Bab 2

Tapi rasa nya aku pernah melihat pria ini dia ....

' ataga dia kan ayah nya sisil ' batinku

Meskipun aku dan sisil bersahabat tapi aku tak pernah bertemu ayah nya kata nya ayah nya sibuk ...

" i- iya om "

" kok om sih panggil daddy dong " ucap nya

" iya daddy " ucapku langsung merangkul leher nya

' jika memang ini ayah sisil maka aku bisa menggunakan nya sebagai alat suatu saat '

Pria itu mencium bibir ku dan turun ke leher ku yang jenjang " aahh daddy " desah ku

Pria itu semakin bersemangat tangan nya mulai meremas dua bukit ku yang cukup besar sambil terus melumat bibir ku

Dia langsung membuka semua pakaian nya

Aku hanya melihat nya sambil tersenyum ' aku tak sabar melihat wajah sisil ketika ayah nya bermain bersama ku '

" ayok sayang sini kamu biar daddy puasin "

Ucap pria itu sambil membuka baju ku dan melahap bukit ku sejujur nya aku sedikit ilfil ketika tau dia ayah sisil tapi biar lah selama uang ku berjalan apa salah nya?

Aku telentang dan kini dia lebih leluasa untuk menggunakan tubuh ku dia langsung memasukan junior nya ke vagina ku dan mulai menggenjot ku

Kini dia ingin kami bertukar posisi kini aku yang memimpin permainan itu

Aku menaik turun kan tubuh ku sambil merem melek merasakan kenikmatan di bawah pria itu mempermainkan dadaku

" haaa sayang aku mau keluar nih "

" jangan di dalam dong om "

" iyaa "

Pria itu langsung menggenjot ku dari bawah "aaahhkkkk " desah ku

Croot crot

Cairan itu hampir saja tumpah di rahim ku

" aahh kamu emang nikmat banget ya "

Aku senang ketika ada yang memuji ku apalagi jika dia memuji vagina ku >•<

" ah daddy bisa aja " ucap ku

" iya sayang kapan kapan kalau ada waktu daddy bakal boking kamu lagi deh "

" wah janji ya daddy "

" iya apa sih yang ga buat kamu " ucap nya mencium pipi ku

" ini ada tambahan bonus dari daddy " ucap nya menyerah kan amplop berwarna coklat padaku

" wah serius? Makasih ya daddy " ucap ku penuh semangat

" iya sayang , yaudah daddy pergi dulu ya babay baby " ucap nya langsung pergi dengan terburu buru

Aku membuka amplop coklat itu " waaah banyak banget " ucap ku yang melihat uang berwarna merah yang banyak

Siapa pun pasti akan senang kan?

Aku langsung berbaring "kalau gini tiap hari bisa jadi  sultan aku " ucap ku pada diri sendiri

Aku melangkah kekamar mandi untuk membersih kan tubuh ku

Saat aku keluar dan memakai baju...

* tuk tuk

" siapa sih? "

" MASUK " teriak ku

Pintu terbuka dan menampilkan sosok wanita berkulit putih kaki jenjang dan berpenampilan bak berbi yah sebenar nya dia wanita jadi jadian karena jenis kelamin aslinya adalah laki laki

" eh kiki masuk aja ki " ucap ku

Dia berjalan mendekat " heh mulut kadal nama aku itu kylie biar aku eja k y l i e

" ucap kiki maksud ku kylie

" iya deh kylie cong ! " ucap ku

" eh eke datang kesini karena kata mami mamu udah balik bener ga siih? " ucap nya dengan nada manja..

" iya semenjak gw putus ama bagas gw lebih milih buat lanjutin pekerjaan ini dari pada ama bagas ga ada faedah nya " ucap ku

" nah itu ai (i) kan bilang ama you kalo si bagas itu not perfect " ucap nya dengan bicara bahasa thailand eh inggris deng

" yah gimana lagi dulu kan gw itu cinta banget ama si bagas dan gw kira .. eh cong lu tau ga tadi cowok yang gw layani itu ternyata bagas " ucap ku panjang lebar

" what? Masa sih " ucap nya terdengar seperti bencong

" suara lu tadi ga bagus coba ulang "

" oh okey, what masa sih "

" nah itu baru "

" iya anjir dan lu tau apa yang lebih epik lagi jadi gw ama bagas itu ... " aku menceritakan semua nya pada kyeli

" dan tadi mmh "

" bapa nya juga boking gw dan baru selesai gw servis ya ampun,  cong gw ngakak banget "

" hahaha astaga bisa gitu ya " tawa si cong membuat ku ikut tertawa

Terlalu asik berbicara sampai kamu lupa untuk istirahat dan tertidur ..

( pagi )

Aku terbangun dan melihat kylie tidur di samping ku " hooam " ucap ku sembari meregangkan otot otot ku " cong bangun " ucap ku sambil mengoyang kan badan nya  dia langsung mengeliat seperti cacing

Aku meninggal kan nya dan masuk ke kamar mandi untuk mandi karena hari ini aku ada kelas tapi kelas nya mulai jam 8 dan rumah ini juga tak terlalu jauh dari kampus

Aku keluar kamar mandi dengan handuk di kepala

Aku duduk di meja rias dan mulai meriasi wajah ku " tinggal tambah lipbam "

" muah nah kan dah cantik " aku melepas kan handuk di kepala dan mulai mengering kan rambut ku menggunakan pengering rambut

Setelah selesai ber dandan aku  meng aktif kan ponsel ku " hah apa ini? " ucap ku melihat pesan dari ' sisil '

" oh jadi mereka mau tunangan ... " tiba tiba keluar ide yang begitu cemerlang

" bagaimana jika aku menghancur kan acar itu? Pasti akan seru"

' iya aku akan datang. ' balas ku yang langsung di baca oleh nya

' pakai baju nya yang tertutup ya biar ga kaya .. oh iya nanti jangan bilang kalo lu itu pernah jadi teman gw!' Balas nya

" idih emang siapa yang mau akuin itu " ucap ku

' ya. ' balas ku dan tidak di balas lagi oleh nya

' Kayak nya seru nih gimana kalau nanti aku ajak kiki juga ' batin ku

Aku langsung ber siap siap untuk pergi ke kampus seperti biasa kelas di awal sampai akhir sangat membosan kan rasanya waktu berputar sangat lambat

Setelah pulang aku langsung kembali ke rumah ..

Aku langsung ke kamar kiki " ki kiki ! " panggil ku sembari mengetuk pintu

" masuk aja " ucapan dari dalam

aku masuk dan mencari kiki ternyata dia sedang duduk di meja rias nya

" ki " pangil ku

" apose sih kaka " kiki

" ki ntar lu sibuk ga? " tanya ku

" kek nya siang ngga deh tapi kalo malam sih iya " ucap nya sambil mengibas kan rambut nya ke belakang

" kalo gitu temenin gw ya ke acara tunangan manta gw "

" mantan mu yang kau cerita kan kemarin? " kiki

" iya "

" lu mau kan temenin gw? " lanjut ku

" mm yaudah deh pasti seru " kiki

" iya sih gw rasa juga "

" yaudah lu dandan dulu habis itu kita pergi " ucap ku yang langsung pergi meninggal kan nya

" udah kan? " tanya kiki

"Iya udah yok berangkat " jawab ku

Kami berangkat mengguna kan taksi

Kami sampai di tempat acara itu di lakukan

' aku sudah tak sabar melihat wajah ayah dan juga calon suami sisil ' gumam ku dengan senyum sinis

" wah tempat nya bagus ya " puji kiki yang tampak terpana pada tempat itu

" wajar sih kan mereka sama sama anak orang kaya "

" yaudah yuk masuk " ucap ku yang langsung menarik tangan kiki

Benar saja saat kami masuk wajah ayah sisil dan juga bagas langsung berubah ketakutan seperti melihat hantu ...

BERSAMBUNG

Bab 3

( pov bagas ) keributan

( pov bagas)

Hari ini aku sangat senang walaupun ada sedikit rasa menyesal kenapa aku meninggalkan revi? Padahal tubuh nya sangat menggiur kan.

Ada banyak tamu yang datang untuk menyaksikan aku dan sisil yang akan bertunangan .

Tapi ada 2 tamu yang masuk dan berhasil mencuri pandangan ku ' re- revi dan kylie ngepain mereka kesini? Atau jangan jangan sisil yang mengundang mereka? Aish untuk apa dia mengundang mereka bagaimana jika revi mengatakan semua nya.. ' batin ku

Meskipun aku dan revi sudah tak ber hubungan lagi tapi aku akui dia memang sangat cantik bahkan aku belum bisa melupakan nya ...

Revi dan kylie mendekat jantung ku semakin berdegup kencang.

Aku menatap ke arah ayah calon mertua ku ' kenapa ayah sisil kelihatan gugup?' Batin ku.

" selamat ya sisil semoga kamu sama bagas bahagia oh ya kalo bisa kau juga harus buat ADIK nya senang ya " ucap revi kepada sisil.

" oh tenang aja aku dan bagas pasti bahagia " ucap sisil yang melihat kearah ku.

Aku mencoba untuk tenang huuft ku hela nafas aku agar bisa lebih tenang.

Sekarang revi sudah di hadapan ku dia sangat cantik seketika aku mengingat tubuh nya yang seperti body gitar spanyol.

" selamat ya gas "

" nanti kalo sisil ga bisa senangin adik mu tenang ada aku kok" ucap revi sambil berbisik dan mengedipkan satu mata nya kepada ku

Mata ku menatap ke arah gundukan dada nya rasanya ingin menerkam nya di sini

" i - iya makasih ya revi."

Revi pergi dan sekarang kylie

" gas nanti jangan lupa ya datang ke rumah mami jovi "  kylie

" iya ky " ucap ku

syukur lah revi dan kylie tak membongkar semua nya kalau tidak bisa habis aku

" oh jadi ini yang sekarang udah jadi lonteh " ucap ibu sisil yang seperti ingin membahas tentang revi.

" ish ma jangan ngomong gitu malu tau " ucap sisil berusaha untuk menyuruh ibu nya berhenti

" loh kenapa biar aja dia yang malu biar dia ga ke kegatelan!" Ucap ibu nya sisil

Astaga ibu sisil mengatakan nya dengan begitu kencang? Apa kah dia tak tahu kalau sisil yang telah merebut ku dari revi? Tapi biar lah mungkin saja sisil masih perawan.

" tante punya bukti untuk membuktikan perkataan tante? Kalau tak punya jangan asal fitnah! " ucap kylie.

" heh! Dasar tak punya sopan santun"

" saya yakin dia itu seorang lo*teh putri saya yang bilang. " lanjut bu ida ( ibu sisil)

" benar kah? Dia bilang saya lonteh terus dia apa! " ucap revi yang tak terima.

" heh lonteh! Jangan asal ngomong ya! " ucap sisil.

" jangan asal menuduh anak saya " bu ida

" saya tak menuduh coba tanyakan pada anak ibu gimana cara dia bisa dapatin bagas mantan saya! " ucap revi.

" sisil bilang ke dia kalo kamu sama bagas itu sama sama mencintai" bu ida.

" i - iya bu kami saling mencintai. " sisil

" tuh -.. "

Belum selesai bu ida berbicara seorang wanita tiba tiba datang dan berteriak sementara 2 pria membrantakan sekitar dan membuat keributan para tamu berlarian

" PELAKOR DIMANA KAMU! "

Teriak wanita itu,  siapa yang dia cari atau .. dia mencari revi? Atau sisil?.

Kami terdiam di tempat.

Wanita itu berjalan ke arah... sisil dan menjambak rambut nya " aahhhkk " rintih sisil.

" lepasin anak saya " ucap bu ida yang berusaha melepas kan cengkraman wanita itu , tapi sepertinya wanita itu begitu marah dan seperti kesetanan.

Kami ikut membantu bu ida kecuali revi dan kylie

Akhir nya tangan wanita itu bisa lepas dari rambut sisil tapi ... ada banyak rambut sisil yang tertarik pasti itu sangat sakit

Bukan hanya rambut nya tapi penambilan nya juga sudah acak acakan.

" kesini kamu pelakor! " ucap wanita itu yang seperti orang kesurupan.

Apa? sisil pelakor? Berarti dia sudah tak perawan dong..

Apakah akan ada babak ke dua dalam pertengkaran ini?

Wanita itu berhasil lepas dari tangan bu ida dan berlari ke arah sisil, sisil berlari mereka tampak seperti tom and jery, yang satu tampak kesetanan dan yang satu ketakutan

Sisil berhasil di tangkap kini wanita itu menampar wajah sisil tak hanya menampar tapi juga memukul nya.

" aaa tolong bu " rintih sisil meminta tolong pada ibunya

" ayok pak bantu ibu bapak tarik sisil anak kita! " bu ida

Aku dan keluarga tak bisa menolong lagi bukan karena apa tapi wanita itu terlihat sangat marah dan kuat.

" BERHENTI! "  teriak pria bertubuh gendut yang tiba tiba datang.

Wanita itu langsung terdiam,sisil berlari ke arah ayah nya

" ma papa mohon jangan seperti ini." Ucap pria itu

Sepertinya dia suami dari wanita itu.

" diam kamu! " ucap wanita itu.

" bu, sebenar nya ada apa? Kenapa ibu menyerang calon menantu saya " ucap ibu ku

" biar kamu tahu ya, perempuan itu adalah selingkuhan suami saya " ucap wanita itu sambil menunjuk ke arah sisil

Benar dugaan ku.

" tidak mungkin kamu pasti berbohong! "

" Sudah bu ningsih tak perlu mempercayai wanita gila itu " lanjut bu ida sambil menunjuk wanita itu

" saya gila? Coba tanya pada putrimu!"

" sisil apa benar kata wanita itu " bu ida.

Sisil tak menjawab tapi menangis

" saya punya bukti kalau putrimu adalah seorang pelakor, bahkan dia juga sudah memeras uang suami saya! "

Wanita itu mengambil tas nya yang di pegang salah satu pria berbaju hitam.

" ini apa kalian liat! "

" wanita itu seorang pelakor! ." Ucap wanita itu sambil berteriak

Bu ida mendekati sisil dan membalikan badan sisil sehingga mereka ber hadap hadapan

Bu ida menampar sisil saking kuat nya pukulan nya sampai sisil terjatuh

" bu.." sisil

" jangan panggil saya ibu saya malu punya anak seperti kamu!" Bu ida

Sepertinya bu ida tak kuat dengan kenyataan kalau putri nya seorang pelakor ...

Bruk

Bu ida jatuh pingsan, pak yanto langsung menangkap tubuh istri nya

" ya Tuhan"

" buu "

Semua nya langsung mendekati bu ida yang tengah pingsan

Namun revi dan kylie langsung pergi dan tampak sangat senang

Apa mereka dalang dari semua nya? ...

Bu ida langsung di bawa kerumah sakit

( Rumah sakit)

Semua suster langsung membantu membawa bu ida

Sisil terus menangis, ibu berusaha menenang kan nya

" ibuuu " ucap sisil sambil menangis

" tenang kan dirimu nak ibumu pasti baik baik saja " ibuku

" kamu memang anak kurang ajar, lihat karenamu ibumu sampai sakit! " pak yanto

" pak maafin sisil pak " ucap sisil sambil bersimpuh di kaki bapak nya

Aku sudah tak perduli lagi aku langsung keluar dan duduk di kursi rumah sakit

" haaah" ku hela kan napas ku

Rasanya sangat lelah kenapa aku harus meninggalkan revi padahal revi jauh lebih baik dari sisil ya walau dia...

BERSAMBUNG

Lanjut Membaca
Dukung penulis dan beri inspirasi untuk cerita luar biasa lainnya Moboreader
Buka Semua Bab
Bab
Kustomisasi
Bab Berikutnya
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED