasih yang baru bercerai menumpang tinggal bersama anaknya. Wanita hamil itu bersikap semena-mena dan menganggap pacar protagonis sebagai pelindungnya. Ia memendam kebencian mendalam karena merasa sepupunya telah direbut. Ketegangan mencapai puncak di sebuah acara keluarga ketika anak kecilnya sengaja menyiramkan minuman sambil berteriak histeris, menuduh sang protagonis telah merebut ayahnya.
Ringkasan Antara Cinta dan Keluarga
Kehidupan asmara dalam novel modern Antara Cinta dan Keluarga mulai terusik sejak sepupu sang kekasih yang baru bercerai menumpang tinggal bersama anaknya. Wanita hamil itu bersikap semena-mena dan menganggap pacar protagonis sebagai pelindungnya. Ia memendam kebencian mendalam karena merasa sepupunya telah direbut. Ketegangan mencapai puncak di sebuah acara keluarga ketika anak kecilnya sengaja menyiramkan minuman sambil berteriak histeris, menuduh sang protagonis telah merebut ayahnya.
Baca Selengkapnya

Antara Cinta dan Keluarga Bab 1

Kakak sepupu pacarku baru saja bercerai dan tinggal sementara di rumah pacarku. Dia sedang hamil besar dan membawa serta anaknya yang berusia 5 tahun.

Dengan sikap seolah-olah semuanya sudah menjadi haknya, dia menganggap pacarku sebagai sandaran hidupnya dan menunjukkan ketidaksukaannya padaku. Dia merasa bahwa aku telah "merebut" adik sepupunya.

Suatu hari saat acara keluarga, putranya tiba-tiba menyiramkan minuman ke arahku dan berseru, "Kamu nggak boleh merebut ayahku!"

Situasinya mendadak kacau. Semua orang tertegun tak percaya. Ayah, Ibu, dan Edwin buru-buru menghampiriku untuk mengelap noda lengket jus jeruk di gaun yang kupakai.

Sementara itu, aku masih terdiam. Aku belum sepenuhnya memahami apa yang terjadi dan hanya memandang bocah yang terlihat marah itu.

Bocah itu baru berusia lima tahun, tapi alis dan matanya sangat mirip dengan ibunya. Wajahnya manis dan menggemaskan. Namun saat ini, tatapannya penuh dengan amarah seperti seorang kesatria yang merasa perlu menegakkan keadilan.

Kakak sepupu pacarku, Lakita, berjalan mendekat. Dia menarik bocah itu, lalu berucap dengan santai, "Vito, itu bukan ayahmu. Dia pamanmu."

Lakita tidak memarahinya, bahkan tidak menunjukkan rasa kesal. Dia langsung berniat membawa anaknya pergi begitu saja.

Ibuku yang sudah naik darah langsung membentaknya dengan emosi, "Berhenti! Minta maaf pada putriku! Apa seperti ini cara kalian mendidik anak?"

Namun, Lakita tetap menunjukkan ekspresi tak peduli. Alisnya mengerut, seolah-olah kami yang sedang membuat masalah besar.

Lakita hanya membalas, "Dia masih kecil, mana tahu apa-apa?"

Aku yang semula coba menahan diri, akhirnya tidak bisa lagi. Dengan suara yang lebih rendah tapi penuh kemarahan, aku menimpali, "Kalau dia nggak ngerti, apa kamu juga nggak ngerti?"

Orang tua Edwin mulai mencoba menenangkan suasana. Alih-alih meminta Lakita dan Vito untuk minta maaf, mereka malah menasihatiku agar lebih bijaksana.

Salah satu dari mereka berujar, "Jessy, sudahlah jangan terlalu dipermasalahkan. Hari ini, kita semua berkumpul untuk bersenang-senang." Nada suaranya membuatku terdengar seperti orang yang terlalu berlebihan.

Pertemuan hari ini adalah pertemuan resmi pertama keluarga kami untuk bertemu keluarga Edwin. Semua kerabat penting dari kedua belah pihak hadir.

Bahkan, aku mengenakan gaun yang selama ini aku sayangi dan hanya sesekali kupakai. Namun hanya dengan sebotol minuman, Vito menghancurkan gaun yang harganya lebih dari 4 juta itu.

Aku sangat marah. Vito bahkan tidak mengucapkan sepatah kata maaf. Suasana pun menjadi tegang. Saat itu, keponakanku yang selama ini berdiri di samping, tiba-tiba mengambil sebotol minuman dan menyiramkannya ke arah Vito.

Seluruh ruangan langsung gempar. Lakita berteriak kaget sambil tergesa-gesa mengambil tisu untuk mengelap anaknya. Sambil melakukannya, dia memelotot ke arah kami dengan marah.

Kakak sepupuku, Paulo, hanya mengacak-acak rambut anaknya, lalu mengulangi ucapan Lakita barusan, "Dia masih kecil, nggak ngerti apa-apa. Jangan dipermasalahkan."

Itu adalah serangan balik yang telak. Ironisnya, kalimat itu persis seperti yang diucapkan oleh Lakita sebelumnya. Kini, dia tak bisa membantah lagi. Hatiku pun sedikit merasa lega.

Setelah itu, Edwin menarik Vito dan memberi tahu dengan tegas, "Cepat minta maaf pada Bibi Jessy!"

"Ogah!" tolak Vito mentah-mentah. Melihat pamannya yang biasanya paling memanjakannya tiba-tiba membentaknya, dia makin yakin bahwa aku adalah wanita jahat.

Vito pun berseru sambil mendorongku dengan sekuat tenaga, "Pergi dari sini! Aku nggak mau kamu jadi bibiku!"

Dalam bayanganku, anak lima tahun seharusnya polos dan ceria. Namun, kenapa Vito bisa memendam kebencian sebesar ini terhadap orang lain?

Aku benar-benar tidak percaya bahwa ini bukan karena pengaruh lingkungan. Aku mendongak, lalu memandang Lakita yang berdiri tidak jauh dariku. Dia masih berdiri di sana dengan santai, seolah-olah tidak ada yang terjadi.

Bahkan, perutnya yang sudah membesar terlihat naik turun karena napasnya. Hanya saja, entah kenapa itu justru membuatku makin kesal.

Orang tuaku yang sudah tidak bisa menahan amarah lagi pun menarikku sambil berucap, "Aku rasa nggak perlu lagi melanjutkan hubungan ini!"

Melihat kami pergi, Edwin langsung panik. Dia menarik Vito dengan paksa dan memaksanya meminta maaf.

"Edwin, apa wanita ini lebih penting daripada keponakanmu?" Lakita yang sebelumnya tak acuh, tiba-tiba berubah galak saat melihat anaknya diperlakukan kasar. Orang tua Edwin juga mencoba menenangkan situasi, tapi lagi-lagi mereka lebih membela Vito.

Melihat sikap keluarganya yang seperti itu, orang tuaku makin kesal. Mereka langsung menarikku keluar dari restoran dengan langkah cepat.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Antara Cinta dan Keluarga

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
9.3
Divonis hanya memiliki sisa tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, David, memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, sang adik angkat. Alih-alih melawan, ia memilih menghentikan pengobatan, menyetujui perceraian, serta merelakan anak dan bisnis perhiasannya diambil alih oleh Emma. Di saat seluruh keluarganya memuji keputusan tersebut tanpa rasa curiga, ia menanti reaksi mereka saat ajal akhirnya menjemputnya.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
8.4
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica harus menelan pil pahit di hari ulang tahun pernikahannya. Alih-alih merayakan momen spesial, dia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam suaminya, Rio Aditya. Rio ternyata berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa rasa cinta yang tersisa dan waktu yang kian menipis, Jessica memutuskan untuk merelakan semuanya, bersiap pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel I Fall Endlessly
8.1
Kasih sayang mendalam sebagai ibu memaksa Neva Zetrix mengesampingkan harga dirinya demi melindungi sang anak yang tak berdosa. Setiap hari, ia harus tunduk dan bersikap rendah hati di hadapan Brian Anderson yang sangat dominan. Demi keselamatan buah hatinya, Neva rela bertahan melewati penderitaan batin dan tekanan konstan. Kisah perjuangan penuh pengorbanan ini memperlihatkan ketegaran seorang wanita dalam menghadapi peliknya dinamika hubungan yang menjerat hidupnya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Menjebak Ivander dalam pernikahan paksa rupanya menjadi penyesalan terbesar bagi Nada. Meski begitu, cara ekstrem ini adalah satu-satunya jalan agar ia bisa mendampingi pria yang dahulu pernah ia hancurkan hidupnya. Terbelenggu rasa bersalah, Nada kini bertekad menebus dosa masa lalu lewat pengabdiannya sebagai istri. Namun, mampukah ketulusan Nada melunakkan dinginnya kebencian Ivander, ataukah perjuangannya meraih maaf justru berujung sia-sia?
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
9.0
Demi melindungi ayahnya, sang protagonis rela disiksa penculik hingga tewas. Tragisnya, sang ayah justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya dan mengabaikan telepon terakhir korban dengan sumpah serapah. Jasadnya kemudian ditemukan di dalam pot bunga depan kantor polisi. Sang ayah yang bertugas melakukan otopsi menyadari kekejaman luar biasa sang pelaku, tanpa pernah menyadari bahwa korban di hadapannya adalah anak kandung yang sangat ia benci.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED