Sampul Novel AKSARA HUJAN

AKSARA HUJAN

7.9 / 10.0
Julie rela bekerja keras menjadi penari pole dance di sebuah klub malam demi menjamin masa depan Gemma, adik yang sangat ia sayangi. Sayangnya, ketulusan tersebut justru dibalas dengan pengkhianatan menyakitkan oleh sang adik sendiri. Saat Julie berjuang keras demi meraih kebahagiaan hidupnya, ia malah dihadapkan pada kenyataan yang sangat pahit. Akankah Gemma menyadari kesalahannya, atau justru membiarkan kakaknya kian tenggelam dalam penderitaan?

AKSARA HUJAN Bab 1

Perempuan itu meliukkan tubuhnya, merayap, sembari sesekali menunjukkan sisi erotis dari dirinya, membuat setiap pasang mata berdecak penuh kekaguman. Entah memuji, atau justru memiliki pikiran yang berbeda di dalam kepalanya.

Tak jarang, pria hidung belang dengan tangannya yang nakal sesekali mencuri kesempatan untuk menyentuh kulit perempuan itu. Membuatnya jijik!

“Hei! Lakukan lagi!” Perempuan bernama Julie itu melotot, menatap si lelaki hidung belang yang kini tertawa tanpa rasa penyesalan itu. Ia bahkan berniat untuk melakukan lebih, tapi tangan Julie dengan cepat menahannya.

“Jangan memaksaku untuk berbuat kasar! Aku muak dengan tamu seperti ini.” Julie melepaskan tangan lelaki itu dan turun dari sana, lalu melangkah menuju meja bar, di mana bartender sedang asyik memainkan gelas-gelas kaca itu.

“Beri aku satu!” kata Julie kepada lelaki bertubuh tinggi itu, yang dengan cekatan segera mengisi gelas kosong dengan minuman beralkohol itu.

“Ada apa? Kau terlihat kesal, Julie?” Bartender itu mengulaskan senyum, menatap Julie yang meneguk minuman pahit itu dengan rakus.

“Kau tidak lihat? Laki-laki tidak tahu diri itu menyentuh tubuhku. Lain kali aku harus memberinya pelajaran.” Julie masih begitu kesal karena peristiwa tadi. Ia benar-benar tak terima dengan perlakuan itu.

“Wah, siapa orangnya? Aku bisa membantumu,” kata bartender itu.

Julie menggeleng, “Tidak perlu, aku bisa mengatasinya jika itu terjadi lagi.” Perempuan itu meletakkan gelas kosongnya dan meninggalkan beberapa lembar uang di atas meja.

“Kau dapat banyak hari ini, Julie?” Lelaki dengan tato di sebagian tubuhnya itu mengambil uang dengan cepat dari sana.

“Hmm, lumayan. Aku menari selama dua jam dan cukup untuk membuat tubuhku kelelahan.”

Bartender itu tertawa, ia melihat ke arah jam tangannya, “Sudah lewat tengah malam, bahkan hampir pagi. Sebaiknya kau pulang, Julie.”

Julie menggeliat, “Ya, aku lelah dan ingin tidur.” Julie berdiri, mengambil tas serta jaket yang ia titipkan di dalam loker bartender itu lalu pergi meninggalkan ruangan gelap yang dipenuhi dengan suara musik yang berdentum memekakkan telinga.

….

“Kau sudah pulang, Julie?” Mata itu menatap dengan tajam, di balik redupnya lampu ruang tamu. Julie tersenyum tipis, ia menoleh ke arah suara itu.

“Sampai kapan kau akan memanggil namaku? Aku ini kakakmu, Gemma.” Julie mendekati adiknya itu, menatapnya lekat, “Ini sudah larut, kenapa kau belum tidur? Kau tidak kuliah besok?”

“Itu bukan keinginanku. Aku bahkan harus menutupi wajahku agar mereka tidak mengenaliku. Aku bosan dengan semua ini!” Gemma berdiri, tepat di hadapan Julie, membalas tatapan perempuan itu dengan mata terbuka lebar.

“Aku tidak mau kau membahas soal itu lagi, Gemma. Belajarlah dengan baik dan aku sedang berusaha memenuhi semua kebutuhan kita,oke?” Julie mengulurkan tangannya, berniat untuk mengusap kepala Gemma, namun gadis itu mengelak, enggan.

Julie menurunkan tangannya, ia tersenyum, memilih untuk meninggalkan Gemma yang menatapnya dengan alis menyatu.

Perempuan itu duduk di atas tempat tidur, dengan Rambutnya yang masih basah. Menatap ke dalam cermin. Ia tahu jika Gemma tidak menyukai apa yang Julie lakukan, ia tidak punya pilihan lain. Itulah mengapa Julie bersikeras agar Gemma bisa kuliah, Julie tak ingin adik perempuannya itu mengikuti jejaknya. Menjadi penari pole dance di sebuah klub malam bukanlah impiannya.

Semenjak kedua orang tuanya bercerai, Julie memilih untuk membawa Gemma, saat itu Gemma masih 17 tahun. Masih labil untuk ukuran seorang anak perempuan. Julie yang tidak memiliki apa-apa itu memilih untuk tidak ikut serta di dalam urusan mereka. Baik ayah atau ibunya, Dua-duanya tidak ada pilihan. Mereka menikah dan memiliki keluarga masing-masing dengan anak-anak mereka yang baru, barangkali mereka telah lupa jika masih memiliki anak di luar sana.

Perempuan itu tersenyum, namun matanya menitikkan air mata. Satu-satunya keluarga yang ia miliki hanyalah Gemma, tapi gadis itu seolah menjadi musuh baginya. Gemma tumbuh menjadi gadis yang keras kepala, sama seperti ibunya.

“Kau di mana, Julie?” Oliver mengirim pesan suara kepada perempuan itu. Dan Julie segera membalasnya dengan senyum mengambang.

“Aku berada di dalam kamarku yang hangat, Oliver. Kau belum tidur?”

Tak lama kemudian Oliver menelepon, lelaki itu selalu mencemaskan keadaan Julie.

“Aku senang kau sudah di rumah, Julie. Apakah kau baik-baik saja?” kata Oliver di seberang telepon itu.

“Hmm, tidak ada yang terjadi malam ini. Kenapa kau belum tidur, Oliver?”

“Aku akan tidur setelah memastikan kau pulang dengan aman, Julie. Kau tahu aku sangat mencemaskanmu. Terlalu berbahaya bagi perempuan berada di luar selarut itu.” Oliver kembali menceramahi Julie, entah sudah berapa kali ia mengatakan hal yang sama.

“Aku tahu, tapi pekerjaanku memaksa untuk ke luar di malam hari. Oliver, kau harus bekerja, kan?” Julie menatap jam dinding di kamarnya, sebentar lagi matahari hampir terbit, dan lelaki itu bahkan belum tidur.

“Julie, bisakah kau meluangkan waktu di akhir pekan? Sudah lama kita tidak jalan-jalan, kan?” pinta Oliver, lelaki itu terdengar menguap beberapa kali.

“Tentu. Aku tidak akan bekerja di akhir pekan. Tidurlah, Oliver, gunakan waktu yang sebentar ini untuk memejamkan mata, oke?”

“Hmm, kau juga, Julie. Selamat malam.”

Julie mematikan ponselnya, ia menarik selimut dan tertidur dengan cepat.

….

Suara gedoran pintu membuat Julie tergeragap, perempuan itu sepertinya baru saja terlelap, namun Gemma dengan tak sabar sudah membangunkannya.

“Julie!” teriak Gemma, terus menggedor pintu kamar kakaknya itu. Julie melangkah dengan lunglai, jiwanya seakan belum benar-benar kembali. Perempuan itu membuka pintu, dan menatap Gemma yang telah tapi dengan blouse dan celana panjang jeans itu.

“Kau sudah mau berangkat, Gemma? Apakah ada kuliah pagi hari ini?” tanya Julie sembari tersenyum lembut pada gadis itu.

“Ya, aku akan pulang malam. Tapi kurasa kau akan pulang lebih malam, kan?” suara Gemma terdengar sinis, ia menatap Julie sejenak lalu pergi dari hadapan perempuan itu.

“Eh? Gemma, tunggu!” Julie bergegas membuka tasnya, mengambil beberapa lembar uang kertas dan berlari menyusul adiknya itu.

“Ambil ini, kau harus makan, oke?” Julie memberikan uang itu, dan Gemma terpaksa menerimanya dengan kasar. Mau bagaimana lagi, ia masih membutuhkan uang itu.

Julie menatap kepergian adiknya dengan sedih, ia tahu Gemma tak menyukai pekerjaannya. Gemma merasa malu dan selalu memandang rendah dirinya. Namun, Julie harus bekerja keras, bukan? Semua itu agar mereka bisa hidup dengan lebih layak lagi. Julie bahkan membeli rumah dan sebuah mobil dari pekerjaan malamnya itu. Bukan rumah mewah memang, tapi cukup untuk melindungi diri dari terpaan hujan dan dinginnya malam.

Perempuan itu menguap, matanya masih terasa berat. Namun, untuk kembali tidur pun tak bisa ia lakukan. Julie terus terbeban dengan perkataan Gemma. Kenapa dia begitu susah untuk mengerti?

Julie meraih ponselnya, mengirim pesan kepada Oliver. Satu – satunya sahabat baik yang ia miliki.

“Ke marilah, Julie. Aku sudah membuka toko hari ini.” Oliver membalas pesan itu dengan cepat. Ia sangat senang setiap kali Julie memiliki waktu untuk berkunjung ke tokonya itu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi AKSARA HUJAN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer tersohor tanpa sokongan finansial keluarga. Namun, di tengah keberhasilan dan kebahagiaan barunya, Aaron muncul lagi dengan penyesalan mendalam. Sang mantan suami kini memohon dimaafkan dan meminta peluang kedua. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel En-PD158
8.7
Demi menyembuhkan putra kandungnya dengan Lin Yanran yang terkena leukemia, Zhou Yu'an meminta cerai setelah tiga tahun pernikahan. Ia memohon kepada sang istri agar diizinkan memiliki anak lagi dengan mantan kekasihnya itu sebagai pendonor sel penyelamat. Di balik janji setianya untuk kembali setelah proses medis selesai, sang istri justru menemukan pesan provokatif dari Yanran yang telah menanti kedatangan Yu'an untuk menghamilinya malam itu juga.
Sampul Novel Gairah Liar Uncle Sam
9.6
Dalam keheningan malam, Shila harus menahan rasa sakit saat Sam menyentuhnya dengan begitu intim. Di tengah situasi yang sangat berisiko ini, Sam berbisik setengah berbisik, meminta Shila agar tidak bersuara. Ia mengingatkan bahwa ayah dan ibu Shila bisa saja terbangun dan memergoki mereka. Ketegangan pun kian memuncak saat keduanya berusaha keras menyembunyikan hubungan rahasia ini dari jangkauan orang tua Shila yang berada di rumah yang sama.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED