Sampul Novel Hasrat di Depan Kemudi

Hasrat di Depan Kemudi

8.9 / 10.0
Mengajar mengemudi di dekat kampus membawa tantangan tak terduga bagi seorang instruktur. Mahasiswi tahun pertama yang tampak polos justru berpakaian terbuka dan terus mendekatinya selama latihan. Sang instruktur berusaha keras menjaga profesionalisme dan menahan diri dari berbagai sentuhan sengaja. Namun, sebuah kesalahan fatal saat melepas kopling membuat mobil mati mendadak dan terguncang hebat, hingga menciptakan situasi yang sangat intim di antara mereka berdua.
Ringkasan Hasrat di Depan Kemudi
Mengajar mengemudi di dekat kampus membawa tantangan tak terduga bagi seorang instruktur. Mahasiswi tahun pertama yang tampak polos justru berpakaian terbuka dan terus mendekatinya selama latihan. Sang instruktur berusaha keras menjaga profesionalisme dan menahan diri dari berbagai sentuhan sengaja. Namun, sebuah kesalahan fatal saat melepas kopling membuat mobil mati mendadak dan terguncang hebat, hingga menciptakan situasi yang sangat intim di antara mereka berdua.
Baca Selengkapnya

Hasrat di Depan Kemudi Bab 1

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?"

Di sekolah mengemudi dekat kampus, aku mengajar seorang mahasiswi tahun pertama belajar mengemudi.

Tidak disangka, mahasiswi yang tampak polos itu mengenakan pakaian terbuka, meminta duduk di pangkuanku. Dia menyuruhku mengajarinya secara langsung sambil dekat-dekat denganku.

Sepanjang jalan, aku menahan nafsuku dan fokus mengajarinya. Aku sengaja mengabaikan sentuhan halusnya yang disengaja maupun tidak.

Namun, entah mengapa, dia melepas kopling terlalu cepat. Mesin mobil tiba-tiba mati dan terguncang hebat.

Dia jatuh tepat di antara kedua pahaku. Kebetulan area sensitifku tepat menempel di area sensitifnya.

Sementara dia hanya mengenakan rok pendek dan celana dalam tipis di baliknya.

Namaku Andreas Sunanto. Tahun lalu, aku berselisih dengan Pak Leo, pimpinan sekolah mengemudi, dan dipecat.

Tahun ini, aku melamar di sekolah mengemudi dekat kampus Diploma. Tempat itu penuh dengan mahasiswi muda.

Siswa sekarang diawasi sangat ketat ketika SMA. Karena itu mereka masih polos.

Mereka sedikit banyak memahami nafsu, tetapi belum sepenuhnya memahami batasan. Mereka hanya mengikuti intuisi dan sering kali berpakaian terbuka, tindakannya sangat berani.

Karena itu, aku sering dimanjakan dengan pemandangan yang memanjakan mata. Namun, begitu teringat dengan pengalaman pahitku yang pernah dipecat karena berselisih dengan pimpinan, aku sangat menghargai pekerjaan ini. Aku menahan diri dari godaan dan mengajar mereka dengan serius.

Namun, tetap saja tidak bisa menghindari kontak fisik dengan mereka.

Mereka semua berusia sekitar 20 tahunan. Masa di mana hasrat mereka sedang memuncak.

Pada waktu SMA belum pernah pacaran dan belum pernah disentuh oleh pria, jadi tubuh mereka sangat sensitif.

Terutama adik yang mengambil jurusan tari itu. Dia mahasiswi tahun pertama. Perkembangan tubuhnya sangat sempurna. Payudaranya montok dan bokongnya ramping. Setiap melangkah keduanya bergoyang.

Adik kecil itu sepertinya sangat suka dekat-dekat denganku. Setiap kali, dia selalu meminta bimbingan pribadi dariku.

Terkadang payudaranya yang besar menempel di lenganku. Terkadang, kakinya yang mulus menyentuh celanaku.

Setelah setiap sesi bimbingan dengannya, aku harus menghabiskan waktu yang cukup lama untuk melampiaskan hasratku.

Kejadian semacam ini makin sering terjadi. Tatapannya padaku makin berani.

Sore itu, Liana berlari kecil dengan tergesa-gesa datang untuk belajar mengemudi.

Liana mengenakan pakaian dansa, sebuah gaun pendek yang hampir tidak menutupi pantatnya. Lekuk tubuhnya terlihat begitu sempurna.

Liana membungkuk dan mengetuk jendela mobil.

"Pak. Maaf terlambat. Barusan aku baru ikut kelas menari."

Baju menari dengan kerah V sekilas memperlihatkan payudaranya yang montok setiap kali dia membungkuk.

Aku membuka pintu penumpang dan menyambutnya sambil tersenyum.

"Aku sudah menunggumu lama sekali. Cepat naik."

Liana duduk di kursi depan, memegang lenganku, dan memohon dengan manja.

"Pak. Aku sudah gagal empat kali di ujian tahap kedua. Kalau aku gagal lagi, aku harus ujian ulang. Bapak harus membantuku."

Aku menghela napas ketika melihat tatapan memohon Liana.

"Oke, kalau begitu kita mulai dengan … "

Liana tiba-tiba mendekat. Napasnya begitu hangat di telingaku.

"Nggak. Pak. Aku nggak bisa belajar seperti ini."

Jari-jarinya meluncur menuruni tanganku dan berhenti di pahaku.

"Gimana kalau aku duduk di pangkuanmu dan kamu ajari aku selangkah demi selangkah?"

Aku membeku di tempat. Aroma manis gadis itu begitu dekat.

Aku pun mengangguk setelah merasakan godaan aneh.

"Terima kasih, Pak. Aku duduk di pangkuan Bapak. Bapak nggak boleh mengeluh."

Liana merangkak ke pangkuanku dari kursi penumpang. Pantatnya terangkat tinggi ketika dia perlahan-lahan mengubah posisinya.

Liana baru saja selesai menari, di badannya masih ada aroma keringat. Stoking putih yang transparan membuat Liana sangat menggoda.

Aku tidak bisa menahan diri untuk menciumnya. Aroma memabukkan gadis muda itu langsung membuat darahku berdesir.

Tidak tahu apakah Liana sengaja atau tidak, tangannya menekan bagian sensitifku!

Pada saat itu, tubuhku seolah-olah tersengat listrik. Sensasi kesemutan membuatku gemetar luar biasa.

Melihat hal itu, Liana meminta maaf berulang kali.

"Maaf, Pak. Aku nggak sengaja. Bapak nggak sakit, 'kan?"

Liana benar-benar orang yang sangat baik hati. Dalam situasi dimana aku jelas-jelas diuntungkan, dia malah meminta maaf.

Aku melambaikan tangan dan berkata sambil tersenyum, "Nggak apa-apa. Kamu duduk yang benar. Aku akan mengajarimu cara mengemudi selangkah demi selangkah."

Liana menyesuaikan posisinya dan duduk dengan stabil di pangkuanku.

Tepat sasaran. Mendarat di bagian sensitifku!

Liana mengenakan rok pendek dipadukan dengan stoking putih.

Begitu Liana duduk, aku merasa sesuatu menekan titik sensitifku. Ada perasaan halus seperti diselimuti.

Lebih parahnya lagi, Liana menggerakkan tubuhnya agar bisa duduk lebih nyaman.

Gesek itu memberikan gelombang kenikmatan pada tubuhku. Aku langsung ereksi. Bagian sensitifku langsung berdiri tegak dan menempel di tubuh Liana.

Liana menyadari tekanan yang tidak biasa. Dia pun memiringkan kepala dan bertanya,

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?"

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hasrat di Depan Kemudi

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.1
Kehidupan dalam novel modern ini berubah drastis setelah kecelakaan membuat sang suami lumpuh. Situasi kian rumit saat ayah mertua pindah tinggal bersama mereka. Didorong obsesi memiliki keturunan demi meneruskan garis keluarga, sang suami nekat memasukkan obat secara diam-diam ke dalam minuman istri dan ayahnya sendiri. Sejak peristiwa tersebut, hubungan mereka berubah menjadi misteri penuh ketegangan, di mana segala sesuatunya mulai berjalan di luar kendali dan tanpa arah.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra hancur setelah kesuciannya dirampas paksa akibat rencana jahat kakek pacarnya sendiri. Tragisnya, sang kekasih justru mencampakannya demi menikahi wanita lain. Di titik terendah, Lula diselamatkan oleh orang tua kandungnya yang ternyata konglomerat kaya raya. Didukung kekuatan keluarganya, ia pun menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan mantan kekasih beserta keluarganya. Namun, akankah kehancuran mereka membawa kedamaian yang dicarinya?
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa untuk pembaca usia 21 tahun ke atas ini menguak sisi kehidupan tersembunyi yang jarang dibahas. Di balik topeng kesucian, terdapat luka mendalam, dilema, serta kerinduan emosional yang rumit. Melalui penyampaian yang realistis dan eksplisit, Anda diajak merenungkan jati diri di tengah kegelapan demi meraih titik terang. Sebuah bacaan penuh makna tentang pencarian hakikat hidup dan cinta yang berliku, siap memberikan sudut pandang baru yang mendalam bagi pembacanya.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
9.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dipaksa mengalah demi kakaknya yang sakit parah agar bisa menikahi James, sang tunangan. Karena menolak mentah-mentah rencana tersebut, orang tuanya tega mengikatnya di rumah sebelum pergi ke acara pernikahan. Malang, saat ditinggalkan sendirian dalam kondisi terikat, seorang penyusup masuk dan membunuhnya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali untuk membebaskannya, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk tanpa nyawa.
Sampul Novel Misteri Hutan Gondoriyo: Perjalanan Malam yang Mencekam
8.5
Seorang penjelajah tersesat di Hutan Gondoriyo dan mengalami teror mistis saat kendaraannya hilang secara gaib. Di sebuah gubuk sunyi, pasangan lansia misterius sempat memperingatkannya. Meski sempat kembali dengan selamat, rasa penasaran justru menyeretnya kembali ke sana, namun hutan itu seolah menguap. Misteri pun kian kelam saat ia menemukan kaitan erat antara kecelakaan bus di jurang dan hutan tersebut, hingga ia harus bertaruh nyawa demi kebenaran.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED