Sampul Novel Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

7.9 / 10.0
Kehidupan rumah tangga yang tenang mendadak hancur karena sebuah ketidaksengajaan. Saat memenuhi keinginan cucunya yang berusia empat tahun untuk bermain game di komputer, sang protagonis tanpa sengaja membuka sebuah rekaman video syur. Setelah bergegas menutup mata sang cucu dari tayangan tidak pantas tersebut, ia terkejut setengah mati mendapati sosok pria di dalam video. Suaminya, yang selama ini mengaku impoten, ternyata sedang memadu kasih dengan sangat bergairah bersama cinta pertamanya.
Ringkasan Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor
Kehidupan rumah tangga yang tenang mendadak hancur karena sebuah ketidaksengajaan. Saat memenuhi keinginan cucunya yang berusia empat tahun untuk bermain game di komputer, sang protagonis tanpa sengaja membuka sebuah rekaman video syur. Setelah bergegas menutup mata sang cucu dari tayangan tidak pantas tersebut, ia terkejut setengah mati mendapati sosok pria di dalam video. Suaminya, yang selama ini mengaku impoten, ternyata sedang memadu kasih dengan sangat bergairah bersama cinta pertamanya.
Baca Selengkapnya

Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor Bab 1

Cucuku yang berusia 4 tahun merengek ingin main game komputer.

Aku tidak sengaja mengklik sebuah video.

Tampak dua insan bermain dengan sengit di ranjang.

Setelah menutup mata cucuku, aku menatap pria yang terengah-engah di video.

Suamiku yang impoten itu tampak bermain beberapa ronde dengan cinta pertamanya!

Suamiku, Hart, adalah profesor yang baik hati dan lembut. Di rumah, dia bahkan tidak kuat mengangkat karung beras. Di video, dia malah meletakkan kaki putih wanita itu ke bahunya sambil menabrak dengan kuat.

Bibir yang selalu tersenyum padaku tampak mencium dan menjilat leher wanita itu dengan penuh hasrat, seolah-olah dia mendapat harta karun besar. Dia tidak terlihat seperti berusia 70 tahun.

"Ibu, apa yang kamu lakukan?" Menantuku yang baru pulang kerja sontak terkesiap dan hendak menggendong anaknya.

Aku tersadar kembali dan buru-buru mematikan layar. Menantuku memutar bola matanya dengan kesal, lalu mengeluh, "Kukira kamu bakal sangat kolot karena dari desa. Siapa sangka, kamu malah seliar ini di usia tua. Padahal, Ayah adalah orang yang berpendidikan."

Usai mengeluh, menantuku membawa anaknya ke kamar. Sementara itu, aku masih syok. Aku tahu mereka melakukannya di asrama universitas.

Hart bilang dia tidak suka berada di rumah karena bising. Dia lebih terbiasa membuat penelitian di lingkungan yang tenang. Dia juga bilang tidak bisa memberiku kunci asramanya karena gedung itu punya universitas. Jadi, aku harus mengabarinya dulu kalau ingin membantunya beberes asrama.

Seprai yang mereka gunakan bahkan adalah seprai yang baru kupasang tiga hari lalu. Menantuku khawatir aku mengganggu Hart. Nyatanya, dia tidak tahu Hart tidak pernah menyentuhku.

Tiba-tiba, aku mencium bau gosong. Aku baru teringat aku memasak sup. Ketika aku buru-buru mematikan api, tanganku terkena asap panas. Sup yang lezat setidaknya harus dimasak selama tiga jam. Sudah bertahun-tahun aku memasak sup untuk Hart.

Putraku, Finn, langsung mengeluh setelah masuk. Dia bahkan belum melepas sepatunya. "Ibu, masa kamu nggak cium bau gosong? Gimana saja? Cuma Ayah yang bisa tahan sama kecerobohanmu ini."

Dulu, Hart memberitahuku bahwa kemaluannya pernah mengalami cedera sehingga dia menderita impotensi. Dia awalnya tidak berniat menikah lagi, jadi akhirnya mengadopsi seorang anak.

Siapa sangka, Hart malah bertemu denganku, gadis desa yang yatim piatu. Aku lebih muda 15 tahun dari Hart. Yang memperkenalkan kami adalah makcomblang.

Makcomblang itu berkata, "Hart adalah orang yang berpendidikan. Dia juga tampan. Hanya saja, dia punya anak adopsi. Kamu harus menjaga anak itu kalau bersamanya."

Zaman dulu tidak seterbuka sekarang. Setelah mendengarnya, wajahku pun tersipu. Hart memang tampan dan cerdas. Aku merasa pria seperti ini tidak bisa dijangkau olehku.

Namun, makcomblang berkata lagi, "Hart bilang kalian bisa langsung ambil akta nikah kalau kamu setuju."

Aku tidak pintar berbicara. Wajahku merah. Aku hanya bisa memberikan semua permen susu yang tidak rela kumakan kepada Finn.

Kemudian, aku baru tahu Hart terburu-buru untuk menikah karena ibunya lumpuh dan butuh orang menjaganya.

Tahun itu, aku merawat Hart, ibunya, dan Finn dengan sepenuh hati. Aku menganggap Finn sebagai putra kandungku. Aku sudah terbiasa hidup susah, jadi sama sekali tidak mengeluh.

Meskipun Hart dan Finn tidak punya hubungan darah, keduanya justru punya karakter yang sama. Mereka sama-sama tidak sabaran padaku.

Finn menatap tanganku yang melepuh sambil mengernyit. "Dasar kamu ini. Kalau kamu sehebat Bibi Hera, mungkin ayahku nggak bakal begitu stres."

Begitu mendengar nama Hera, aku merasa tidak nyaman. Hera adalah teman lama sekaligus rekan kerja Hart. Dia berwibawa. Semua mahasiswa mengakui keanggunannya. Usianya sudah 70 tahun, tetapi dia tidak menikah.

Hera sering datang ke rumah ini. Aku merasa orang seperti Hera pasti kesepian karena sendirian di kota ini. Jadi, setiap kali masak, aku akan menyuruhnya datang.

Hera dan Hart sepertinya punya topik yang tidak ada habisnya. Kadang aku ingin mendengar, tetapi Hart malah mengusirku. "Kamu bahkan nggak tamat SMP. Ngapain ikut-ikutan?"

Hera akan menepuk lengan Hart dan berkata, "Nggak ada kata terlambat untuk belajar."

Wajah Hera memang dipenuhi senyuman, tetapi tatapannya itu malah terlihat iba. Kemudian, Hera akan menanyakan beberapa kata susah kepadaku. Saat melihat tatapanku yang bingung, dia akan tertawa. "Nggak apa-apa, kamu bisa pelan-pelan belajar kalau nggak punya bakat."

Hera seperti dewi yang menatap rakyat jelata yang menyedihkan. Pada akhirnya, aku berhenti bergabung dengan pembicaraan mereka. Lagi pula, Hart tidak suka aku mengganggu mereka.

Suatu kali saat aku kebetulan melewati gedung asrama, aku ingin membantu Hart beberes tanpa memberitahunya kedatanganku.

Kebetulan, Hart dan Hera sedang membahas sesuatu. Hart marah besar karena aku mengganggu mereka. "Kamu nggak ngerti privasi? Sampai kapan kamu bakal begini? Kamu ini nggak paham apa-apa! Otakmu terbuat dari apa sih?"

Dulu aku merasa malu sekali karena dibentak di hadapan Hera. Namun, sekarang aku merasa Hera yang seharusnya malu. Hart, Hera, kalian adalah tokoh utama di dalam video itu!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Menjadi Ibu Untuk Anak Pelakor

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Delapan tahun lalu, ibu tiriku menikah dengan ayah yang tampan namun tak bertanggung jawab. Ayah lebih sering menghilang daripada mengurus keluarga, membuatku hanya tinggal berdua dengan ibu tiriku yang kaya raya. Aku diperlakukan seperti anak sendiri, tapi kebiasaannya mengenakan pakaian seksi perlahan mengganggu pikiranku. Di saat yang sama, aku masih menyimpan perasaan untuk Rania, teman SMA yang ingin kudekati lagi. Namun, kehadiran ibu tiri yang terlalu perhatian itu membuat segalanya menjadi rumit. Antara cinta masa lalu dan godaan yang tak terduga, aku harus memilih jalan yang tepat sebelum semuanya berantakan.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Kehidupan baru Anisa Rahma dimulai setelah ia menikah dengan Seno Bagaskara, seorang pria kaya raya. Di kediaman megah keluarga suaminya, ia harus beradaptasi tinggal bersama para ipar. Namun, di balik kemewahan itu, bahaya mengintai. Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno serta suami dari iparnya memendam hasrat terlarang padanya. Kini, ia terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah tersebut. Mampukah Anisa bertahan menghadapi situasi rumit ini?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED