Sampul Novel Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

8.9 / 10.0
Lima tahun menjadi istri rahasia miliarder Tritan Wirajaya, kebahagiaanku hancur saat cinta pertamanya kembali. Menyadari cinta ini bertepuk sebelah tangan, aku menjebaknya menandatangani surat cerai yang kuselipkan di antara berkas kuliah. Aku pergi membawa janin di kandunganku untuk mengejar kebebasan. Namun, setelah aku berhasil membangun karier mandiri dan hidup baru yang mapan, Tritan justru melacakku. Sang mantan suami kini berlutut, memohon kesempatan kedua demi aku dan anak kami.
Ringkasan Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai
Lima tahun menjadi istri rahasia miliarder Tritan Wirajaya, kebahagiaanku hancur saat cinta pertamanya kembali. Menyadari cinta ini bertepuk sebelah tangan, aku menjebaknya menandatangani surat cerai yang kuselipkan di antara berkas kuliah. Aku pergi membawa janin di kandunganku untuk mengejar kebebasan. Namun, setelah aku berhasil membangun karier mandiri dan hidup baru yang mapan, Tritan justru melacakku. Sang mantan suami kini berlutut, memohon kesempatan kedua demi aku dan anak kami.
Baca Selengkapnya

Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai Bab 1

Lima tahun aku menikah dengan Tritan Wirajaya, salah satu miliarder yang namanya tercatat di daftar sepuluh besar Forbes.

Sementara aku? Aku hanyalah istri bayangan, seorang mahasiswi yang sebentar lagi akan lulus, nyaris tak pernah dikenal publik.

Aku selalu menenangkan diriku sendiri.

“Tak apa. Status Nyonya Wirajaya tak penting. Selama ada cintanya… biarlah identitasku tetap tersembunyi. Publik tahu atau tidak, itu bukan masalah.”

Namun kenyataan menamparku ketika cinta pertamanya kembali dari luar negeri. Baru kusadari, pernikahan kami… hanyalah sekadar selembar kertas bernama akta nikah.

Rasa yang kusebut cinta… mungkin sepenuhnya sepihak dariku.

Akhirnya, kuletakkan sebuah surat cerai di hadapannya. Kusamarkan sebagai berkas kuliah yang butuh tanda tangannya.

Tanpa curiga, dia menorehkan namanya, dan pada detik itu, pernikahan kami resmi berakhir.

Sikap acuhnya saat menandatangani berkas itu, sama persis dengan caranya memperlakukanku selama lima tahun, dingin, tanpa hati.

Tak ada cinta di antara kami. Maka aku memutuskan untuk mengejar kebebasanku sendiri.

Namun ketika akta cerai itu mulai berlaku, yang kumiliki bukan hanya diriku sendiri… tapi juga janin kecil yang tengah kukandung.

Hanya saja, entah kenapa… saat aku meninggalkannya sejauh mungkin, ke tempat yang tangannya tak bisa jangkau… barulah dia sadar.

Baru dia mengerti apa yang hilang dari hidupnya, seorang wanita yang mencintainya sepenuh hati, dan juga ahli warisnya sendiri!

Saat akhirnya kembali menemukanku, meminta untuk memulai dari awal…

Aku sudah berubah.

Aku sudah dewasa.

Aku sudah mandiri.

Aku memiliki karier dan hidupku sendiri.

Aku bukan lagi wanita yang hanya hidup berputar di sekitar cinta semata.

Dan kini, dia berlutut di hadapanku, memohon cintaku, memohon agar aku kembali…

Aku melangkah ke kantor pengacara sambil membawa berkas perceraian. Pengacara itu hanya melirikku sekilas, dingin dan acuh, sama sekali tak menganggapku sebagai klien.

Dia mengenakan setelan jas khusus, sepatu kulit mengilap. Sementara aku… hanya memakai rok selutut sederhana dengan atasan rajut. Penampilanku lebih mirip seperti mahasiswa.

“Apa surat cerai ini sah? Kalau sudah dibubuhkan stempel resmi, lalu suamiku menandatanganinya, apakah itu cukup untuk berlaku?” tanyaku hati-hati.

Pengacara itu mengerutkan kening, seolah tak percaya aku sudah menikah. Dia menunduk, memeriksa berkas yang kubawa dengan teliti.

“Nggak ada masalah dengan berkas ini…”

Jawaban itu membuatku menghela napas lega.

'Tritan, biarlah pernikahan kita berakhir diam-diam seperti ini.'

Saat kembali ke kediaman Keluarga Wirajaya dengan berkas di tangan, para penjaga di depan pintu tetap saja memperlakukanku seolah aku tak pernah ada. Wajar saja, Tritan memang tak pernah mengumumkan aku sebagai istrinya.

Bagi mereka, aku hanya mahasiswi miskin yang kebetulan ditolong tuannya.

Di vila semegah ini, aku bukan siapa-siapa. Bahkan, di mata Tritan sendiri… mungkin aku juga tak pernah benar-benar dianggap sebagai istrinya. Mungkin aku dikira adalah mahasiswi miskin yang dibiayai hidupku oleh Tritan.

Klik...

Aku membuka pintu ruang kerja. Dan duniaku berhenti.

Renata Kusuma ada di sana.

Dia duduk manis di sofa, sementara Tritan menyuapkan biskuit kaviar ke mulutnya. Renata membuka mulut manja, menerima suapan itu. Mereka saling tatap, bertukar senyum intim.

Kaviar.

Makanan yang dulu paling Tritan benci. Dia pernah melarang keras makanan itu masuk rumah. Dia bahkan melarang ada makanan apapun di ruang kerjanya. Ini aturan yang dia tetapkan sejak awal pernikahan kami.

Tapi sekarang? Renata bisa dengan bebas melahapnya di sana, di ruang kerja yang dulu kusebut wilayah terlarang.

Bukankah itu berarti, dia jauh lebih penting daripada aku?

Aku sebenarnya sudah tahu sejak sebulan lalu.

Namun tetap saja, saat sekali lagi dibandingkan dan kalah, hatiku dipenuhi kekecewaan.

Aku menekan getir, berusaha menampilkan wajah tenang.

“Tritan, ini formulir pemeriksaan kesehatan dari kampus. Tolong tanda tangani,” ucapku lirih, meletakkan berkas di meja kerjanya.

Formulir pemeriksaan kutaruh paling atas, sementara surat cerai kusembunyikan di bawahnya, hanya menyisakan sudut kertas agar tak jelas terlihat.

Renata menoleh begitu melihatku datang. Dia bangkit dengan senyum ramah.

“Isabel…kamu sudah pulang? Aku sama Tritan lagi bahas menu makan malam. Mau ikutan?” katanya sambil merangkul lengan Tritan seolah menantangku.

Tatapan Tritan sempat jatuh pada berkas itu. Namun sebelum sempat membaca, Renata menyelipkan senyumnya yang santai.

“Cuma formulir pemeriksaan kesehatan saja, ‘kan? Untuk apa dilihat lagi? Tritan, Tritan… caramu memperlakukan Isabel terlalu keras. Sama sekali nggak kayak suami, lebih mirip kakak atau orang tua yang suka ngatur.”

Tritan terdiam. Lalu meletakkan formulir dan menandatangani.

“Benarkah? Aku nggak seperti itu.”

Degup jantungku melonjak saat dia meletakkan pena-nya. Aku menahan kebahagiaanku, buru-buru melipat berkas itu, menyelipkannya ke dalam tas.

“Makasih, maaf merepotkan...” ucapku cepat, tak berani menatapnya lebih lama.

Aku segera keluar. Ujung jariku bergetar, jantungku berdebar tak karuan.

Tritan sudah menandatangani.

Artinya… aku bisa benar-benar melepaskan diri dari pernikahan ini, melepaskan diri darinya.

Pernikahan kami sejak awal hanyalah sebuah kesalahan.

Ayahku, sopir pribadi Pak Niko, kakek Tritan. Dalam jebakan yang dibuat pesaing bisnis, ayahku mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Pak Niko hingga akhirnya meninggal. Sebagai balas budi, Keluarga Wirajaya membesarkanku.

Sepuluh tahun lalu, Pak Niko meninggal.

Sejak itu, aku tinggal bersama Tritan, pria sepuluh tahun lebih tua dariku.

Sikapnya selalu dingin dan tegas, nyaris tak pernah menyingkap senyum. Dalam dunia bisnis, namanya terkenal karena ketajaman dan kekejamannya. Setiap orang yang pernah berurusan dengannya selalu dibuat gentar sekaligus kagum.

Aku menganggapnya seperti kakak, mengagumi dan menyukainya diam-diam. Namun perasaan itu selalu kusembunyikan, terkunci rapat jauh di dalam hati.

Kami jarang berinteraksi, hingga suatu malam di pesta keluarga, dia mabuk dan masuk ke kamarku… malam itu mengubah segalanya.

Dia memilih bertanggung jawab, kami pun menikah.

Awalnya, aku mengira itu adalah awal kebahagiaan.

Namun perlahan, aku sadar semua itu hanyalah fatamorgana.

Sejak Renata kembali dari luar negeri, sikap Tritan padaku semakin dingin.

Dan kini… akhirnya aku menutup bab itu, merebut kembali kebebasanku.

Aku menggenggam erat berkas itu, seakan sedang memegang kunci menuju kebebasan yang selama ini kurindukan.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
9.3
Divonis hanya memiliki sisa tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, David, memberikan kuota uji klinis terakhir kepada Emma, sang adik angkat. Alih-alih melawan, ia memilih menghentikan pengobatan, menyetujui perceraian, serta merelakan anak dan bisnis perhiasannya diambil alih oleh Emma. Di saat seluruh keluarganya memuji keputusan tersebut tanpa rasa curiga, ia menanti reaksi mereka saat ajal akhirnya menjemputnya.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania, pengacara pemberani yang mempertaruhkan nyawa demi keadilan, kerap berseteru dengan rival masa kecilnya yang dingin, Yudi. Walau menentang perjodohan, takdir mengikat mereka dalam pertunangan rahasia yang diatur orang tua. Di tengah konflik perasaan benci dan cinta, bahaya besar mengintai saat Tania nekat melawan Wijaya, konglomerat kejam dalang kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
8.4
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica harus menelan pil pahit di hari ulang tahun pernikahannya. Alih-alih merayakan momen spesial, dia tidak sengaja mendengar pengakuan kejam suaminya, Rio Aditya. Rio ternyata berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya. Di saat yang sama, Jessica didiagnosis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa rasa cinta yang tersisa dan waktu yang kian menipis, Jessica memutuskan untuk merelakan semuanya, bersiap pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Alicia Huang rela mendonorkan sumsum tulang belakang demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun setuju dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka wajib dirahasiakan dari publik. Kini, Alicia harus menjalani hari-hari sebagai istri yang disembunyikan layaknya wanita simpanan. Akankah pernikahan kontrak penuh rahasia ini menumbuhkan benih cinta sejati, atau justru menyisakan luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.3
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi demi menolong Zoey, membuat nenek Cherish syok hingga meninggal dunia tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey. Merasa dikhianati, Cherish tegas mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon kesempatan kedua dan bersedia memberikan apa saja, bahkan nyawanya, demi mendapatkan kembali cinta Cherish yang telah pergi.
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Rencana kejutan ulang tahunku hancur saat memergoki kekasihku berselingkuh dengan pria kaya. Setelah dihina karena miskin, takdirku berbalik ketika pelayan keluarga terkaya mengungkap bahwa aku adalah pewaris sah Grup Nelson. Kini, berbekal kekayaan tanpa batas, aku siap membalas dendam. Saat mantan kekasihku bersujud memohon maaf, aku mengabaikannya dan melangkah ke dunia mewah. Bagiku, uang melimpah hanyalah deretan angka yang siap kuhabiskan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED