Sampul Novel Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

9.2 / 10.0
Setelah delapan tahun membina rumah tangga, Lina Watson mengambil keputusan besar untuk pergi ke ibu kota dalam waktu setengah bulan. Di sana, guru dan istrinya telah menanti. Namun, kepergian ini menyimpan luka. Lina harus merelakan suami dan putranya, Alan, yang lebih dekat dengan sang ayah dan tidak lagi mengakui Lina sebagai ibunya. Menyadari Alan enggan ikut, Lina membulatkan tekad untuk melangkah pergi hanya bersama putrinya, Alicia, demi memulai kehidupan yang baru.
Ringkasan Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an
Setelah delapan tahun membina rumah tangga, Lina Watson mengambil keputusan besar untuk pergi ke ibu kota dalam waktu setengah bulan. Di sana, guru dan istrinya telah menanti. Namun, kepergian ini menyimpan luka. Lina harus merelakan suami dan putranya, Alan, yang lebih dekat dengan sang ayah dan tidak lagi mengakui Lina sebagai ibunya. Menyadari Alan enggan ikut, Lina membulatkan tekad untuk melangkah pergi hanya bersama putrinya, Alicia, demi memulai kehidupan yang baru.
Baca Selengkapnya

Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an Bab 1

"Lina, apa sudah kamu pikirkan baik-baik, setengah bulan lagi kita berangkat ke ibu kota?"

Lina Watson menjawab pelan, tetapi tegas, "Ya."

"Baguslah! Guru dan istri guru sudah menunggumu di ibu kota."

Di seberang telepon, guru tidak tahan untuk bertanya lagi, "Tapi kudengar kamu sudah berkeluarga di sana selama delapan tahun, apa kamu benaran rela meninggalkan ayah dan anak itu? Lalu bagaimana dengan Alan? Kudengar anak itu lebih dekat dengan ayahnya. Apa dia mau ikut denganmu?"

Lina tersenyum getir. "Alan sudah nggak mengakui aku sebagai ibunya, mana mungkin dia mau ikut denganku. Aku akan membawa Alicia."

Sang guru di seberang hanya bisa menghela napas. "Kalau begitu, karena kamu sudah memutuskan, kita bertemu setengah bulan lagi di stasiun kereta ibu kota."

"Lina, apa sudah kamu pikirkan baik-baik, setengah bulan lagi kita berangkat ke ibu kota?"

Lina Watson menjawab pelan, tetapi tegas, "Ya."

"Baguslah! Guru dan nyonya guru sudah menunggumu di ibu kota."

Di seberang telepon, guru tidak tahan untuk bertanya lagi, "Tapi kudengar kamu sudah berkeluarga di sana selama delapan tahun, apa kamu benaran rela meninggalkan ayah dan anak itu? Lalu bagaimana dengan Alan? Kudengar anak itu lebih dekat dengan ayahnya. Apa dia mau ikut denganmu?"

Lina tersenyum getir. "Alan sudah nggak mengakui aku sebagai ibunya, mana mungkin dia mau ikut denganku. Aku akan membawa Alicia."

Sang guru di seberang hanya bisa menghela napas. "Kalau begitu, karena kamu sudah memutuskan, kita bertemu setengah bulan lagi di stasiun kereta ibu kota."

Setelah kembali mengucapkan terima kasih, Lina menutup telepon dan menggendong putrinya menuju rumah yang terasa asing.

Begitu memasuki kompleks perumahan, dia langsung ditahan tetangganya.

"Eh, acara kumpul-kumpul pabrik sudah dimulai. Lina, kenapa kamu malah pulang? Ayo, ikut lihat, banyak yang sudah menyiapkan penampilan."

Lina refleks ingin menolak, "Pekerjaan rumahku belum selesai..."

"Ah, pekerjaan apa? Acara kumpul-kumpul pabrik cuma setahun sekali. Meskipun kamu nggak mau menonton, Alicia pasti ingin lihat keramaian, bukan begitu, Alicia?"

Lina menatap putrinya yang kecil dan kurus.

Dia teringat bahwa Alicia yang tumbuh bersamanya di desa, tidak pernah melihat dunia luar.

Hatinya terasa perih. "Kalau begitu, ayo kita lihat sebentar."

Lina menggendong putrinya dan mengikuti tetangganya yang memimpin jalan. Belum juga masuk ke aula, suara riuh dari dalam sudah terdengar.

"Pak Sam dan Lili benar-benar pasangan serasi!"

"Lili, kapan Pak Sam mengundang kita ke pesta pernikahannya? Mumpung hari ini banyak orang, suruh saja dia bilang padamu di depan semua orang!"

"Pak Sam, kalian sudah berpacaran cukup lama, kapan mengundang kami makan di pesta pernikahan kalian?"

Lina memeluk erat putrinya dan berniat berbalik keluar.

Namun, tetangganya segera menariknya. "Lina, mau ke mana? Cepatlah, ayo kita juga lihat keseruan kepala pabrik dengan pacarnya!"

Lina menundukkan kepala, wajahnya menampilkan senyum getir.

Seluruh orang di pabrik kendaraan berat itu tahu bahwa Lili Fraser adalah kekasih Sam Houston.

Sementara dirinya hanyalah seorang wanita malang yang tidak bisa bertahan hidup di kampung halaman, lalu datang bersama putrinya untuk bergantung pada Sam.

Semua itu berkat kebaikan Sam. Dia memberi Lina pekerjaan sebagai pembantu di Rumah Keluarga Houston, sehingga memberi Lina jalan untuk bertahan hidup.

Tidak ada yang tahu bahwa dia dan Sam sebenarnya sudah menikah selama delapan tahun.

Di desa, Lina melahirkan dan membesarkan anak-anak, serta merawat mertuanya.

Baru setelah kedua mertuanya meninggal dunia satu per satu dan putrinya Alicia sudah cukup umur untuk bersekolah, Lina membawa anaknya datang menemui Sam.

Di dalam aula, Lili menundukkan kepala dengan wajah memerah.

Suara riuh orang-orang makin keras. "Ayo cepat katakan! Lili adalah putri mantan kepala pabrik, jadi para pekerja di pabrik kendaraan ini bisa dianggap keluarganya. Kalau hari ini kamu nggak mengatakan dengan jelas, jangan harap bisa lolos!"

Sam tertawa lebar dan berkata dengan lantang, "Lili, aku berencana mengadakan perjamuan pernikahan di kantin pabrik pada tanggal 22 bulan dua belas. Kita menikah, lalu bersama-sama merayakan tahun baru. Bagaimana menurutmu? Setelah menikah, kita hidup bahagia selamanya!"

Aula seketika bergemuruh dengan sorak-sorai.

Wajah Lili makin memerah, dia memandang Sam dengan malu-malu.

Kemudian, Sam berdiri di atas bangku dan berkata, "Hari ini semua orang jadi saksi. Kalau suatu hari nanti aku, Sam, melakukan sesuatu yang menyakiti Lili, kalian boleh langsung menghukumku. Aku nggak akan melawan bila dipukul, dan nggak akan membalas bila dimaki."

"Bagus!"

"Mendengar ucapanmu, kami jadi tenang."

"Lili, kamu pasti senang, 'kan? Pak Sam benar-benar baik padamu, dia memberimu pekerjaan ringan, di rumah juga ada pembantu supaya kamu nggak perlu bekerja. Pria sebaik ini bisa-bisanya kamu yang mendapatkannya."

Lina memeluk erat putrinya dan hendak pergi.

Alicia yang kini berusia lima tahun, sejak tiba di pabrik kendaraan selalu merasa takut.

Sekarang, melihat ayahnya hendak menikahi wanita lain, dia tidak sanggup lagi menahan diri dan langsung menangis keras.

Suara tangis anak itu membuat semua orang menoleh.

Di tengah kerumunan, Sam melototi Lina dan berkata dengan marah, "Untuk apa kamu membawanya ke sini? Hari ini semua orang sedang bahagia, kenapa kalian berdua malah sengaja bikin orang jengkel?"

Lina sibuk menenangkan putrinya dan tanpa sadar menjelaskan, "Alicia belum pernah lihat acara kumpul-kumpul, makanya kubawa ke sini."

Wajah Sam sekelebat menunjukkan rasa bersalah, tetapi itu segera lenyap.

Dia mengerutkan kening dan menegur dengan nada kesal, "Kalau datang ya datang saja, kenapa malah menangis! Di hari besar kayak gini malah membawa sial. Kalau kamu nggak bisa mengurus anak, jangan bawa dia ke tempat ramai untuk mempermalukan diri. Cepat pulang, sapu lantai dan lap meja!"

Apa Sam benar-benar tidak tahu alasan anaknya menangis?

Hati Lina terasa beku. Harapan terakhirnya terhadap Sam pun benar-benar sirna.

Masih ada setengah bulan lagi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Luka Seorang Ibu Rumah Era 80-an

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5 Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Delapan tahun lalu, ibu tiriku menikah dengan ayah yang tampan namun tak bertanggung jawab. Ayah lebih sering menghilang daripada mengurus keluarga, membuatku hanya tinggal berdua dengan ibu tiriku yang kaya raya. Aku diperlakukan seperti anak sendiri, tapi kebiasaannya mengenakan pakaian seksi perlahan mengganggu pikiranku. Di saat yang sama, aku masih menyimpan perasaan untuk Rania, teman SMA yang ingin kudekati lagi. Namun, kehadiran ibu tiri yang terlalu perhatian itu membuat segalanya menjadi rumit. Antara cinta masa lalu dan godaan yang tak terduga, aku harus memilih jalan yang tepat sebelum semuanya berantakan.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Sampul Novel Nafsu Kakak Tiriku
9.6
Nando diam-diam terobsesi pada adik tirinya, Laily, yang dikenal anggun. Suatu malam, ia mencoba melecehkan Laily saat gadis itu bersiap ibadah. Beruntung, Abdi yang sedang mabuk datang menolong. Sialnya, keadaan justru berbalik hingga Abdi difitnah sebagai pelaku asusila. Akibat tuduhan keji tersebut, Abdi terpaksa menikahi Laily guna mempertanggungjawabkan kesalahpahaman yang merusak nama baiknya.
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Sinta dan Bram belum memiliki anak. Bram bersama ibunya langsung menuduh Sinta mandul tanpa bukti medis. Demi cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Padahal, ada kenyataan pahit yang disembunyikan: Bram yang sebenarnya tidak bisa menghasilkan keturunan. Saat kebohongan dan pengkhianatan ini akhirnya terbongkar, apakah Sinta akan tetap tinggal diam menerima perlakuan suaminya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED