Sampul Novel I’m Always Be Yours

I’m Always Be Yours

8.8 / 10.0
Di usia 23 tahun, supermodel Freya Angelicia harus menelan pil pahit akibat cinta bertepuk sebelah tangan pada kakak angkatnya, Max Xavierano Miller. Walau Freya dipuja banyak orang, Max yang merupakan miliarder sukses justru membencinya karena trauma dikhianati mantan tunangan. Saat Max mulai membuka hati setelah pertemuan tak terduga mereka, segalanya menjadi rumit. Kehadiran rival berat yang berusaha memikat hati Freya kini mengancam posisi Max.
Ringkasan I’m Always Be Yours
Di usia 23 tahun, supermodel Freya Angelicia harus menelan pil pahit akibat cinta bertepuk sebelah tangan pada kakak angkatnya, Max Xavierano Miller. Walau Freya dipuja banyak orang, Max yang merupakan miliarder sukses justru membencinya karena trauma dikhianati mantan tunangan. Saat Max mulai membuka hati setelah pertemuan tak terduga mereka, segalanya menjadi rumit. Kehadiran rival berat yang berusaha memikat hati Freya kini mengancam posisi Max.
Baca Selengkapnya

I’m Always Be Yours Bab 1

"Max..." lirih Freya dengan tatapan mata sayu

"Damn" umpat Max dengan suara seraknya namun terdengar seksi ditelinga Freya

Max kembali melumat bibir Freya sementara ia menambah satu lagi jarinya dalam milik gadis itu yang telah basah.

"Shit, kenapa kau sangat rapat?"

"Max ini salah" rintih Freya tiada henti

Max menyeringai lalu mendekatkan bibirnya ditelinga Freya sementara kedua jarinya masih terus menggoda bagian pangkal paha Freya.

"Apa ini tidak terlambat kau baru menolakku sekarang?" bisik Max menggoda

Freya berusaha sekuat tenaga mengembalikan sisa-sisa kewarasannya, ia tidak ingin melakukan itu dengan Max yang jelas-jelas tidak mencintainya apalagi ini merupakan yang pertama untuk gadis itu.

"Jangan Max, aku tidak ingin melakukannya dengan seseorang yang tidak mencintaiku" ucap lirih Freya berusaha mendorong dada bidang Max yang berada di atasnya

"Jadi selama ini kau melakukan itu dengan para pria hanya karena mereka mengatakan mencintaimu, begitu?" hardik Max penuh emosi

Entah kenapa Max menjadi kesal mendengar penolakan dari Freya. Mendengar ucapan Max wajah Freya memerah sementara ia tidak bisa lagi mengendalikam gairah yang telah menguasai kepalanya.

"Apa maksudmu?"

"Kau sangat pintar berakting, seharusnya kau beralih profesi menjadi seorang artis bukannya model" jeda sesaat sebelum Max melanjutkan perkataannya lagi "Dan sekarang kau tidak bisa menolakku, sudah terlambat" desisnya dengan nada dingin

Sudut bibir Max terangkat membentuk seringaian menyeramkan, seketika alarm dikepala Freya berbunyi menandakan ia dalam bahaya. Freya ingin memberontak, ia bangkit berdiri tapi terlambat karena Max telah memerangkap kedua tangannya diatas kepala Freya, lalu mengikatnya dengan dasi milik Max yang entah sejak kapan telah ia lepaskan.

Max segera menanggalkan pakaian yang ia kenakan dengan tergesa dan memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang terpahat sempurna dengan beberapa tatto terukir disana. Freya memalingkan wajah saat tanpa sengaja melihat benda tumpul yang telah mengeras diantara kedua paha Max. Besar, panjang dan berurat hingga membuat bulu disekujur tubuh Freya meremang. Itu tidak akan muat memasuki miliknya, batin Freya ketakutan.

"Kenapa kau terlihat malu-malu seperti itu? Bukankah kau sering melihat tubuh laki-laki seperti ini?" tanya Max sinis

"Max, please don't do that" Freya memelas dengan mata berkaca-kaca

"Aku akan memuaskanmu, kau cukup diam dan nikmati saja. Walau hanya mendapat wanita bekas pria lain tidak masalah karena aku sudah bernafsu" geram Max sebelum mendekatkan dirinya dan memangut bibir Freya secara brutal

Entah mengapa saat mengingat jika tubuh indah gadis di bawahnya ini telah dinikmati oleh laki-laki lain membuatnya sangat marah hingga membutakan hati dan pikirannya. Hanya kabut gairah yang menyelimutinya sekarang, hasrat ingin memiliki yang sangat besar ia rasakan atas diri Freya.

Sentuhan Max terasa berbeda dari sebelumnya, tidak ada lagi kelembutan yang dirasakan oleh Freya. Bahkan Max menyatukan milik mereka dengan paksa membuat Freya menjerit keras. Freya berusaha membuka ikatan pada pergelangan tangannya hingga terasa kebas. Namun sakit yang ia rasakan pada hatinya karena ucapan Max jauh melebihi perih pada bagian bawah tubuhnya.

Freya hanya bisa terisak pilu, ia merasa tubuhnya seperti terbelah menjadi dua. Benar-benar sakit bagai tercabik-cabik, tidak hanya kewanitaannya tapi rasa sakit itu menjalar hingga menyayat hati Freya.

"Akhhh sa-kitt..."

Max tak menghiraukan Freya yang merintih dibawah kuasanya, ia terus memompa dan memaju mundurkan kejantanannya dalam lubang surgawi Freya yang terasa sangat rapat. Alangkah terkejutnya Max saat tanpa sengaja melihat noda merah bercampur dengan cairan milik mereka merembes keluar dan mengenai seprai putih. Rasa amarah yang ia pendam selama ini pun menghilang seolah lenyap bagai debu tersapu angin.

"K-kau masih perawan?"

Seketika itu juga gerakan tubuh Max berhenti tanpa melepas penyatuan mereka. Ia menatap nanar gadis di bawahnya, ya Tuhan apa yang dilakukannya. Ia telah merusak seorang gadis, merenggut hal yang paling berharga dalam hidupnya. Bahkan ia melakukannya dengan paksa dan brutal.

"Ssttt jangan menangis, maafkan aku. Aku tidak tau jika ini pertama kalinya bagimu, aku pikir..." Max tidak mampu melanjutkan kata-katanya lagi

Max memeluk erat tubuh Freya yang bergetar hebat, ia juga mengecup seluruh wajah gadis itu dengan lembut sambil membisikkan kata-kata maaf dan sayang untuk menenangkannya.

"Aku membencimu Max" ujar lirih Freya masih menangis sesenggukan

"Jangan! Jangan katakan kau membenciku. Jangan membenciku please, i'm sorry. Really sorry my Angel" suara Max tercekat

Max tidak tega melihat Freya menangis dan tampak tak berdaya namun ia tidak bisa menghentikan penyatuan tubuh mereka. Rasa hangat, bahagia dan gairahnya sudah diubun-ubun tak kuasa untuk dibendung lagi.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi I’m Always Be Yours

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Dalam kisah romansa modern ini, David dan Arina memulai perjalanan emosional yang menuntun mereka pada kebahagiaan sejati. Berlatar keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan jiwa masing-masing. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka tumbuh dengan begitu indah. Momen singkat di musim ini berhasil menyatukan dua hati dalam sebuah ikatan cinta yang tulus, kuat, dan sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Niat tulus Rheina menyelamatkan sahabatnya dari tuan tanah malah berujung petaka. Sang ayah justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat, menyeret Rheina ke pusaran konflik keluarga yang kelam dan merusak hidupnya. Di tengah kerasnya tekanan hidup yang dipenuhi makian dan adegan dewasa, gadis lugu ini terperangkap dalam cinta segitiga yang rumit bersama dua pria. Simak perjuangan emosional Rheina menghadapi takdirnya yang sarat liku.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel Misteri matinya teman-temanku
8.6
Satu per satu orang di sekitarku tewas secara mengerikan. Mulai dari sahabat, kerabat dekat, hingga musuh-musuh yang pernah berbuat jahat kepadaku, semua berakhir tragis. Sang pembunuh berdarah dingin beraksi sangat rapi tanpa meninggalkan bukti sedikit pun. Teror mencekam ini terus berlanjut, memakan korban baru tanpa bisa dihentikan. Kini, di tengah misteri yang tak terpecahkan, nyawaku sendiri pun terancam menjadi target berikutnya dari sosok misterius yang mengintai.
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.3
Sekembalinya dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular yang dipercaya bisa memberi keawetan muda jika disembah dengan darah menstruasi perawan. Aku dipaksa menyerahkan darahku dan rambutku dipotong untuk dililitkan di patung itu. Namun, aku menyembunyikan rahasia bahwa aku pernah menginap dengan pacarku saat kuliah. Dua bulan kemudian, konsekuensi mengerikan muncul ketika kulit ibu mulai ditumbuhi bercak biru bersisik dan dia mulai berganti kulit layaknya seekor ular.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian selalu menganggap wanita sebatas teman tidur dan bertekad menghindari pernikahan. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah bertemu Adeeva Adelia Albert, sekretaris baru yang acuh dan tak berniat memikatnya. Sempat dipandang Adeeva sebagai kesialan terbesar dalam hidupnya, sosok Xavier kini justru menjadi anugerah terindah. Hubungan yang semula dipenuhi kebencian itu kini telah bertransformasi menjadi hari-hari romantis yang indah bagi mereka berdua.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED