Sampul Novel REVEAL

REVEAL

9.6 / 10.0
Demi menemukan sahabat kecilnya, Rasen memutuskan kuliah. Di sana, ia malah berteman dekat dengan Eleena, gadis unik yang selalu mendekatinya. Namun, hubungan erat mereka mendadak goyah sejak kemunculan arwah wanita yang mengklaim sebagai sosok yang dicari Rasen. Perubahan sikap Rasen yang drastis pun membuat Eleena kebingungan. Sanggupkah Eleena membawa Rasen kembali, ataukah hantu itu berhasil memisahkan mereka demi membongkar misteri masa lalu?

REVEAL Bab 1

Bandung, 17 Juli 2018

Sore itu Rasen baru saja mengurusi sisa-sisa registrasi pendaftaran dirinya di salah satu universitas swasta di kota tempat ia tinggal. Rasendriya Abimanyu Sakheel. Dia baru saja keluar dari gedung dan berniat langsung pergi ke parkiran untuk segera pulang kembali ke rumah bertemu anak-anak bulu kesayangannya. Beberapa saat yang lalu, dia sudah mengelilingi kampus barunya itu.

Sesampainya di parkiran dia segera memakai helmnya sambil melihat-lihat ke arah gedung kampus itu. Dia teringat akan janji yang pernah ia buat dengan sahabat masa kecilnya, bahwa kelak saat besar nanti mereka akan berkuliah di universitas ini bersama seperti ayah sahabat kecilnya itu. Entahlah, Rasen hanya ingin mengikuti kemanapun sahabatnya itu pergi.

Sayangnya, sahabatnya itu pindah ke luar kota saat mereka masih kelas 4 SD. Dan mereka berjanji untuk bertemu lagi di kampus ini saat besar nanti.

Rasen tidak sengaja memandang ke arah rooftop gedung tersebut dan dia melihat seorang gadis berdiri di pinggir pembatas membelakanginya. Rasen terkejut, ia langsung berpikir sepertinya gadis itu mau bunuh diri. Dia melihat sekitar dan hanya melihat beberapa orang di sekitarnya yang tidak menyadari ada seorang gadis yang sepertinya mau bunuh diri.

Tanpa banyak berpikir, Rasen segera melepas helmnya lagi dan dengan panik segera berlari masuk lagi ke gedung itu untuk menghentikan gadis yang ia lihat.

Orang-orang yang ada disekitarnya sedikit heran dan tertarik melihat Rasen berlari dengan panik.

Karena sepertinya tidak memungkinkan menunggu lift turun, Rasen berinisiatif melewati tangga darurat. Rasen berlari sesegera mungkin takut-takut gadis yang ia lihat itu sudah lompat sebelum ia sampai.

Rasen tidak berfikir mengapa orang-orang di kampus itu tidak ada yang menyadari apa yang ia lihat, semua tampak tenang dan hanya sedikit heran melihat Rasen yang begitu panik berlari melewati mereka dan berlalu menaiki tangga darurat.

Tidak disadari Rasen sudah sampai di lantai delapan, satu lantai lagi ia sampai di rooftop. Ia sedikit terengah, dan akhirnya sampai di lantai sembilan. Matanya menatap sekeliling mencari sosok yang tadi ia lihat sebelumnya.

"Tidak ada," batin Rasen dalam hati.

Rasen berlari ke pinggir pembatas, melihat ke arah bawah takut gadis itu sudah terjun sebelum ia datang tapi nihil, gadis itu benar-benar tidak ada. Sedikit bingung dan kesal, Rasen berbalik berniat turun.

"Itu dia," batinnya. Rasen melihat gadis itu membelakanginya, dia berjalan ke arah tangga sepertinya akan turun. "Hei tunggu!" Rasen sedikit geram, ia mendatangi gadis yang ia lihat tadi. Gadis itu hendak turun lewat tangga tapi Rasen mencekal pergelangan tangan kanannya. "Dingin," batin Rasen.

Gadis itu menoleh, Rasen sangat terkejut sampai ia mundur kebelakang kala melihat wajah gadis itu. Genggaman tangannya pun segera ia lepas. Wajahnya putih pucat, banyak goresan luka di wajahnya, menatap Rasen dengan bola mata yang putih. Rasen melihat itu dengan sangat jelas.

Memang pada dasarnya sudah biasa Rasen melihat hal seperti ini. Tapi di sore itu Rasen benar-benar tidak menyangka kalau dia akan bertemu sosok yang berbeda dengannya. Hantu. Ya, dari kecil Rasen memang peka terhadap makhluk-makhluk seperti itu.

"Kamu bisa lihat aku?" tanya sosok itu sama terkejutnya dengan Rasen. Rasen yang masih sedikit terkejut ia bergeming lalu mundur lagi beberapa langkah.

"Tolong ...," ucap sosok itu lirih sambil mulai mendekati Rasen.

"Jangan mendekat, cepat pergi!" usir Rasen sedikit gemetar. Rasen ingin segera turun dari sana dan segera pulang. Tapi jalannya terhalang oleh sosok hantu gadis itu. Rasen memejamkan matanya lalu melafalkan ayat-ayat suci di dalam hati dengan sedikit rasa takut yang masih tersisa.

Beberapa saat Rasen berdoa, ia mencoba membuka matanya dan melihat ternyata sosok itu sudah hilang. Rasen lebih tenang sekarang, dia lalu segera turun melewati lift karena ia masih gemetar bila harus lewat tangga lagi.

"Sial, niat mau nolongin orang malah ketemu setan," batin Rasen. Ia menyandarkan kepalanya ke belakang, mencoba tenang tapi tidak bisa. Ia harus segera pergi dari sini. Pintu lift terbuka menandakan ia sudah sampai di lantai bawah, Rasen buru-buru keluar dari lift dan tidak sengaja langsung saja dia menabrak seseorang yang kebetulan sedang lewat di depan lift.

"Awwww," pekik nyaring dari seseorang yang baru saja Rasen tabrak. Seorang gadis, dia hampir saja terjatuh karena tabrakan Rasen yang sangat keras.

"Maaf-maaf, saya gak liat," ujar Rasen salah tingkah.

"Lagian ngapain sih rusuh amat, kaya abis liat setan aja!" seru si gadis berambut sebahu tersebut.

"Ya emang," batin Rasen. Rasen hanya memperhatikan gadis itu mengambil beberapa berkas miliknya yang terjatuh tanpa ada niat membantunya.

"Untung ganteng," ujar gadis itu terang-terangan sambil berlalu meninggalkan Rasen yang bingung, langkah yang benar seharusnya tadi ia membantu gadis itu. Rasen bingung apa yang harus dilakukan. Rasen pun pergi dari sana tanpa menyadari masih ada sosok gadis dengan berdarah-darah, wajah penuh sayatan yang mengikutinya di belakang.

***

Eleena tidak bisa menahan degup jantungnya setelah ditabrak oleh seorang pria tampan nan jangkung yang dia temui tadi di depan lift. Eleena Lavanya Zavier nama gadis cantik itu, dengan tubuh tinggi, kulit putih mulus, hidung yang tidak terlalu mancung tetapi membuat kesan manis dan rambut sebahunya tanpa poni. Sepertinya Eleena akan menjadi salah satu primadona di kampus itu.

Eleena baru saja menyelesaikan registrasi pendaftarannya yang sangat terlambat. Untung saja ada orang dalam yang membantunya masuk. Saat ini ia sedang terduduk di bangku taman karena merasa sangat excited setelah ditabrak pria tadi.

"Chaa gila! Tadi gue ketemu laki-laki ganteng banget. Lo pasti bakal sepemikiran sama gue. Kayanya gue jatuh cinta pada pandangan pertama deh!" Eleena terus mengoceh sembari menatap selembar foto yang dia pegang.

Itu adalah foto bersama almarhum sahabatnya, mereka sudah bersahabat lama sejak SMP sampai sekarang dia masuk ke perguruan tinggi. Tapi sayang sahabatnya itu baru saja meninggal beberapa bulan yang lalu. Di foto itu tentu saja selain ada Eleena, terdapat juga seorang gadis berambut hitam panjang dan berponi dengan senyum cerah menatap kamera.

"Achaa, gue kangen deh .... Kalau aja lo masih ada," ucapnya sambil tersenyum getir mengingat masa-masa menyenangkan dengan sahabatnya. Tapi dia tersadar lalu menggeleng-gelengkan kepalanya. Tidak, dia tidak boleh seperti itu terus-menerus. Dia harus benar-benar ikhlas menerima kenyataannya. Kenyataan bahwa satu-satunya sahabat terbaiknya itu pergi meninggalkannya tanpa bisa kembali.

"Gue belum bisa nyusul lo Cha, maaf ya gue belum bisa nemenin lo di sana. Gue di sini cuma bisa berusaha yang terbaik buat hidup gue kedepannya walaupun tanpa lo. Dan yang pasti gue cuma bisa doain yang terbaik buat lo di sana. Lo orang baik Cha, lo pasti dapet tempat terbaik di sisi-Nya. Lo tau 'kan gue sayang banget sama lo. Maafin gue juga karena belum bisa nemuin pergelangan tangan lo yan hilang, gue sendiri bingung harus cari kemana. Tapi gue bakal lebih berusaha buat lo."

Tanpa gadis itu ketahui sahabatnya tidak sebaik yang ia kira.

Mata gadis itu berkaca-kaca, ingin sekali menangis. Tapi ia tidak boleh lemah lagi karena sejak sahabatnya ditemukan meninggal, dia tidak punya lagi penguat. Dia harus kuat walaupun sekarang dia hanya sendirian.

"Cha, gue udah daftar ke kampus yang lo pengen banget masuk karena ayah lo alumni kampus sini. Gue baru selesain beberapa urusannya tadi. Gue ijin kuliah di sini ya." Eleena berdiri dari duduknya, dia beranjak pergi dari sana. Dia harus segera pulang sebelum matahari tenggelam dan digantikan oleh bulan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi REVEAL

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam. Apakah pernikahan ini berjalan atas sisa cinta, atau justru menjadi ajang pembalasan dendam atas sakit hati masa lalu? Kini, sebagai suami istri, keduanya harus berkomitmen meski bayang-bayang masa lalu terus mengusik. Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, berbagai rahasia dan konflik pun mulai bermunculan, menguji kesetiaan serta keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer tersohor tanpa sokongan finansial keluarga. Namun, di tengah keberhasilan dan kebahagiaan barunya, Aaron muncul lagi dengan penyesalan mendalam. Sang mantan suami kini memohon dimaafkan dan meminta peluang kedua. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
8.7
Demi menyelamatkan Adrian dari ledakan, punggungku hancur terbakar. Empat tahun aku merawatnya yang koma, tetapi saat terbangun, ia justru menyatakan cinta pada Stella di depan umum. Mereka menghinaku, bahkan Adrian menuduhku berbohong saat diserang preman. Baginya, aku hanya beban. Di hari pernikahan, ia tega membuangku di jalan tol demi Stella. Akhirnya, aku memilih pergi meninggalkan semuanya menuju bandara.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED