Bab 1

Suasana makan malam di dalam rumah tuan Liam Sterling sangat menyenangkan sekali, hingga terdengar keluar suara tawa mereka.

"Liam Sterling , aku mau kita cerai dan kamu harus menikahi Joy Swift adik sepupuku .!"

Ucapan serius nyonya Joan Swift langsung meredam suara tawa mereka.Tuan Liam Sterling hanya bisa menghela nafas berat dan menatap wajah nyonya Joan Swift istrinya.

"Sebenarnya kalian berdua ada masalah apa .?. Kenapa harus bercerai , Joan Swift .?"

Tanya Joy Swift adik sepupunya yang terkenal sopan, baik, dan ramah tak pernah sedikit pun meninggikan suaranya setiap kali berbicara.

"Lima tahun kami menikah tapi aku tak kunjung hamil juga , joy. Aku mau Liam Sterling mempunyai anak."

Suara lembut nan merdu nyonya Joan Swif selalu di sukai oleh mereka yang ada di rumah itu tapi kali ini terasa mengandung kesedihan mendalam di suara nyonya cantik itu.

"Tidak bisa , Joan Swift. Aku tidak mau merusak kebahagiaan rumah tanggamu. Aku ini adik sepupumu.!"

seru Joy Swift nyaris kalap berteriak di hadapan Joan Swift sang kakak sepupunya yang kini berkaca-kaca matanya.

"Tolonglah, Joy Swift. Kamu harus menikah resmi dengan Liam Sterling dan harus hamil.!,"

Leher wanita cantik itu tercekat ketika mengatakan hal itu pada Joy Swift adik sepupu kesayangannya.

"Maafkan aku, Joan Swift. Aku tidak bisa menuruti kemauanmu.!"

Joy Swift menunduk ketika melihat tawa getir terbit dari bibir Joan Swift itu.

"Aku berhak memilihkan istri untuk suamiku karena aku tidak mau Liam Sterling menikah dengan perempuan lain selain dirimu , Joy Swift.!"

Mendengar perkataan kakak sepupunya, Joy Swift menggigit bibir bawahnya karena benar-benar tak tahan akan permintaan yang tak masuk akal saat ini.

"Apa maksudmu dengan semua ini, Joana Swift istriku sayang .?"

Nyonya Joan Swift tersentak mendengar pertanyaan tuan Liam Sterling suaminya. Ia tidak bisa menjawab pertanyaan suaminya dan ini membuat emosi suaminya meledak. Joy Swift merasa ada yang di rahasiakan oleh nyonya Joan Swift.

"KENAPA KAMU DIAM , JOAN SWIFT .?. KAMU PIKIR PERNIKAHAN KITA MAIN-MAIN.?"

teriak tuan Liam Sterling kalap ketika melihat Joan Swift istrinya menangis di hadapannya.

*PRANG*

Tuan Liam Sterling membanting gelas wine di hadapan istrinya hingga pecah bertaburan di lantai. Nyonya Joan Swift menahan diri tak menjerit walaupun tak kuasa melihat kemarahan suaminya karena keinginannya .

"Aku pamit pulang.!"

Ujar Joy Swift yang langsung bangkit berdiri dari duduknya dan mengayunkan langkahnya hendak keluar dari rumah tuan Liam Sterling tersebut.

"Jika kalian berdua menolak keinginanku, lebih baik aku mati saja.!"

Seru nyonya Joan Swift sembari mengambil pisau dan menempelkan di leher sendiri.

"Jangan gila, Joan Swift sayang .!"

Ujar tuan Liam Sterling sembari melangkah maju , hendak mengambil pisau dari tangan istrinya.

"Aku mau kita cerai dan kamu menikah resmi dengan Joy Swift adik sepupuku , Liam Sterling .!"

Sahut nyonya Joan Swift yang kini menangis tersedu sambil melangkah mundur dan menekan pisau di lehernya. Joy Swift mengurungkan niatnya keluar rumah , ia menutup mulutnya melihat kakak sepupunya yang bertindak nekad ingin menyembelih lehernya sendiri .

"Joan Swift, aku mohon jangan bertindak nekad seperti ini .!"

Cegah Joy Swift yang berusaha mendekati kakak sepupunya yang mengalihkan pandangannya pada tuan Liam Sterling.

"Ambil kertas dan tulis perjanjian kita bercerai atas keinginganku dan kamu harus menikahi Joy Swift adik sepupuku , Liam Sterling .!"

Tuan Liam Sterling menghela napas panjang ,. mendengar perintah istrinya yang makin nekad menempelkan pisau di lehernya. Akhirnya mau tidak mau dengan penuh keterpaksaan, tuan Liam Sterling menuruti kemauan nyonya Joan Swift istrinya, menulis surat perjanjian.

"Kalian berdua harus menandatangani surat perjanjian itu .!"

Dengan berat hati, tuan Liam Sterling dan Joy Swift menandatangani surat perjanjian tersebut. Nyonya Joan Swift meletakkan pisau dan ikut menandatangani surat perjanjian. Pasti semua orang beranggapan nyonya Joan Swift ini perempuan tolol dan gila karena tidak mensyukuri perkawinannya dengan tuan Liam Sterling yang kaya raya, tampan , setia juga sangat mencintainya. Tuan Liam Sterling kategori suami nyaris sempurna tapi nyonya Joan Swift memaksa menceraikan dirinya dan yang lebih sintingnya lagi , nyonya berparas cantik malah mengharuskan tuan Liam Sterling menikahi Joy Swift adik sepupunya. Namun, nyonya Joan Swift mempunyai alasan kuat... Dirinya amat sangat mencintai tuan Liam Sterling suaminya dan menginginkan kebahagiaan bagi suaminya. Hatinya hancur saat mendengar keinginan mertuanya untuk menikahkan suaminya dengan perempuan lain karena nyonya Joan Swift dianggap perempuan mandul yang tidak bisa memberi keturunan bagi keluarga Sterling. Akhirnya dengan berat hati, ia harus gerak cepat sebelum mertuanya menikahkan suaminya dengan perempuan lain. Nyonya Joan Swift memilih Joy Swift adik sepupunya yang harus menjadi istri bagi tuan Liam Sterling suaminya tercinta. Semua orang tahu, sejak kematian kedua orang tua nyonya Joan Swift maka orang tua Joy Swift yang langsung mengambil alih tanggung jawab merawat dan membesarkan nyonya Joan Swift. Bahkan orang tua kandungnya Joy Swift yang menikahkan nyonya Joan Swift dengan tuan Liam Sterling. Semua orang juga tahu dua perempuan sepupu ini saling menyayangi bagaikan saudara kandung. Orang tua Joy Swift baru meninggal dua tahun yang lalu karena terserang sakit malaria. Habis semua uang peninggalan orang tua Joy Swift untuk membayar hutang pengobatan, semenjak itu Joy Swift hidup serba kekurangan. Timbul pikiran di diri Joan Swift untuk membalas semua kebaikan orang tua Joy Swift yang sudah meninggal, juga didukungnya rasa sayangnya pada Joy Swift yang sudah dianggap seperti adik kandungnya maka ia mengharuskan suaminya menikah dengan adik sepupunya.

💅

SEBULAN KEMUDIAN,

Nyonya Joan Swift sendiri yang menyuruh pengacara mengurus perceraian karena tuan Liam Sterling menolak keras mengurus perceraian mereka .

"Ayo kita pergi ke rumah orang tuanya Liam Sterling. Kukenalkan kamu pada mereka berdua. Tebalkan telingamu jika mendengar perkataan mereka .!"

Seloroh nyonya Joan Swift sembari menjewer telinga adik sepupunya, mereka berdua tertawa sambil menuju ke rumah keluarga Sterling.

"Joy Swift, aku mau kamu menikah resmi dengan Liam Sterling. Kamu harus hamil , mendapatkan kehidupan layak. Kita ini bukan orang miskin , juga tidak dibesarkan di keluarga miskin dan aku tidak mau kamu hidup dalam kesulitan ekonomi.!"

Nasehat Joan Swift , sembari menghidupkan mesin mobilnya.

"Lebih baik Liam Sterling menikah denganmu daripada dengan perempuan lain yang tidak jelas. Karena aku yakin kamu perempuan baik yang mempunyai jiwa keibuan bagi anak-anak kalian , !"

Bab 2

Joy Swift menoleh pada Joan Swift yang fokus mengemudi.

"Harusnya kamu memilih perempuan lain jangan aku untuk menjadi istrinya Liam Sterling. Aku tidak mencintainya, Joan Swift .!"

Tukas Joy Swift dengan nada kesal. Joan Swift tertawa keras terbahak-bahak...

"Aku ini membantu Liam Sterling bekerja di perusahaannya dan tentunya aku tidak mau perempuan lain merasakan jerih payahku, Joy Swift. Lebih bagus , jerih payahku itu kamu yang merasakan. Nanti setelah kamu resmi menjadi istri Liam Sterling , pasti kamu tahu sendiri.!"

Joan Swift meluncurkan mobilnya masuk ke halaman rumah mewah orang tuanya tuan Liam Sterling.

"Ayo, Joy Swift .!"

Ajak Joan Swift sembari keluar dari mobilnya, mereka berdua mengayunkan langkah masuk ke dalam rumah mewah,

"Nyonya Joan Swift, silahkan masuk .!"

Sambut seorang pelayan dengan sopan. Joan Swift menggandeng adik sepupunya masuk ke dalam ruang tamu dan duduk di sofa empuk , sepasang suami istri melangkah ke ruang tamu dan duduk di hadapan mereka berdua.

"Aku sudah resmi cerai.!"

Ucap nyonya Joan Swift tanpa basa-basi, ditunjukan secarik kertas bukti cerai dari pengadilan. Tuan nyonya membaca surat cerai.

"Ini Joy Swift adik sepupuku yang masih perawan dan dia yang harus menikah dengan Liam Sterling."

Mantan mertua nyonya Liam Sterling menatap Joy Swift yang tersenyum ramah sambil mengangguk.tanoa sepengetahuan tuan Liam Sterling , memang kedua orang tuanya menyuruh Joan Swift bercerai tapi mereka sepakat jika Joan Swift yang mencarikan calon istri untuk tuan Liam Sterling.

"Baguslah jika dia masih perawan dan aku harap dia tidak mandul seperti dirimu, Joan Swift.!"

Sontak Joy Swift ternganga mulutnya mendengar kasarnya ucapan calon ibu mertuanya terhadap dirinya dan kakak sepupunya yang tertawa tenyah.Nyonya Sterling melipat tangan di dada. Matanya juga tajam memindai Joy Swift yang duduk di samping Joan Swift.

"Tak perlu khawatir, nyonya Sterling. Adik sepupuku subur tapi dia bukan mesin pembuat cucu. Aku harap jangan bikin dia stress karena ucapan dan perlakuan kasar mertua bisa membuat menantu stress dan sulit hamil.!"

Seloroh nyonya Joan Swift dengan santai tanpa beban meskipun perkataannya menohok tepat sasaran.

"Kamu benar, Joan Swift. Tapi apa kamu tahu sia-sia perempuan pintar, cantik, baik, sukses , kaya kalau mandul .?. Mertua mana yang mau punya menantu mandul .?"

Nyonya Joan Swift tertawa mendengar ekstrim-nya perkataan mantan ibu mertuanya. Suara tawa sengau yang terdengar menyakitkan.

"Mana kita tahu rencana tuhan di hidup tiap orang , nyonya Sterling .?!. Aku malas berdebat karena masih banyak yang harus kuurus.!"

Jawab Joan Swift dengan riang sambil tersenyum miring pada tuan nyonya Sterling yang terkenal angkuh dan suka menghina semua orang.

" Ohya, aku yang mengurus pernikahan adik sepupuku dengan Liam Sterling.!.Ok, kami mau pulang.!"

Pamit nyonya Joan Swift pada kedua mertuanya yang mengantar sampai di pintu ruang tamu.

"Kami hampir lupa mengucapkan selamat menjadi janda . Aku doakan kamu mendapatkan suami dan mertua yang berjiwa besar menerima kemandulannu , Joan Swift.!"

Joan Swift langsung menghentikan langkahnya dan menoleh pada nyonya Sterling . Dengan senyum manis dan sikap tenang nyonya Joan Swift membalas...

"Terima kasih atas ketulusan doanya yang indah sekali, nyonya Sterling . Aku juga doakan agar anda tidak stroke kalau menimang cucu dan usahakanlah anda bukan baby sitter yang merawat cucu ."

Nyonya Sterling terlonjak kaget dan matanya membola menatap nyonya Joan Swift mantan menantu perempuannya yang sekarang berani melawannya.

"Ayo kita pulang .!"

Bisik Joy Swift pada kakak sepupunya karena terasa keadaan mulai memanas

Tanpa kata nyonya Joan Swift mengangguk lalu masuk ke dalam mobil yang langsung diluncurkan keluar dari halaman rumah mewah mantan mertuanya.

"Berhentilah, nyonya Joan Swift .!"

Ucap seseorang yang berdiri di tengah jalan sambil melambaikan kedua tangannya . Nyonya Joan menghentikan mobil di tepi jalan dan membuka kaca jendela mobil.

"Nyonya ...nyonya Joan Swift selamat ulang tahun .!. Ini kado ulang tahun dari kami .!"

Dua pelayan yang bekerja di rumah mantan mertuanya memberikan bingkisan kado ulang tahun.

"Terima kasih banyak. Tapi sekarang aku bukan nyonyamu lagi.!"

Tukas nyonya Joan Swift seraya menerima kado ulang tahun.

"Ya, kami turut menyayangkan perceraian nyonya Joan Swift dengan tuan Liam Sterling. Tapi bagi kami , nyonya sahabat terbaik kami.!"

Sahut pelayan tersebut dengan suara parau dan tatapan mata berkaca-kaca.

"Ya ampun, mengapa kalian selalu membuatku melambung tinggi ke atas awan.?. Ok, Minggu depan kalian harus datang ke acara syukuran rumah baruku ya.!"

Seloroh nyonya Joan Swift membuat pelayan tersebut batal menangis.

"Pasti kami semua datang, nyonya. !"

"Dilarang bawa bingkisan apapun ya .!. Awas kalau kalian tidak datang .!. Sekarang cepatlah pulang agar kalian tidak di pecat.!"

"Ya, nyonya."

Sahut pelayan sambil berlari meninggalkan nyonya Joan Swift.

"Joy Swift , jika kamu sudah menikah dengan Liam Sterling. Kamu harus baik dengan para pelayan karena mereka itu penolongmu .!"

Cetus nyonya Joan Swift pada adik sepupunya yang langsung mengangguk dengan pasti.

"jadi benar orang tuanya Liam Sterling yang menyuruhmu cerai , Joan Swift .?"

Tanya Joy Swift sembari melirik, Joan Swift hanya menarik nafas dalam-dalam lalu membuang pandangannya keluar jendela.

"Kasar sekali , bicara mereka . Pantas saja , kamu belum hamil juga.!. Stress punya mertua seperti itu . Kamu enak bebas dari mertua bermulut sampah, lalu kamu tumbalkan aku jadi menantu mereka , Joan Swift .!"

"Anggap saja, mulut mereka seperti anus binatang di sodomi, beres kan , Joy Swift.!"

Dua wanita cantik itu tertawa terbahak-bahak di dalam mobil. Dulu Joan Swift merupakan menantu perempuan yang baik , sopan dan tidak mau melawan mertua namun ia meledak saat mertuanya resmi memberi gelar sebagai menantu mandul yang tidak bisa memberi keturunan pada keluarga Sterling . Yang lebih sakit lagi , saat mertuanya menyuruh ia cerai dari suaminya di saat rumah tangganya sedang bahagia. Lebih tragisnya lagi, mertuanya berniat menikahkan suaminya dengan perempuan lain yang subur bisa hamil . Tentunya semua ini tanpa sepengetahuannya suaminya. Ia hanya bisa diam di hadapan suaminya, bukannya takut mengadu tapi nyonya Joan Swift tidak mau merusak hubungan tuan Liam Sterling dengan orang tuanya. Hanya Joy Swift dan para pelayan yang tahu. Hati menantu mana yang tidak sakit mendapatkan mertua yang hanya baik di hadapan suaminya tapi menyerang menantu habis-habisan di belakang suaminya. Percuma melawan mertua , tidak ada habisnya.

Bab 3

Seminggu setelah perceraian nyonya Joan Swift dengan tuan Liam Sterling, langsung di adakan pernikahan tuan Liam Sterling dengan Joy Swift. Benar-benar pesta pernikahan kolosal yang super mewah. Semua orang keheranan dengan sikap nyonya Joan Swift yang sengaja merayakan pesta mantan suaminya dengan biaya yang tidak sedikit jumlahnya ,ada apa sebenarnya di balik perceraiannya dan pernikahan adik sepupunya .?. Ini menjadi tanda tanya besar tapi nyonya Joan Swift tetap tutup mulut.

"Kenapa kamu membuat pesta pernikahan mewah untukku , Joan Swift .?"

Tanya Joy Swift sembari melihat bayangan dirinya di cermin.

"Kamu masih gadis dan ini pernikahan pertama di hidupmu makanya harus mewah selagi mempelai laki ada uang., Joy Swift .!"

Joan Swift memakaikan semua perhiasan berlian pada Joy Swift .

"Kamu tampak cantik dan elegan, Joy Swift. Aku tidak mau mulut orang tuanya Liam Sterling itu menghinamu. Kutunjukkan pada mereka kalau kamu berkelas."

Joan Swift tidak mau adik sepupunya mengalami nasib buruk seperti dirinya. Penampilan Joy Swift membuat semua orang terutama tuan nyonya Sterling melotot tak percaya . Kemewahan, keindahan , kecantikan ada di diri Joy Swift sebagai seorang mempelai wanita.

💅

SEBULAN KEMUDIAN,

Hari ini genap dua bulan , nyonya Joan Swift menjanda dan yang sangat mengejutkan ... Dirinya hamil dua bulan.

"Ya Tuhan, aku hamil dua bulan di saat sudah cerai dengan Liam Sterling . Apa aku harus memberitahunya .?. Tidak mungkin, dia sudah kunikahkan dengan Joy Swift adik sepupuku."

Desis Joan Swift seraya membaca hasil pemeriksaan dari dokter spesialis kandungan. Akhirnya , keputusan yang diambil adalah pengunduran diri dari kantor tuan Liam Sterling dengan alasan ingin membuka usaha sendiri. Hal ini membuat mantan suaminya terkejut.

"Joan Swift, aku tidak mau kamu mengundurkan diri dari kantor ini .!. Kamu ada masalah apa .?"

Joan Swift tidak sanggup membalas tatapan apalagi menjawab pertanyaan mantan suaminya. Wanita cantik itu melangkah keluar kantor tanpa memperdulikan Liam Sterling yang mengejarnya.

"Joan Swift, sopanlah sedikit padaku .!"

Seru tuan Liam Sterling sembari menarik lengan mantan istrinya.

"Kamu yang harus sopan padaku.!. Kita sudah cerai, lepaskan .!"

Joan Swift mendorong tubuh tuan Liam Sterling sampai tasnya ikut terjatuh, bergegas ia mengambil tas dan masuk ke dalam mobil.

"Kenapa Joan Swift menjadi aneh setelah kami bercerai .?"

Desisnya sambil melihat mobil yang dikendarai Joan Swift melesat jauh dengan kecepatan tinggi, tuan Liam Sterling mendengus kasar lalu bangkit berdiri . Tak sengaja matanya melihat secarik kertas putih di dekat sepatunya.

"Itu kertas apa .?"

Guman tuan Liam Sterling sambil membuka kertas kecil putih yang terlipat...

"Positif hamil dua bulan... Joan Swift."

Berulangkali ia membaca dan masih juga tak percaya dengan tulisan yang dibacanya.

"Lebih baik aku ke dokter spesialis kandungan.!"

Tidak menunggu waktu lama, tuan Liam Sterling menemui Dr. Rebecca yang selama ini menjadi langganan tuan Liam Sterling dan nyonya Joan Swift sebelum mereka bercerai. Ternyata Dr. Rebecca menyatakan nyonya Joan Swift benar hamil dua bulan.

"Kenapa Joan Swift menyembunyikan kehamilannya dariku .?. Bukankah itu anakku yang ada dalam kandungannya .?"

Guman tuan Liam Sterling yang masih mencintai nyonya Joan Swift . pikirannya kalut bercampur bahagia . Setelah dari dokter kandungan , bergegas ia menemui orang tuanya dan memberitahukan kalau Joan Swift hamil dua bulan.

"Joan Swift hamil dua bulan pas dengan usia perceraian kami , mama. Itu anakku di kandungnya ."

Ungkap tuan Liam Sterling dengan antusias.

"APAAA....?"

Pekik tuan nyonya Sterling secara bersamaan.

"Iya, aku sudah tanya pada Dr. Rebecca yang memeriksa kehamilannya."

Tukas tuan Liam Sterling dengan wajah berseri-seri. Pucat pasi wajah nyonya Sterling, dia bingung karena sudah terlanjur menyuruh Joan Swift cerai dengan anaknya.

"Tapi kalian sudah cerai dan kamu sudah menikah , Liam Sterling anakku .!"

Tuan Sterling buru-buru menimpali...

"Kita harus menemui dan bicara dengannya .!"

Jika tuan Liam Sterling bersama kedua orang tuanya dalam perjalanan menemui nyonya Joan Swift. Malah yang bersangkutan pergi jalan-jalan bersama Joy Swift ke pusat perbelanjaan lalu makan siang di restoran seafood.

"Joy Smith , aku hamil dua bulan."

Ucap Joan Swift dengan ekspresi wajah rumit.

"Selamat yaaa...!"

Ujar Joy Swift kegirangan sembari memeluk Kakak sepupunya.

"Aku sekarang yang cerai dengan Liam Sterling agar kalian bisa menikah lagi, Joan Swift."

Bisik Joy Swift namun kakak sepupunya langsung menggeleng.

"Kamu jangan cerai dengan Liam Sterling karena aku tidak mau menikah lagi dengannya., Joy Swift.!"

"Kenapa demiakan, Joan Swift .?"

Joy Swift menggenggam erat tangan kakak sepupunya.

"Orang tuanya sudah menyuruhku cerai dengan Liam Sterling dan di saat itu pula sakit hati juga kecewaku menghapus semua cintaku pada Liam Sterling. Aku lebih bahagia hidup sendiri membesarkan anakku ini, Joy Swift .!"

Ucap nyonya Joan Swift dengan tatapan penuh kepastian, Joy Swift menarik nafas dalam-dalam. Ia memahami betapa terpuruknya kakak sepupunya karena ulah orang tuanya tuan Liam Sterling yang tidak menghargai sebagai menantu..

"Aku juga mengundurkan diri dari kantor Liam Sterling. Aku tidak mau dia tahu aku mengandung anaknya .!"

Tutur nyonya Joan Swift sembari tersenyum.

"Tapi dia ayah dari anak yang kamu kandung saat ini , Joan Swift. Dia berhak tahu.!"

"Nanti sajalah, Joy Swift. Gampang itu, sekarang aku fokus mau buka usaha untuk kita berdua sebelum aku melahirkan."

Ujar Joan Swift dengan ringannya, seringan kapas yang tertiup angin. Joy Swift makin yakin kalau ternyata nyonya Joan Swift kakak sepupunya pernah mendapatkan perlakuan buruk dari orang tuanya tuan Liam Sterling selama lima tahun , pantaslah jika sekarang tidak memperdulikan mantan mertuanya.

"Aku mau kita punya usaha kuliner seafood seperti ini, Joy Swift. Yuk sekarang kita habiskan lobster ini .!"

Ucapan nyonya Joan Swift membuyarkan lamunan Joy Swift adik sepupunya yang sekarang resmi menjadi istri dari tuan Liam Sterling mantan suaminya.

"Aku mau menyuapimu, Joan Swift. Ayo kapan-kapan kita pergi ke kuburan papa mama.!"

Nyonya Joan Swift hanya bisa mengangguk tapi tidak bisa bicara karena mulutnya penuh dengan daging lobster. Hubungan Joy Swift dan nyonya Joan Swift memang patut di tiru, tidak ada kemarahan apalagi kebencian tapi yang ada rasa persaudaraan yang kuat apalagi di saat nyonya Joan Swift lagi hamil, makin sayang Joy Swift pada kakak sepupunya

💅

KEESOKAN HARINYA,

Nyonya Joan Swift yang sedang asyik membaca majalah di teras rumah, sambil mengelus-elus perutnya sendiri.

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED