Sampul Novel The Marriage

The Marriage

9.1 / 10.0
Demi memegang amanat orang tua dan mengamankan warisan keluarga Rotschild, Aoi yang tomboy terpaksa menikahi Makoto. Pria berdarah Jepang itu tidak hanya bersikap sangat dingin, tetapi juga terkenal kikir. Perbedaan karakter yang begitu mencolok memicu kebencian di hati Aoi. Di tengah situasi pelik ini, mampukah perasaan cinta tumbuh di antara mereka? Akankah keangkuhan Makoto justru berhasil meluluhkan kerasnya hati sang istri?
Ringkasan The Marriage
Demi memegang amanat orang tua dan mengamankan warisan keluarga Rotschild, Aoi yang tomboy terpaksa menikahi Makoto. Pria berdarah Jepang itu tidak hanya bersikap sangat dingin, tetapi juga terkenal kikir. Perbedaan karakter yang begitu mencolok memicu kebencian di hati Aoi. Di tengah situasi pelik ini, mampukah perasaan cinta tumbuh di antara mereka? Akankah keangkuhan Makoto justru berhasil meluluhkan kerasnya hati sang istri?
Baca Selengkapnya

The Marriage Bab 1

Langkah sepatu yang tergesa-gesa.

Aoi mempercepat langkahnya. Ia melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 7 pagi.

Sebuah mobil sport melaju dengan kecepatan tinggi. Tidak peduli dengan kendaraan yang membunyikan klaksonnya.

Sampai ada sebuah genangan air kotor itu mengenai rok Aoi.

Aoi berteriak histeris. Para pejalan kaki menatapnya aneh.

"Aaa! Jadi kotor! Siapa yang membuat aku seperti ini?" Aoi mencari pelakunya. Tidak ada.

Sepertinya mencari pelaku tidak penting. Aoi bisa terlambat ke sekolah.

Saat sampai di depan gerbang SMA Sakura, bu Dora berkacak pinggang dengan wajah marahnya.

"Aoi Mianami. Kenapa kamu terlambat lagi? Alasan kesiangan? Macet di jalan? Main sama kucing kesayangan?" tanya bu Dora beruntun. Sudah hafal dengan alasan Aoi.

Aoi mengatur nafasnya. Lari selama 10 menit itu melelahkan.

"Maaf ibu. Saya lupa tidak memasang alarm. Jadi terlambat. Apalagi ojekan di daerah saya sangat sulit," jawab Aoi. Sebenarnya ada sopir pribadi, tapi Aoi lebih suka berangkat dengan angkutan kota.

"Lupa memasang alarm? Lalu ibu kamu kemana?"

Pertanyaan itu lagi. Aoi bingung menjawab apa. Ibunya adalah model terkenal dan designer profesional yang di segani seluruh dunia. Sekali namanya di ketahui banyak orang, dirinya akan tersorot publik dari segala sisi dan aktivitasnya. Dan Aoi tidak suka hal yang ramai.

"E-itu. Ibu saya masih ada di luar negeri," jawab Aoi gugup. Bu Dora pasti akan tanya lebih banyak lagi.

"Ayah kamu?"

"Sama. Di luar negeri juga. Bu, saya ingin masuk. Nanti tidak bisa mengikuti ulangan Matematika," ucap Aoi memohon.

Bu Dora mengangguk. "Bailah, hari ini saya maafkan. Besok dan seterusnya, ada hukuman dan poin pelanggaran. Faham?"

Aoi tersenyum. "Makasih banget bu Dora yang cantik."

Kelas 12 Ipa 1. Aoi memasuki kelas dengan santai. Guru yang mengajar Matematika ramah dan baik. Pasti akan di maafkan.

Pak Jiro menatap Aoi. Ulangan sudah berlangsung 5 menit yang lalu. Dan Aoi baru datang?

"Aoi. Kenapa terlambat lagi? Hobi kamu terlambat terus," omel pak Jiro.

"Kesiangan pak. Hehe," Aoi tersenyum kikuk.

"Ok. Silahkan duduk. Jangan terlambat lagi. Siapkan selembar kertas. Tulis soal yang ada di papan tulis," ucap pak Jiro.

Haruka menggeleng heran. Aoi sangat hobi terlambat.

"Untung saja pak Jiro maafin kamu. Kalau tidak, habis sudah," bisik Haruka menakuti Aoi.

"Huh. Gara-gara alarm kehabisan baterai. Jadi telat," Aoi menggerutu.

Satu jam berlalu, ulangan Matematika berjalan dengan lancar.

Haruka baru menyadari rok Aoi kotor.

"Renang di lumpur?" tanya Haruka tersenyum.

"Aduh, lupa. Harus ganti rok baru. Di lemari kelas ada gak?"

Fumie mengangguk. "Ada. Ambil aja."

Aoi memgambil satu rok putih abu-abu panjang. Sebelumnya ia ragu, karena rata-rata rok di SMA Sakura hanya sampai lutut saja.

"Aoi. Kalau udah selesai pinjam rok. Kembalikan lagi ya? Jangan sampai di pinjam kelas lain. Nanti gak balik roknya," ujar Hikari sebagai ketua kelas.

"Siap bu bos!" Aoi memberikan hormat. "Fumie, ayo ke toilet. Kalau ada yang gosip, biar kamu saja mengatasinya ya?" pinta Aoi.

Haruka terkekeh. "Hahaha, yang sabar Fumie. Nanti aku bilang ke bu Nene."

"Makasih Haruka yang cantik," puji Fumie mengedipkan kedua matanya, sangat manis. Siapa saja bisa jatuh cinta dengan paras cantik seorang Fumie Futaba.

Keduanya berjalan keluar kelas. Toilet sedikit jauh, dan harus melewati kelas 12 Ips 1. Dimana kelas itu terkenal nakal, terutama laki-lakinya menggoda perempuan yang sedang lewat.

Sepertinya ini kebetulan. Ada 5 laki-laki yang duduk di depan kelas, lebih tepatnya di lantai seperti lesehan.

Saat Fumie melangkah paling depan, perhatian 5 laki-laki itu beralih. Kedatangan mangsa baru. Saatnya beraksi.

"Halo? Ada cewek cantik. Mau kemana? Sendirian?"

"Temanmu juga boleh. Sangat cantik. Seleraku."

Fumie menatap tajam dua laki-laki genit itu.

"Permisi. Kita hanya lewat saja."

Saat Fumie memasuki lingkaran, dengan sengaja mereka menyentuh kakinya.

Fumie tidak terima. "Memangnya aku ini sabun colek? Mau aku tendang?!" Fumie sudah emosi. Semua laki-laki itu menyingkir memberikan jalan untuk Fumie.

Aoi tersenyum senang. Fumie sangat pemberani. Bukan berarti dirinya hanya diam saja, tapi ada alasan tertentu untuk tidak terlalu ikut campur.

Akhirnya sampai juga di toilet. Fumie menunggu, sambil membenarkan rambutnya yang sedikit berantakan. Fumie memasangkan jepit di rambutnya.

Aoi sudah selesai mengganti roknya.

"Yuk balik ke kelas. Nanti bu Nene bisa marah," ajak Aoi. Fumie mengangguk.

Namun dari arah berlawanan, ada seorang cowok berlari sekuat tenaga agar terhindar dari hukuman bu Dora.

Aoi dan Fumie masih mengobrol tentang kecantikan di dunia model. Tidak menyadari akan ada peristiwa tabrakan. Dan pelakunya cowok itu.

Sampai pada akhirnya...

Bruk!

Aoi terjatuh dan duduk di lantai. Lututnya tergores lantai yang sudah berlubang.

"Aw! Sakit!"

Fumie membantu Aoi berdiri. "Ya ampun Aoi. Kamu tidak apa-apa?" tanya Fumie khawatir.

Aoi menatap tajam cowok penabrak itu.

"Hei! Gara-gara kamu aku jadi terluka!" sungut Aoi emosi.

Ryuji menunduk. "Biarin!" Ryuji kembali berlari sebelum bu Dora menangkapnya.

"Malah kabur!"

"Aoi, ke UKS saja ya? Lukamu itu harus di obati. Nanti bisa infeksi," ucap Fumie memberikan saran.

Aoi menggeleng. "Tidak perlu. Nanti juga sembuh sendiri. Kita ke kelas saja."

Hari ini, Aoi selalu saja sial. Rok kotor, dan di tabrak cowok yang tidak menolongnya sama sekali.

Untungnya bu Nene belum datang. Kelas masih ramai seperti pasar saja.

"Beneran kamu baik-baik aja Aoi?" tanya Fumie sekali lagi.

Aoi tersenyum.

"Aku baik-baik aja kok."

Haruka mengernyit. "Aoi kenapa?"

"Tadi jatuh, di tabrak sama Ryuji. Cowok nakal kelas Ips satu."

"Ryuji? Yang sering melanggar peraturan sekolah itu?" tanya Haruka lagi.

"Gak penting. Nanti juga sembuh. Biasa, luka ringan kok," Aoi berusaha baik-baik saja. Jika Fumie bercerita lebih panjang lagi tentang Ryuji, mungkin sesudah hari Raya selesai.

Bu Nene memasuki kelas. Pelajaran bahasa Inggris.

Dan itu membuat Fumie pusing. Haruka tambah senang. Aoi akan mencatat setiap grammar atau verb yang bu Nene sampaikan.

"Terjemahkan halaman sepuluh sampai sebelas ya. Dan kerjakan soal selanjutnya," bu Nene kembali mengoreksi kumpulan tugas di buku tulis.

Fumie cemberut. "Haruka. Aoi. Nanti aku salin jawaban kalian ya? Please," Fumie menyatukan kedua tangannya.

Haruka mengangguk. "Iya. Tapi kamu diem ya. Jangan mengajak kita gosip. Nanti gak selesai tugasnya."

Fumie mengangguk. Yang penting tugasnya selesai dan bisa santai.

Selama mengerjakan, Haruka bertanya beberapa kali ke Aoi. Keduanya kerja sama mengerjakan bahasa Inggris.

* * *

Hai semoga suka dengan cerita kedua ku ini ya.

Salam literasi

Stay healthy

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi The Marriage

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Istri Pengganti
9.7
Rayhan hancur setelah dikhianati calon istrinya. Demi meluapkan kekecewaan, ia nekat memaksa Zahra menikah dengannya. Zahra tentu saja terkejut dan langsung menolak rencana gila itu. Tak tinggal diam, Rayhan menawarkan sebuah butik sebagai imbalan jika Zahra bersedia menggantikan posisi pengantin wanita yang kabur. Akankah Zahra menerima tawaran tersebut dan sanggup hidup sebagai istri pengganti bagi pria sedingin Rayhan?
Sampul Novel Istri Untuk Tuan Alex
7.9
Demi melindungi kehormatan ibu angkatnya, seorang gadis rela menjadi pengantin pengganti. Sayangnya, kesalahpahaman fatal membuat Alex sangat membenci dan memperlakukannya dengan kasar. Meski mendapat perlakuan buruk, ia tidak tinggal diam dan terus berjuang keras menyembunyikan rahasia besar tentang identitas aslinya. Akankah Alex mampu membongkar misteri yang tersimpan rapat ini? Temukan kelanjutan kisah penuh ketegangan dan emosi mereka di Bakisah.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Pasca dikhianati saudara angkat dan tunangannya sekembalinya dari desa, Sabrina memilih membalas dendam lewat Charles, paman sang mantan. Walau Charles sempat menolak perasaan setelah malam intim mereka, Sabrina berhasil memicu harga diri pria itu hingga terikat selamanya. Kini berstatus sebagai bibi mantannya, Sabrina yang kerap diremehkan ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar. Ia membuktikan diri bukan pemburu harta, melainkan pemilik takhta yang sesungguhnya.
Sampul Novel Menyusui Bayi Mafia
9.7
Pelajar muda bernama Lea dikejutkan oleh tawaran gila dari bos mafia, El Zibrano Elemanus. El bersedia memberikan kekayaan melimpah asalkan Lea mau menyusui putranya. Tentu saja Lea menolak mentah-mentah karena merasa permintaan itu sangat tidak masuk akal. Namun, sang mafia tidak mengenal kata menyerah dan siap memakai caranya sendiri. Kini, Lea terjebak dalam situasi intim yang mengancam harga diri serta masa depannya akibat ambisi El.
Sampul Novel PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
8.2
Demi menikahi Eleanore, putri perdana menteri yang dingin, Ken nekat memakai cara licik. Kebahagiaan keponakan raja itu sirna setelah pernikahan terwujud, karena Ken justru mengungkap rahasia kelam masa lalu istrinya. Hal ini memicu kebencian mendalam dan mengubah sikap Ken menjadi sangat drastis. Meski hatinya hancur disakiti oleh sang suami, Eleanore tetap bertahan dalam cinta di tengah konflik masa lalu yang sulit dimaafkan.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Sinta dan Bram belum memiliki anak. Bram bersama ibunya langsung menuduh Sinta mandul tanpa bukti medis. Demi cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Padahal, ada kenyataan pahit yang disembunyikan: Bram yang sebenarnya tidak bisa menghasilkan keturunan. Saat kebohongan dan pengkhianatan ini akhirnya terbongkar, apakah Sinta akan tetap tinggal diam menerima perlakuan suaminya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED