Bab 2

Bab.2

jozife lebioz duduk di kursi kerjanya , sambil menyalakan rokoknya dan melihat adegan itu . Pria itu meletakkan rokoknya di atas asbak yang terletak di atas meja kerjanya.

"Kau terlalu lamban , Salas Cano.!"

Ucap jozife lebioz kemudian bangkit berdiri dari kursinya , melangkah mendekati Celia balcescu yang duduk di atas pangkuan Salas Cano, dari belakang kedua tangan jozife lebioz memegang erat-erat pinggang perempuan itu lalu mengangkat sedikit tubuh telanjang perempuan itu dari pangkuan Salas Cano , menghentakkan

tubuh perempuan itu dengan cepat dan kasar ke atas pangkuan Salas Cano sampai semua 'milik' Salas Cano masuk .

"AUWWW..SAKIT.. BANGSAT KAU , JOZIFE LEBIOZ .!"

Darah keluar dari anus Celia balcescu. Tangan jozife lebioz terulur menarik rambut perempuan itu sambil berkata..

"Kalau jadi pelacur jangan setengah-setengah , Celia balcescu betina jalang.!"

Salas Cano tertawa lalu merengkuh tubuh Celia balcescu , kedua tangannya menggerakkan tubuh Celia balcescu yang telanjang duduk di atas pangkuannya dengan cepat dan kasar.

"Auww.. lepaskan aku... Ini sakit sekali.!"

Ucap Celia balcescu sambil memejamkan kedua matanya menahan rasa sakit yang luar biasa di lubang anusnya. Salas Cano makin bergairah mendengar erangan kesakitan perempuan pemuas birahinya.

jozife lebioz tertawa keras sambil berkata ...

"Ternyata masih original anusnya si jalang betina. Hai Celia balcescu , pantang mulut pelacur berteriak kesakitan. Inilah resikomu menjadi pelacur, dasar jalang betina bodoh.!"

Salas Cano makin bergairah melihat Celia balcescu kesakitan..

"Aku mau 'keluar' , masukkan dalam mulutmu saja , Celia balcescu .!"

Dengan kasar Salas Cano menarik tubuh bugil Celia balcescu dari atas pangkuannya . Celia balcescu langsung jongkok di hadapan Salas Cano , lalu memasukkan 'milik' pria itu ke dalam mulutnya dan menelan semua cairan putih kental tanpa tersisa. Celia balcescu menjilati "milik' Salas Cano.

"Luar biasa pelayananmu Celia balcescu. Berikan nomer rekening bank , kutransfer sekarang.!"

Ucap Salas Cano sambil merapikan kemejanya dan menutup resleting celananya. Celia balcescu menyebutkan nomer rekeningnya lalu Salas Cano langsung menekan ponselnya dan menunjukkan layar ponsel ke hadapan perempuan yang masih meringis kesakitan .

"Ini bukti transfer. Kamu minta lima ribu US dolar tapi kuberikan enam ribu US dolar. Karena anusmu masih perawan , Celia balcescu."

Ucap Salas Cano sambil merapikan semua berkas ke dalam tas kerjanya.

"Ok , aku harus kembali ke kantorku. jozife lebioz , terima kasih atas 'suguhannya' yang lezat."

Salas Cano menjabat tangan jozife lebioz, lalu melangkah keluar dari ruang kerja klien bisnisnya dan pergi ke kantornya sendiri .

"Aku membayarmu dua kali lipat tapi layani aku , setelah itu menyingkirlah dari ruang kerjaku ini , Celia balcescu jalang betina .!"

Ucap jozife lebioz., segera menarik tangan perempuan yang berdiri di dekatnya. Mereka berdua bergumul lagi di ruangan kerja jozife lebioz ,di sisihkan rasa sakit di lubang anus Celia balcescu karena di otaknya hanya uang... Uang ... Uang yang terpikirkan. Sedangkan di otak jozife lebioz saat ini adalah ingin melampiaskan nafsu birahinya pada Celia balcescu jalang betina.

🌷

Jika Salas Cano dan jozife lebioz mengumbar nafsu birahinya dengan Celia balcescu perempuan cantik berusia dua puluh lima tahun yang profesinya perempuan pemuas nafsu birahi semua pria , namun Nick Gustron fokus memimpin rapat staff di kantornya. Nick Gustron bagaikan harimau di dunia bisnis para pengusaha pemilik perusahaan informatika yang siap menerkam perusahaan informatika lain yang mencoba menyainginya perusahaan informatika miliknya. Nick Gustron pria tampan Russia yang ulet , tegas , cerdas , cerdik dan jika sudah maju berhadapan dengan para pengusaha pemilik perusahaan informatika, maka sudah pastilah ia tidak lagi memperdulikan aturan bisnis yang berlaku , yang penting bisnis perusahaan informatika miliknya lancar dan harus memenangkan banyak tender. Maka berhati-hatilah bagi para pengusaha pemilik perusahaan informatika jika belum berpengalaman , bersiap-siaplah kolaps perusahaan yang di miliki bahkan bisa berganti nama kepemilikan menjadi milik Nick Gustron. Satu di otak pengusaha tampan , bisnis bagaikan judi kalau tidak menang ya kalah , tidak ada setengah-setengah. Itu kalau masalah pekerjaan tapi kalau masalah perempuan baginya ..Tidak ada kata cinta apalagi serius menjalani relationship sampai naik ke jenjang pernikahan. Semua perempuan dari kalangan menengah ke bawah maupun perempuan dari kalangan menengah ke atas , hanya bisa gigit jari. Banyak perempuan patah hati karena Nick berprinsip semua perempuan hanyalah kamuflase fatamorgana.

"Rapat staff selesai."

Ucap Nick sembari menutup laptopnya. Nick beberapa staff-nya keluar dari ruang rapat , langkahnya terhenti. Seorang staff mendekati Nick.

"Ada yang perlu saya bantu , tuan Nick .?"

"Siapa gadis itu .?. Apa dia pegawai baru di kantor ini .?

Tanya Nick , dagu bergerak menunjuk seorang gadis yang sedang bercakap-cakap dengan seorang pegawai perempuan.

"Dia bukan pegawai di kantor ini. Dia desainer interior yang menawarkan mendesain kantor ini , tuan Nick Gustron."

Nick mengangguk lalu masukkan ke dalam ruang kerjanya. Pintu di tutup tapi Nick berdiri di dekat jendela, memperhatikan gadis yang asyik berbincang. Penampilannya sederhana , memakai celana jeans hitam dan kemeja lengan panjang hitam , sepatu tipis dan rambutnya coklat keemasan tergerai panjang setengah pinggang , wajah tanpa make -up . Tas ransel di bahunya. Di dalam hati Nick berkata..

{"Sederhana penampilannya tapi menarik , wajahnya polos tanpa make up ."}

Ponsel Nick berdering.

"Hallo , ma . Iya aku pulang sekarang , kita makan siang bersama ."

Nick menutup ponselnya , matanya melirik jam dinding. Sudah jam satu siang waktunya makan siang bersama mamanya , ia harus bergegas pulang. Nick mencoba mengintip gadis itu dari jendela ruang kerjanya tapi gadis itu tak tampak. Bergegas Nick membuka pintu ruang kerjanya dan melangkah lebar keluar kantornya. Menuju ke mobilnya yang terparkir di halaman parkir , cepat - cepat masuk ke dalam mobil. Nick melihat ke kanan kiri mencari gadis berpenampilan sederhana tapi tak ditemukan. Baru saja Nick menghidupkan mesin mobilnya , tiba-tiba ada mobil melintas di sebelah mobilnya yang kaca jendela mobilnya terbuka setengah .

{"Oh itu gadis yang kucari. Lebih baik kuikuti saja mobilnya ."}

Ujar Nick di dalam hati. Nick mengikuti mobil gadis itu dari kejauhan . Lima belas menit kemudian ,mobil gadis itu masuk ke dalam halaman kantor. Nick memutar mengikuti arah jalan lalu menghentikan mobilnya agak jauh dari kantor gadis itu. , bergegas keluar dari mobil , mendekati petugas sekuriti.

Bab 3

Bab.3.

"Selamat siang , pak. Apa benar ini kantor desain interior .?"

Tanya Nick dengan santun pada petugas sekuriti.

"Ya , benar. Silahkan masuk ke dalam."

Jawab petugas sekuriti dengan ramah.

"Saya hanya mau bertanya sedikit. Apa gadis yang baru saja masuk itu pegawai di sini , pak .?."

"Oh itu bee. Dia desainer interior."

"Terima kasih banyak , pak."

Nick bergegas meninggalkan petugas sekuriti , lalu masuk ke dalam mobil.,. meluncurkan mobilnya pulang ke rumah . Selama dalam perjalanan , bayangan gadis berpenampilan sederhana itu selalu mondar mandir di pikirannya. Tak terasa mobil nick ang di kendarai Nick sampai ke rumah. Nick tinggal berdua dengan mamanya karena papanya sudah mencoba saat ibunya sedang hamil delapan bulan. Nick keluar dari mobil , seorang wanita cantik berusia senja , duduk di kursi roda.

"Selamat siang , bidadari cantik kesayanganku ."

Nick mencium kedua pipi mamanya .

"Kamu terlambat makan siang , Nick. Mama khawatir kamu nanti sakit ."

"Maaf , mulai besok aku tidak terlambat pulang untuk makan siang bersama bidadari cantik kesayanganku ini. Ayo kita masuk ke dalam , mama .!"

Nick mendorong masuk kursi roda mamanya ke dalam rumah dan mengunci pintu ruang tamu .Mereka makan siang berdua.

"Mama , tadi aku melihat ada gadis ke kantorku. Penampilannya sederhana sekali , tanpa make up tapi wajahnya innocent. Aku suka dan kuikuti mobilnya ke kantornya ternyata dia desainer interior , ma . Aku suka dia."

Nyonya Rosella Gustron menyimak cerita anak laki tunggal kesayangannya.

"Aku mau kenalan tapi bagaimana caranya , ma .?"

Nyonya Rosella Gustron tersenyum ,putranya yang selama ini dingin pada para perempuan yang mengejar-ngejarnya , sekarang mulai suka dengan seorang gadis sederhana.

"Mama , kenapa senyum-senyum .?. "

" Mama hanya tidak menyangka kalau anak laki kesayangan , sekarang mulai suka dengan seorang gadis sederhana . Coba temuilah di kantornya , Nick ."

Nyonya Rosella Gustron menyodorkan semangkuk fruit cocktail salad ke hadapan anaknya.

"Tapi bagaimana kalau dia sudah punya pacar , ma .?. Lebih baik dia putus dengan pacarnya lalu berpacaran denganku saja ,ma."

Nyonya Rosella Gustron terkekeh sembari mencubit pipi anaknya.

"Hei Nick , janganlah seperti itu.!"

Nick tersenyum , mengunyah fruit cocktail salad .

"Aku suka dia , ma. Sampai sekarang bayangannya hilir mudik di pikiranku."

"Jangan-jangan kamu jatuh cinta pada pandangan pertama, Nick."

"TEPAT SEKALI , MA.."

Teriak Nick kegirangan dengan mata berbinar-binar dan wajah berseri-seri. Nyonya Rosella Gustron tersenyum.

🌺

SEMINGGU KEMUDIAN ,

Nick Gustron duduk termenung di ruang kerjanya , pikirannya melayang ke gadis sederhana yang pernah datang ke kantornya.

{ ' setiap hari aku ke kantor tapi petugas sekuriti mengatakan sia tidak masuk kantor "}

pikirannya tak bisa fokus , merasa galau karena tidak bertemu dengan gadis sederhana yang cantik.Nick bernafas lega, ketika selesai menanda tangani semua laporan kerja yang di sodorkan staff-nya karena merasa hari ini pekerjaannya telah selesai. Nick cepat-cepat merapikan laptopnya, dia harus segera ke pulang untuk mengantar namanya melakukan general check up ke rumah sakit. Baru saja , pengusaha tampan itu membuka pintu mobilnya ...

"NICK GUSTRON...."

Teriak Celia balcescu memanggil Nick yang langsung menoleh melihat wajah perempuan cantik yang geram .

"kenapa akhir-akhir ini kamu selalu mengabaikan aku , .?. Kamu tidak mau membalas semua chatting -ku dan tidak mau menerima telpon dariku .?"

Sinisnya perkataan Celia balcescu hanya di tanggapi dengan sikap dingin Nick sedingin jawabannya..

"Apa kita ada urusan bisnis , Celia balcescu .? Sudah kukatakan berkali-kali aku paling tidak suka menanggapi hal yang tidak penting."

Nick masuk ke dalam mobil , menghidupkan mesin mobilnya dan tanpa memperdulikan Celia balcescu yang masih berdiri menatapnya , pengusaha pemilik perusahaan informatika itu meluncurkan mobilnya keluar dari halaman kantor.

"Baru sekarang ada pria menolakku , dasar sok jual mahal.!"

Umpat Celia balcescu sambil melihat mobil Nick Gustron melesat dengan kecepatan tinggi. Semua orang sudah tahu kalau Celia balcescu selalu mengejar-ngejar nick Gustron , bahkan tanpa malu-malu perempuan itu mengaku kekasihnya Nick pada semua orang padahal sama sekali Nick tidak menggubrisnya. Sering Celia balcescu mendatangi nick di kantornya untuk meluluhkan hati nick., namun tak jarang Nick juga mengusir perempuan penggoda itu dari hadapannya. Semua orang tahu betapa buruknya image Celia balcescu sebagai perempuan penggoda seharga lima ribu US dolar sekali 'pakai'. Kerap kali Celia balcescu menjajakan tubuhnya ke semua klien Nick . Hanya Nick yang selalu menghindari bahkan menolak keras 'ajakan' Celia balcescu.

Selama ini bagi seorang Nick Gustron jika sudah menyangkut masalah perempuan ..Tidak ada kata cinta apalagi serius menjalani relationship sampai naik ke jenjang pernikahan. Semua perempuan dari kalangan menengah ke bawah maupun perempuan dari kalangan menengah ke atas , hanya bisa gigit jari. Banyak perempuan patah hati karena Nick berprinsip semua perempuan hanyalah kamuflase fatamorgana. Tapi apa mau di kata , jika Tuhan menghadirkan seorang gadis sederhana di hadapannya yang membuat nick seorang pengusaha pemilik perusahaan informatika bertekuk lutut mencintainya. Apa bisa gadis sederhana itu membalas cinta Nick di saat semua perempuan hingar bingar merasa berhak memiliki nick ?. Gadis sederhana yang cantik tapi membuat galau pikiran dan hati Nick Gustron pengusaha tampan pemilik perusahaan informatika . Setelah menjemput mamanya , langsung Nick meluncurkan mobilnya ke rumah sakit .

"Yupp.. kita sudah sampai rumah sakit , bidadari cantik kesayanganku. Mama tunggu dulu , aku turunkan kursi roda dari bagasi mobil ."

Kata Nick lalu keluar dari mobil , mengambil kursi roda dari bagasi mobil. Nick mengangkat tubuh mamanya , memindahkan dari dalam mobil ke kursi roda .

"Mama bawa kartu buat periksa .?"

Tanya Nick sembari mendorong kursi roda nyonya Rosella Gustron.

"Ya , mama bawa. Kita lewat sana saja , Nick .!"

Nyonya Rosella Gustron menunjuk koridor rumah sakit yang agak sepi pengunjung. Nick menuruti pinta mamanya.

"Itu ada bunga -bunga bagus di taman , mama suka melihatnya , Nick .!"

"Nanti aku belikan dan mama bisa tanam di rumah ."

Percakapan ini dan anak berhenti saat..

"Nyonya Rosella Gustron.. "

Ada suara pelan lembut memanggil , nyonya Rosella Gustron dan Nick mencari asal suara tersebut , ternyata seorang gadis cantik berpenampilan sederhana itu yang memanggil mereka. Sontak Nick menahan nafas , dirinya bagaikan tersengat aliran listrik.

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab

Nick

Bab 2
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED