CEO DINGIN : ISTRI KESAYANGAN SANG CEO Novel Cover

CEO DINGIN : ISTRI KESAYANGAN SANG CEO

9.4 / 10.0
Tiara Jiang has always been starved of parental affection, but her sister Tara's relentless malice takes things too far. After Tara orchestrates a wicked trap to ruin her, Tiara is forced to deal with Kim Yohan, the notoriously cold and ruthless head of the Lianxi Group. Yohan offers her a swift path to vengeance through a marriage contract. Though Tiara initially resists his demanding proposal, she must decide if marrying this powerful billionaire is her only way to reclaim her life.
CEO DINGIN : ISTRI KESAYANGAN SANG CEO Summary
Tiara Jiang has always been starved of parental affection, but her sister Tara's relentless malice takes things too far. After Tara orchestrates a wicked trap to ruin her, Tiara is forced to deal with Kim Yohan, the notoriously cold and ruthless head of the Lianxi Group. Yohan offers her a swift path to vengeance through a marriage contract. Though Tiara initially resists his demanding proposal, she must decide if marrying this powerful billionaire is her only way to reclaim her life.
Read More

CEO DINGIN : ISTRI KESAYANGAN SANG CEO Chapter 1

1.Gaun Pesta

Disebuah rumah mewah yang besar milik keluarga besar Jiang.

"Mama...papa...",

terlihat seorang wanita cantik yang berlari kearah Sonya dan Jerry diruang tamu. Dengan mata sembab karena menangis, ia mengadu kepada kedua orang tuanya.

Wanita ini adalah Tara Jiang, putri sulung keluarga Jiang. Wanita cantik, berkulit putih, bibir mungil, bermata coklat dengan bulu mata lentik, dan rambut panjang sebahu. Ia sangat pintar dan pandai bergaul, tetapi sedikit manja. kedua orang tuanya sangat sayang kepadanya.

Dibelakang Tara berdiri seorang gadis yang yang wajahnya mirip dengannya namun tidak semuanya, gadis ini memiliki hidung yang lebih mancung dan rambutnya panjang hitam terurai sampai ke pinggang. Gadis itu adalah Tiara Jiang saudari kembar Tara Jiang. Tiara memilik sikap lembut, sederhana, ramah, tetapi sering tertindas.

"Hik..hik... Mama, lihatlah pakaianku rusak! ini semua karena Tiara. Dia telah sengaja merobeknya" ucap Tara mengadu kepada mamanya sambil menangis.

"Tiara! Benar yang dikatakan Tara, kau telah merusak gaunnya?", tanya Jerry Jiang dengan sedikit emosi. laki-laki ini melihat gaun yang berada di tangan Tara, yang telah robek bagian bawahnya.

"Tidak! Itu semua tidak benar! aku tidak pernah merobek gaun itu. Ini semua karena Tara tidak berhati-hati saat mencoba gaun itu di kamarnya. Gaun itu tersangkut paku dan robek", Jawab Tiara mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya.

"Huh... Kamu ini sudah jelas ada buktinya masih saja mengelak, dan tidak mau mengakui." ucap Sonya membela Tara.

Tara diam-diam tersenyum. Tujuannya menjadikan Tiara sebagai kambing hitam telah tercapai.

"Hmm" Senyum tersungging di sudut bibirnya.

"Mama, aku harus bagaimana? di pesta ulang tahun besok, aku harus memakai apa?", rengek Tara merajuk kepada Sonya.

"Sayang, bagaimana kalau kita beli baju baru saja?" tanya Sonya mencoba membujuk Tara.

"Tidak! aku tidak mau. Pokoknya aku mau gaun yang sama dengan punyaku titik!"

Tara menolak begitu saja. Ini bukan masalah gaunnya, tetapi ia hanya menginginkan gaun milik saudarinya.

"Tara sayang, kamu tahu sendiri. Gaun itu dipesan khusus dan butuh waktu berbulan-bulan untuk membuatnya".

Jerry menggelengkan kepalanya, ia pusing dengan permintaan putri sulungnya itu. Ini jelas tidak bisa ia penuhi untuk saat ini.

Sonya yang begitu sayang dengan Tara mulai memutar otak. Ia mencari cara untuk dapat memenuhi permintaan Tara. Sonya tidak ingin anak kesayangannya ini kecewa.

" Sayang, bagaimana kalau Tiara memberikan gaunnya kepada Tara?, sebagai ganti gaun Tara yang rusak" kata Sonya.

"Iya! aku setuju", sahut Tara.

"Tidak! Aku tidak akan memberikan gaunku. aku tidak salah, dan tidak pernah merusak gaunnya" ucap Tiara membela diri.

"Tiara diam! ambil dan berikan gaunmu pada Tara!", bentak Jerry.

"Tapi pa...."

" Tidak ada tapi-tapian, sekarang ambil!" perintah Jerry.

Tiara lari ke kamarnya dengan mata berkaca-kaca dan tangisanya pecah saat tiba di kamar.

"Kenapa? Kenapa mereka memperlakukan aku seperti ini? bukankah aku juga anak mereka saudara kembar Tara. Mengapa papa dan mama tidak percaya denganku, meskipun aku berkata yang sebenarnya?".

Tiara menyeka air mata yang menetes di pipinya. Ia segera bergegas mengambil gaun ulang tahun dari dalam lemarinya.

"Nih! Puas", Ucapnya dan melempar gaunnya ke wajah Tara.

"Kamu tidak rela? Dasar anak tidak punya sopan santun", ucap Sonya.

Tara tersenyum menyeringai, ia puas tujuannya mengambil gaun Tiara berhasil. Ia tahu benar mamanya pasti ada dipihaknya. "Hmm" Tidak ada yang boleh tampil lebih cantik dari pada dia di pesta besok.

" Tiara, ambil ini dan cepat belilah gaun baru yang kamu suka!", ucap Jerry sambil menyodorkan kartu kredit miliknya.

Sepanjang perjalanan Tiara berfikir, sebenarnya ia itu anak kandung Keluarga Jiang atau bukan. Mengapa ia mendapat perlakuan yang berbeda dengan Saudarinya Tara Jiang?.

Tiara mengambil kartu kredit itu dan melangkah pergi meninggalkan ruang tamu. Ia merasa penjelasan seperti apapun yang ia berikan, akan terasa percuma saja. kedua orang tuanya juga tidak akan percaya.

2. Pesta Ulang Tahun

Hingar bingar keramaian dan kemeriahan pesta. Semua tamu undangan mulai berdatangan, mereka semua memakai baju yang mewah dan mahal. Tas dan perhiasan berharga puluhan, bahkan ratusan dolar menempel erat di tubuh para wanita. Para laki-laki memakai setelan jas rapi dengan harga selangit. Pesta kelas atas, tak jauh berbeda seperti ajang pamer kekayaan dan status sosial seseorang.

Keindahan pesta ulang tahun hari ini tak dirasakan oleh Tiara. Walaupun ini juga pesta ulang tahun dibuat untuknya dan Tara, tetapi bisa ditebak siapa primadona pesta ini. Sudah pasti saudara kembar Tiara yaitu Tara Jiang.

Baju indah dan elegan dikenakan Tara, meski itu milik Tiara. Sedangkan Tiara memakai baju gaun sederhana yang dibeli secara dadakan. Tentunya tidak bisa dibandingkan dengan baju pesta rancangan desainer terkenal dari butik termahal di kota S.

"Tara sayang, kamu cantik sekali. Seperti putri kerajaan yang ada di dongeng-dongeng", ucap para tamu undangan kepada Tara, sembari memberikan ucapan selamat ulang tahun.

Mereka semua memuji Tara dengan senyuman, namun berbeda ketika mereka melihat ke arah Tiara dengan sinis dan jijik.

"Bukankah itu Tiara? kenapa pakaiannya sederhana seperti itu. Berbeda sekali dengan Tara. bukankah mereka berdua itu kembar ya?" bisik para tamu. Tiara hanya bisa menunduk malu, ia pergi menjauh dan duduk sendiri di kursi dipojok ruangan.

disaat yang  sama datang seorang laki-laki tampan melihat kesana kemari, seolah-olah sedang mencari seseorang ditengah kerumunan tamu undangan.

" Direktur dan nyonya Jiang. Dimana Tiara?", tanyanya kepada Jerry dan Sonya. Kemudian menjabat tangan kedua rang tua  tiara secara bergantian.

Laki-laki itu adalah Jonatan yang merupakan kekasih Tiara. Laki-laki Tampan berambut pirang, kulit sawo matang, dengan tinggi 180 cm. Jonatan merupakan teman kuliah Tiara, mereka berdua dekat sejak saat itu.

Tiara dan Jonatan berencana menikah dalam waktu dekat. Jonatan sudah punya pekerjaan tetap di perusahaan ayah Tiara, sebagai General manager di perusahaan Jiang Grup.

"Itu Tiara", ucap Jerry sambil menunjukkan arah pojok, tempat Tiara sedang duduk sendirian.

Natan berjalan mendekat ke arah Tiara. Mereka berdua mengobrol santai, hal ini sedikit mengobati rasa sepi di hati Tiara. Natan begitulah Tiara memanggil kekasihnya.

Dari kejauhan Tara memperhatikan tingkah laku keduanya yang cukup mesra.

" Tampan juga laki-laki itu. Siapa dia? Kenapa bersama Tiara?. Sial! aku harus dapatkan laki-laki itu!. Ya... Meskipun harus merebutnya dari Tiara. Sorry my sister, I like your boyfriend", ucap Tara tersenyum jahat.

**

"Sayang, kenapa kamu sendirian disini? bukankah seharusnya kita menikmati pesta ulang tahunmu. Jadi, kamu harus bahagia", ucap Natan. Ia memberikan kecupan lembut di kening Tiara.

Tiara sebenarnya sama sekali tidak ingin bertemu dengan para tamu undangan. mereka yang sejak dari berbisik menghinanya. Demi menghormati Natan, ia setuju untuk bergabung dengan para tamu yang lain.

Natan menggandeng tangan Tiara, menuju ruang utama pesta. Tiba-tiba, Tara mendekat kearah keduanya.

"Saudaraku sayang, tidakkah kau akan mengenalkan laki-laki tampan disampingmu itu kepadaku?", ucap Tara dengan mengedipkan matanya.

Sepintas Jonatan melihat ke arah Tara Jiang. " Hemm! Cantik juga wanita ini, gumamnya dalam hati. Pesona wajah cantik dan tubuh seksi yang di miliki oleh Tara memang sulit untuk ditolak.

"Saya Jonatan, kekasih Tiara", jawab Natan memperkenalkan diri.

Tiara dengan wajah masam langsung meraih tangan Natan, dan mengajaknya menjauh dari Tara. " Ha..ha.." Tara tersenyum puas, ia berhasil membuat Tiara cemburu.

"Saudaraku tersayang, tidak ada milikmu yang tidak bisa aku miliki" Gumamnya.

Tara kembali ke tengah-tengah pesta. sekarang sudah waktunya, mereka berdua memotong kue ulang tahun.

Tara dan Tiara meniup lilinnya bersama-sama.

Mereka berdua berdiri berdampingan. Jelas reaksi dari para tamu beraneka ragam karena melihat tampilan keduanya yang berbeda begitu jauh. Tara yang glamor dan Tiara yang sederhana.

Pesta pun telah usai, para tamu undangan telah pulang ke rumah masing-masing.

Tiara mengantarkan Natan ke luar hingga masuk mobil.

" Bye bye, Sayang. Good night" Natan berpamit sambil melempar senyuman.

"Bye bye, hati-hati dijalan", jawabnya sambil melambaikan tangan.

"Good night, muaachh" Tara berlari dari dalam rumah memberikan kecupan dari jauh untuk kekasih Saudarinya itu.

Natan melajukan mobilnya menjauh, dengan cepat meninggalkan rumah keluarga Jiang

3. Di pindahkan ke kantor cabang

* Pagi di kantor Perusahaan Jiang Grup

Tiara terlihat duduk dimeja kerjanya, datang Natan dari arah belakangnya.

"Selamat pagi sayang" ucap Natan mendaratkan kecupan di kening Tiara.

"Selamat pagi juga sayang....tumben berangkat pagi sekali" tanya Tiara.

" Iya soalnya nanti ada rapat dengan klien" jawab Natan.

Dari luar terlihat Jerry baru saja datang dan masuk ke kantor nya. Jonatan juga segera kembali kemeja kerjanya karena big bos baru saja datang.

Tiara bekerja sebagai sekertaris diperusahaan ayahnya Jiang Grup. Jonatan Lee menjabat sebagai seorang manager di Jiang Grup sedangkan sang big bos Jerry Jiang adalah pemilik dari Jiang Grup.

meskipun Tiara adalah anak kandung dari keluarga Jiang namun untuk mendapatkan uang maka ia harus bekerja keras terlebih dahulu. Berbeda dengan saudara kembarnya Tara Jiang yang sangat disayang dalam keluarga Jiang, ia tidak perlu repot-repot berkerja untuk mendapatkan uang. berapa banyak uang yang dinginkan oleh Tara akan diberikan oleh Jerry dan Sonya hal ini membuat Tara suka berbuat seenaknya sendiri, boros dan berfoya-foya.

"Tiara masuk kekantor papa....ada yang perlu kamu kerjakan" perintah Jerry Telepon.

" Siap pak...saya akan segera kesana" jawab Tiara. Tiara berdiri dari kursinya dan merapikan pakaiannya terdahulu sebelum memasuki kantor direktur Jerry Jiang.

Tok tok tok....suara Tiara mengetuk pintu kantor Jerry.

" Masuklah Tiara, papa ingin memberikan sebuah pekerjaan kepadamu" ucap Jerry sambil menyodorkan beberapa lembar berkas anak cabang perusahaan dikota J.

"Apa maksudnya berkas-berkas ini " ucap Tiara

" Papa ingin kamu pergi ke kota J dan memimpin anak perusahaan disana. untuk pekerjaan mu disini biar nanti Tiara yang menggantikan" ucap Jerry.

"Tapi pa...aku gak ingin jauh dari Natan, bukankah kami akan segera menikah. setelah menikah Natan bisa menjadi direktur disana dan aku juga akan mengikuti Natan.

"Tiara jangan bantah papa lagi, papa belum bisa percaya dengan Jonatan sekalipun kau telah menikah dengannya. kamu akan menjabat sebagai direktur utama perusahaan di kota J selama 2 tahun, setelah itu terserah kau mau menikah dengan Jonatan dan menjadikan ia sebagai direktur di perusahaan itu pun papa tidak akan keberatan" ucap Jerry memberikan kesempatan pada Tiara berfikir.

"Pikirkanlah dulu besok, kau bisa mengatakan jawabannya" ucap Jerry.

Tiara keluar dari kantor papanya dan mendatangi ruangan natan, bagaimana pun dia harus berdiskusi tentang ini dengan Natan.

Tok tok tok..suara pintu di ketuk.

" Silakan masuk.." ucap Natan ketika melihat Tiara didepan pintu.

Tiara mengatakan semuanya kepada Natan, perihal kontrak kerja yang ditawarkan papanya. Natan tidak keberatan dengan semua itu, apalagi ada iming-iming dia bisa menggantikan Tiara sebagai direktur disana setelah 2 tahun.

waktu terus berjalan tak terasa sudah jam 5 sore waktu pulang kerja.

" Sayang...kita pulang bareng yuk" ucap Natan semakin lengket dengan Tiara.

"Boleh..ayo" ucap Tiara menerima.

keduanya menuju parkiran mobil kemudian pulang, Natan mengantarkan Tiara kerumahnya.

**

Di meja makan

mereka makan dengan tenang dan begitu menikmati makan malamnya.

"Tara...papa ingin kamu bekerja di perusahaan kita'" ucap Jerry.

" Apaa...engak mau pa, aku belum ingin bekerja" ucap Tara.

"ini perintah ayah...jika Tiara setuju untuk dipindahkan ke perusahaan dikota J maka kamu harus menggantikan pekerjaan dia disini" ucap Jerry.

" Tiara papa tunggu jawabannya besok pagi" ucap Jerry.

" Baik pa" jawab Tiara

setelah makan malam selesai, Tiara masuk kekamar hari ini benar-benar melelahkan dan ia ingin tidur lebih awal.

***

Keesokan harinya Tiara menemui ayahnya dikantor. iya menyatakan kesanggupannya dipindahkan kekantor cabang di kota J.

Jerry memberikan berkas kontrak yang harus ditandatangani oleh Tiara.

" Kau sekarang bisa pulang. siapkan barang-barang yang akan kau bawa. kau akan berangkat besok pagi, disana kau bisa tinggal di villa milik keluarga kita" ucap Jerry.

"secepat itukah..." ucap Tiara.

"Disana ada masalah yang harus segera kau atasi dan Carikan solusi pemecahannya" ucap Jerry.

Tiara berjalan keruangan Natan untuk berpamitan, karena mereka akan jarang bisa ketemu bahkan mungkin tidak bisa bertemu dengan waktu yang lama.

" besok aku akan berangkat ke kota J...mungkin kita akan sulit bertemu, akankah kau menunggu ku. kita akan segera menikah jika urusan ku disana sudah selesai" ucap Tiara.

" sayang...kamu gak usah khawatir, aku akan menunggumu" ucap Natan lembut.

mendengarkan jawaban dari Natan hati Tiara menjadi tenang, ia yakin Natan laki-laki yang setia dan mencintainya. Tiara memutuskan untuk pulang lebih awal dan mempersiapkan keperluan besok.

Continue Reading

CEO DINGIN : ISTRI KESAYANGAN SANG CEO of Contents

Ch. 1
Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

You may also like

New Release Novels

Alpha's Betrayal, Luna's Vengeance Novel Cover
9.4
Betrayed by her mate and the Alpha of their pack, Elara is left for dead in the frozen wilderness. Instead of perishing, she is rescued by a rival faction and discovers an ancient power surging within her blood. Now fueled by a burning desire for retribution, she must navigate dangerous political alliances and her growing feelings for a mysterious savior. Elara will reclaim her honor and ensure those who wronged her face a lethal reckoning.
Broken Luna Returns for Revenge Novel Cover
8.7
When Nyra, daughter of Lunessa and Alpha Brexon, collapses with a failing lunar core, only her father's blood can save her. But just as Brexon prepares to act, his long-lost former mate Lyssa reappears. She brings Orrin, Brexon's son, who suffers from the exact same fatal illness. With only enough blood to stabilize a single child's core, the Alpha faces an impossible, devastating choice. Which pup will Brexon save, and which mother will watch her child fade away?
Kiss of Revenge Novel Cover
8.1
After dedicating years to her marriage, Sasha is devastated to uncover her husband's secret betrayal. He has been carrying on an illicit affair with his assistant, who also happens to be his close childhood friend. With her trust completely shattered, Sasha refuses to play the victim. Instead, she begins to orchestrate a meticulous plan of retribution, aiming to bring down both her unfaithful spouse and his complicit family. How far will she go to secure her ultimate vengeance?
Married for His Empire Novel Cover
8.8
After Nigerian analyst Eniola Adeyemi uncovers a massive money laundering scheme, she becomes a target for lethal criminals. To survive, she enters a strategic marriage with Elijah Kingston, a heartless American billionaire whose family leads the very conspiracy she exposed. Their union demands an heir and mutual protection, but the arrangement soon spirals into a high-stakes struggle involving betrayal and passion as they choose between their legacy and love.
Mistaken Moonlight: The Cabin 1412 Affair Novel Cover
8.4
In a twist of fate, a regular girl finds herself in the wrong room at a luxury resort, leading to a night of passion with a mysterious billionaire. The encounter in Cabin 1412 was supposed to be a one-time mistake, but destiny has other plans. As their worlds collide, secrets emerge that threaten to tear them apart. Can a relationship built on a misunderstanding survive the pressures of high society and the truth behind that night?
My Husband Punished Me for Betrayal I Never Committed Novel Cover
9.4
On Valentine’s Day, Vespera Habsburg finds her daughter hospitalized after being forced to drink alcohol by her husband’s mistress, Brielle. Instead of protecting their child, Draven Vaughn protects his lover and tricks Vespera into signing a waiver. Soon, Vespera overhears Draven ordering doctors to halt her daughter's emergency care, falsely claiming the girl isn't his. Realizing his monstrous cruelty, Vespera retrieves a hidden divorce document as their seven-year agreement finally expires.
Chapters
Read now
Share
Minishorts Logo
Read web novels, online fiction, and trending romance stories on MiniShorts. Discover billionaire romance, werewolf fantasy, drama, and fantasy novels, plus selected short drama content inspired by popular storytelling trends.
MiniShorts Youtube
PRODUCTS AND SERVICES
About us
support@minishorts.com
©2026 MiniShorts All Rights Reserved.