Sampul Novel Captain's Ravenge

Captain's Ravenge

9.4 / 10.0
Kapten Arya Bimantara bergegas pulang dari tugasnya di perbatasan Kalimantan begitu mendengar kabar kematian mendadak kembarannya, Aryo, dan sang istri. Tragedi ini terjadi tepat setelah mereka bertukar pesan terakhir. Setibanya di rumah, Arya merasakan ada yang tidak beres dengan kematian tersebut. Investigasi pribadinya membuktikan bahwa mereka adalah korban pembunuhan berencana. Kini, ia bertekad memburu dalang kejahatan itu demi menuntut balas atas kematian keluarganya.

Captain's Ravenge Bab 1

"Hallo dengan keluarga dari saudara Aryo dan saudari Lily" ucap suara di seberang sana.

"Ya saya Ibunya, ini siapa?"

"Maaf bu kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara Aryo dan saudari Lily, saat ini jenazah keduanya sedang berada di RS Citra Medika..." ucap perawat di seberang sana

Ibu Sandra menjatuhkan telp rumah yang tadi di genggamnya, air matanya mengalir deras, dia memukul dadanya, meyakinkan dirinya jika kabar yang di dengarnya itu tidak benar.

Tapi dadanya terasa sakit dia tidak dapat lagi menahan suaranya, dia histeris memanggil suaminya yang berada di ruang kerjanya.

"Papa!" teriaknya, "Papa" huhuhu, asisten rumah tangganya tergopoh-gopoh menghampirinya, begitu juga gadis mungil yang baru berumur 3 tahun itu menghampiri sang oma yang sedari tadi berteriak memanggil opanya.

"Ada apa nyonya?" ucap Iyem salah satu Asisten rumah tangganya.

"Oma kenapa nangis?" kata gadis mungil yang mendekat padanya dan ikut menangis di pelukannya padahal iya belum mengetahui apa yang menyebabkan oma nya itu menangis histeris.

"Ada apa ma?" ucap suami ibu Sandra yang panik setelah  salah satu Asisten rumah tangganya dengan panik memberitahunya jika istrinya sedang menangis histeris di ruang utama rumah mereka.

"Hiks hiks Pa Aryo dan Lily pa, huhuhu mereka sudah gak ada pa!"  bisik Sandra takut cucunya itu mendengar ucapannya.

Papa Ari menegang melepas pelukannya pada sang istri dan memandang lekat mata istrinya, "Apa kamu tidak salah ma? Mama mau ngelawak ya, ngeprank papa? Dua jam lalu Aryo masih bicara dengan papa, dia dan Lily akan ada pertemuan bisnis dengan PT Mulya Perkasa, sekarang kamu bilang mereka uda gak ada!" kata papa Ari yang masih belum mempercayai kabar berita kematian anaknya.

"Kita ke RS Citra Medika sekarang pa untuk melihat kebenarannya, semoga saja mereka salah pa!" kata Sandra yang tak lain ibu dari Aryo.

"Ayo kalau gitu kita pergi, Mang Diman siapkan mobil saya dan istri saya siap-siap dulu" kata pak Ari kepada sopir yang biasa ikut bersamanya kemanapun iya pergi.

Mereka berdua bersiap-siap hendak ke RS Citra Medika, tapi sebelum berangkat ibu Sandra menitipkan cucu pertamanya itu pada Iyem asisten rumahtangganya dan Ina babysitter dari Arlyana Bimantara, yang biasa di panggil Ai, anak dari Aryo dan Lily.

"Titip Ai ya, saya dan bapak ke RS dulu" ucap ibu Sandra. "Dan Ai jangan nakal ya oma sama opa pergi sebentar" kata sang oma sambil mengecup kening gadis mungil itu.

Ai hanya tersenyum mengangguk dalam gendongan Ina, babysitternya itu. Ai menatap Ina yang meneteskan airmata, "Lo mbak Ina kok ikutan nangis sih!" kemudian Ai melihat bi' Iyem yang juga menangis, gadis kecil itu merasa aneh kenapa semua orang menangis.

Papa Ari dan mama Sandra tiba di RS Citra Medika mereka langsung menuju ke bagian informasi dan  dia mengatahkan mereka ke ruang jenazah, disana sudah ada perawat yang berjaga.

Kedua orang tua itu menghampiri ruangan tersebut dan dengan perasaan khawatir mereka melangkah masuk memastikan kebenaran tentang dua mayat yang di beritahukan jika itu adalah anak dan menantu mereka.

Dokter forensik keluar ruangan menemukan mereka yang masih mematung berdiri di depan pintu, "Maaf, bapak ibu mau melihat salah seorang yang ada di dalam?" tanyanya sopan

"Apa di dalam ada jenazah yang bernama Aryo Bimantara?" kata papa Ari yang menatap ke dalam ruangan tersebut yang sedikit terbuka.

"Ayo masuk, Bapak lihat sendiri benar atau bukan" seru sang dokter yang dari name tagnya Gilang Pradana.

Papa Ari menggandeng istrinya ke dalam ruangan untuk memastikan kebenarannya, dengan perlahan mereka mengikuti dokter Gilang menuju bangsal dimana ada dua jasad yang tertutup kain putih.

Dengan tangan gemetar pak Ari membuka kain putih yang tertutup itu, wajah pucat Aryo membuat mereka shock dan Sandra mama dari Aryo memeluk dan menjerit memanggil nama Aryo.

Dari luar terlihat kedua orang tua dari Lily yang tak lain adalah besan mereka. Mereka mencoba mendekat dan memastikan jika berita yang mereka dengar dari besan mereka tidaklah benar, mereka mencoba meraih kain penutup sebelah dan terlihatlah wajah cantik Lily putri semata wayang mereka.

Tangis menggema di ruangan itu, mereka menolak percaya tapi itulah kenyataannya takdir menentukan batas umur mereka, Dokter menyerahkan barang-barang peninggalan yang di temukan mereka dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.

Dokter belum melakukan forensik karna menunggu persetujuan pihak dari keluarga keduanya.

Papa Ari mendial nomor Putra sulungnya Arya Bimantara yang saat ini sedang bertugas di perbatasan kalimantan.

Arya yang sedang mengawasi pelatihan anak buahnya, melihat ponselnya bergetar ternyata sang papa yang menelpon.

"Halo pa, apa kabar?" ucap Arya begitu tombol hijau di gesernya.

"Papa baik, Arya, ada kabar buruk, segeralah pulang Aryo dan Lily sudah tidak ada lagi!" kata papa Ari di seberang sana.

"Apa yang papa katakan, Aryo tiada" Arya seakan tak percaya, dia masih diam mendengar ucapan selanjutnya dari sang papa.

"Aku akan pulang pa!" ucapnya mengakhiri panggilan dari papanya

Pantas dari semalam hatinya terasa sakit, seperti akan terjadi sesuatu pada saudara kembarnya itu, dan ternyata firasatnya benar terjadi. Aryo meninggalkannya untuk selamanya.

Arya meminta ijin ke atasannya untuk kembali ke Jakarta, setelah mendapatkan ijin ternyata sang papa telah mengirim helikopter pribadi mereka, untuk menjemput Arya.

Arya bersiap berangkat meninggalkan tugas untuk melihat wajah yang sama persis dengannya untuk terakhir kalinya.

Jodoh pertemuan dan maut sudah di gariskan oleh Tuhan sang Maha Pencipta, kita sebagai manusia hanya bisa menjalaninya saja.

Arya memandangi potret dirinya dan Aryo, foto-foto kebersamaan mereka yang tersimpan di galeri ponselnya. Aryo meneruskan bisnis keluarga mereka, sedang Arya dia lebih memilih menjadi Tentara mengabdikan diri pada Negara.

Arya tidak tertarik dengan bisnis sehingga hanya Aryo menjalankannya sendiri di bantu istrinya Lily mereka melebarkan sayap bisnis keluarga mereka. Siapa sangka kini Aryo telah tiada, meninggalkan keluarga dan juga seorang gadis mungil yang baru berumur 3 tahun itu, Putri semata wayang Aryo dan Lily.

"Aku akan menjaga Ai untukmu, akan ku anggap dia putriku, tenanglah disana Aryo, aku akan mencari tau apa penyebab kamu dan Lily meninggal. Aku yakin pasti sesuatu yang buruk telah kalian alami sehingga kalian mengalami hal tragis seperti ini.

Helikopter membawa Arya terbang ke Jakarta dan mendarat di salah satu landasan pribadi milik keluarga Bimantara. Disana sudah menunggu sopir pribadi papanya yang tak lain adalah mang Diman.

"Ayo mang kita langsung pulang saja ya!" ucap Arya begitu memasuki mobil 

"Baik den"

"Gimana Ai mang?" 

"Neng Ai terlihat sedih den, kasihan gadis kecil itu den, harus menjadi yatim piatu di usia dini." seru mang Diman.

Arya menghela nafas berat kemudian memandang hamparan rumput di luar jendela mobil yang membawanya.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Captain's Ravenge

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
9.6
Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya terjebak dalam neraka pernikahan. Alih-alih bahagia, ia justru menjadi sasaran kekejaman Adnan, suaminya yang menyimpan dendam membara kepada sang mertua. Setiap hari, Saschya harus bertahan menghadapi siksaan fisik dan mental yang keji. Namun, di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok dari masa lalunya mendadak hadir kembali. Apakah kemunculan mereka akan menjadi penyelamat yang membebaskan Saschya, atau malah memicu prahara baru di hidupnya?
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil diam-diam dari Jeremy, walau tahu dia hanya dimanfaatkan. Demi lepas dari cengkeraman pria kejam itu, Angela sengaja memicu kemarahannya agar diusir. Namun, pelariannya gagal setelah Jeremy menemukan tempat persembunyiannya. Saat Angela pasrah memohon dibebaskan, situasi justru berbalik karena kehadiran anak mereka. Jeremy yang semula begitu dingin kini berubah drastis, bahkan menawarkan diri untuk melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang terjadi menyisakan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan, serta pengorbanan tulus. Walau mengenalmu membawa kesedihan dan rasa sakit, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, saat kesadaran terlambat itu datang, andai saja waktu dapat diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik berharga bersamamu.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Alena Adriani Quensyah harus menghadapi kenyataan pahit setelah orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada gembong mafia yang sangat kejam. Kini, hidupnya bagai di balik jeruji besi, ditambah dengan bayang-bayang trauma masa lalu yang terus menyiksa batinnya. Di tengah situasi pelik ini, Alena bertekad mencari tahu alasan keluarganya tega menelantarkannya. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan kembali orang tuanya?
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Legenda masa lalu mengabarkan lahirnya seorang gadis dengan darah suci yang sangat berharga. Hanya dengan setetes darahnya, keabadian, kekuatan tak tertandingi, dan kemudaan abadi bisa diraih, bahkan mampu menyelamatkan klan dari kepunahan. Kemunculannya di dunia ditandai oleh langit malam yang gelap gulita serta suhu dingin yang menusuk. Kini, saat seluruh makhluk merayakan kehadirannya, sang gadis harus menghadapi ancaman besar karena nyawanya menjadi target buruan semua pihak.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED