Aku perhatikan ketika ci jeny duduk, nampak dari raut wajahnya ada rasa cemas juga kurang suka dengan situasi sekarang ini
" Sekarang aku sudah disini.. Tapi ingat aku ini bos kamu jadi jangan macam 2 . Din aku juga minta tolong hapus semua yang kemaren nanti sebagai ucapan terimakasih ku aku kasih uang yang cukup banyak katanya seperti memohon dan menangis
Baru kali ini ci jeny merendahkan dihadapkan ku.. Yes kartu As sudah aku pegang sekarang
" Ci.. Saya sudah cukup dengan keadaan saya sekarang jadi maaf saya ga mau uang.. Kataku tegas
Dia melihat ke arah ku tatapan matanya tajam.. Entah apa yang di benak pikiran nya saat itu
" Terus kamu suruh aku ke sini mau apa kamu dari aku?? Katanya melemah
" Jangan lemah begitu dong Ci.. Cantiknya kurang greget, aku suka ci jeny bosku yang galak suka merendahkan aku.. Jujur kalau lagi di omelin saya malah suka berpikir coba bibirnya yang sensual yang selalu ngomel aku lumat.. Kataku sedikit menyindir tetapi aku arahkan ke tujuan awal
Aku lihat dia tidak marah seperti biasanya, apalagi kataku seperti itu. Coba kemaren bisa digampar dan dipecat
" Din.. Dari awal aku sudah tau maksud kamu suruh aku kesini dan setelah aku menawarkan kan uang kamu tidak mau juga. Tapi ingat aku sudah punya suami dan kamu kenal baik sama dia.. Katanya yang sedikit memelas dan membuat aku bersyukur.. Tujuanku sudah ditebak sama ci jeny, memang cerdas bosku yang cantik ini
" Ci jeny yang cantik... Saya bisa paham maksud kata kata nya, cuma saya cuma pengen enci lakukan ke saya apa yang kemarin ci jeny lakukan sama temen nya itu.. Pancing ku
" Dino.. Dia itu mantanku dan aku masih ada rasa sayang sama dia.. Kan ga mungkin aku harus berhubungan badan sama kamu..jawabannya
Yes masuk dalam jebakan ku juga...
" Ya sudah kalau memang gak mau.. Kataku dan aku mengambil HP aku hubungin suaminya
" Halo koh ahan... Ketika aku baru berbicara ci jeny langsung berlari ke arahku dan aduhhh Ci.. Kataku yang pasti kedengaran sama koh ahan aku liat ci jeni melotot ke arah ku dan yang membuat aku kesakitan karen dengan tanpa ragu ragu.. Dia meremas penisku
" He.. Kenapa lo Din.. Tanya ko ahan
Aku masih meringis kesakitan karena ci jeny masih meremas penisku
" Ga Koh.. Mau ijin saya hari ini ga kekantor, mau beresin yang di lapangan.. Ini barusan cinta anaknya bapak warung gigit pundak saya.. Ya sudah koh. Terima kasih.. Jawabku langsung aku putuskan pembicaraan ku
" Ci.. Sakit itu tadi kena telornya.. Kataku
" Untung ga aku bikin pecah telor kamu..
" Sekarang terserah kamu lah Din.. Yang penting jaga rahasia ku kemaren dan hapus. Aku tahu kamu memang suka cari kesempatan buat curi curi kesempatan kalau ada matamu selalu ingin menelanjag i aku. Apa lagi sekarang.. Sudah ke baca pikiran mu.. Kata ci jeny berdiri dan langsung ke ranjang tidur tengkurap
Hampir saja aku teriak kegirangan... Akhirnya hayalan ku selama ini akan terwujud dan sekarang ci jeny sudah pasrah dengan keadaan
Dengan sedikit gemetar aku mendekati nya dan aku rebahan disamping nya dengan agak canggung aku lingkaran kan tanganku ke pundaknya.
Yah.. Aku seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Aku perhatikan wajahnya tidak ada reaksi
" Dino.. Ini adalah pertama dalam hidupku berdua dengan lelaki yang tidak aku cinta dan aku harus menyerah kan kehormatan ku pada karyawan ku sendiri. Tapi ingat jangan anggapan aku wanita murahan.. Kata ci jeny membalikan badan sambil menatap wajahku
Kita sempat beradu pandang sesaat.. Aku sudah bertekad akan membuat dia jadi budak sex ku mungkin lebih menjadi binal
Aku peluk cium ci jeny aku cium bibirnya yang merekah, walaupun masih tanpa reaksi. Tanganku segera meremas buah dadanya masih bari luar dan ciuman ku berpindah ke lehernya yang putih jenjang
Ketika aku jilatin kupingnya.. Baru aku lihat reaksi nya ci jeny
" Ohhh.. Ssstt... Din..geli...kata nya sambil merintih pendek
Aku semakin semangat untuk membuat dia bertekuk lutut, sengaja aku tidak meminta nya untuk membuka pakaian, tanganku masuk kedalam kaosnya dan mencari buah dada yang sering aku curi pandang tetapi aku melepaskan terlebih dulu pengait bh nya
Aku elus pelan dari pangkal sampai ujung, aku putar dan sedikit remasan nampak ci jeny mulai menggigit bibir bawahnya.. Terus aku berikan rangsang an dan ketika jari tanganku memilin dan menekan punting nya pelan
"Ohhsss... Hemm.. Din.. Desahannya dan kedua kakinya ditekuk dilipat kan dan kedua tangan nya memeluk ku
Sekarang sudah terlihat ci jeny terangsang dan nafsu. Tangan kiri ku turun ke bawah melewati perutnya yang masih datar dan halus sampai menemukan bukit yang spertinya lebat ditumbuhi bulu jembut. Jari jariku masih mengelus dan bermain di bulu jembutnya kadang ku tarik
Saat aku teruskan kebawah kedalam celah vaginanya.. Yes sudah basah. Aku segera masukan jariku kedalam nya dan kini bibirku sudah menciumi buah dadanya yang montok putih..
" Dinn... Dino... Hhmmm sssttt.. Ohhsss.... Kamu iniii ah sss... Desahannya panjang
" Kenapa Ci.. Ga enak ya.. Kataku menghentikan aktifitas tanganku di lobang vaginanya...
" Akhhs jangan berhenti begitu katanya dengan mengangkat pinggul nya...
" Mau lebih dari ini ga.. Tanyaku
" Hemmm.. Terserah kamu saja katanya sepertinya malu
" Buka pakaian enci sekarang.. Dan pakaian yang saya pake juga sambil aku kocokan lebih dalam dan aku sedot punting susu nya
" Aoww... Dinnnn kamu bikin aku jadi seperti ini.. Sambil bangun ke tika aku udahin aktifitas ku dan dengan cepat dia melepaskan pakaian nya sampai tersisa celana dalamnya
Dan setelah itu ci jeny melepaskan pakaian ku dan menyisakan celana dalamnya
Aku diam terpaku melihat tubuh nya cantik pasti,putih dan mulus, body nya yang montok.. Aku ga menyangka bisa menikmati tubuh itu
" Hai.. Malah diem saja, apa aku cuma jadi bahan tonton nan saja,bukannya ini jadi hayalanmu selama ini. Katanya membuyarkan lamunanku
" Pastinya Ci..kenapa celana dalamnya ga di lepas sekalian.. Tanyaku
" Kamu saja yang melepaskannya.. Kata dia sambil duduk di sofa bed.
Aku lepaskan celana dalamku dan penislku yang sudah berdiri keras mengangguk angguk di depannya. Aku lihat di sempat kagett melihat punyaku untuk ukuran biasa saja dengan panjang 18cm diameter 4cm, setelah aku dekatkan ke wajahnya. Ada rasa ragu ragu
" Memang selama ini belum pernah Ci melakukan oral? Tanyaku dan dia menggelengkan kepala
" Sekarang di coba, nanti gantian saya bikin punya enci enak dan nikmat, aku tarik tanganya untuk menggenggam
Aku buat Ci jeny se rileks mungkin ketika batang penisku sudah berada di depan mulutnya yang masih ragu untuk membuka lebar, aku pegang tangan kirinya supaya memegang bagian bokongku sehingga buah dadanya terlihat mengge lantung bebas, aku remas keatas dan aku pelintir pelan punting nya..
Ketika dia mendesah aku tekan batang penisku ke mulutnya yang akhirnya terbuka dan menerima saat kepala penisku pertama kali masuk kedalam mulutnya
" Jangaan digigit cii.. Sedot saja... Kataku
Ci jeny sepertinya sudah bisa melakukan oral, yah kali ini aku akan mberikan pelajaran lagi, aku sudah mau keluar. Maka aku maju mundur kan batang penis kedalam mulutnya yang selama ini sering memarahi aku
" Upss.. Srup.. Srup.. Terdengar bunyi mulutnya dan ketika aku mau keluar
" Ci sedot lagi yang kencang... Kataku sambil memuncratkan spermaku kedalam mulutnya
" Crott.. Crot.. Cret... Ci jeni kaget saat merasakan penisku mengeluarkan sperma, sampai dia mencoba melepaskan tanganku yang sedang menekan Kepala nya
" Aduhhh.. Teriakku ketika penisku terkena giginya yang Putih
"Huk.. Huk.. Terlihat dia terbatuk batuk dan berlari menuju kamar mandi
Aku tertawa dalam hatiku.. Melihat sperma sampai belepotan ke dagunya. Aku segera menyusul ke kamar mandi
" Ci ngapainn sampai gosok gigi kataku
" Kamu jahat Din... Aku mau muntah cium baunya dan rasanya huek.. Katanya sambil meludah
Aku tarik dagunya aku cium lembut bibirnya, aku dekap tubuhnya
" Encik duduk disini kataku dan mengangkat tubuhnya si pinggir wastafel
" Pernah di jilatin ga sebelumnya.. Tanyaku
" Belum.. Aku juga geli dan emangnya ga jijik jilatin itu katanya..
" Aku sibak bibir kemaluan nya dan Ci jeny sempat kaget dan memundurkan pantat nya
" Hemmm.. Punya encik, bagus begini merah wangi di sia sia in.. Kataku.. Encik rileks aja..
" Ahsasss.. Hemmm.. Din kamu ini... Kepala ku di tekan dan rambut ku si jambak
Aku terus menjilati lobang kemaluan Ci jeny, sekarang aku mau membuat nya semakin terbang kedalam kenikmatann
" Owww.. .. Dino oo... Ahksss... Terdengar jeritan kecil ketika Clitorisnya aku sedot
" Din.. Ohhsss... Akhsss... Aku ga tahan din, akhsss.. Belum juga 5menit Ci jeny menjerit disertakan kilmaks yang pertama
Aku bersihkan air kenikmatan yang sedikit asin dengan lidahku sampai bersih
" Din kamu ga geli kamu telan ituanku.. Katanya sambil tersenyum
" Kan adil tadi encik nelan punya saya dengan nikmat dan sukarela kataku sambil tertawa
" Sembarangan ya kamu, itu kan kamu. jahat mau keluar ga bilang
Bersambung
" Ci.. Mau dilanjutkan disini apa di kamar.. Tanyaku
" Kamu maunya.. Malah ci jeny nanya ke aku
" Aku maunya....
Aku segera bopong tubuh ci jeny ke ranjang aku terlentang kan disitu dan aku masih saja mengagumi tidak bosan untuk melihat tubuh nya.
Tubuh yang sexi.. Montok, buah dadanya yang bersih bagai gunung salju, perutnya yang masih datar kencang walaupun sudah memiliki anak
" Hey.. Ngapain lihatin aku seperti itu.. Malu tau.. Kata ci jeny
" Itu tandanya saya mengagumi dan terpesona sama enci. Bosku yang cantik, bosku yang sexy yang hot montok, bosku yang baik dan...
" Dan yang bawel, yang sering ngomel ngomel dan judes kan.. Kata ci jeni menyautin omonganku yang berhenti
" Lah saya kan ga ngomong begitu, encik sendiri yang bilang. Tapi yang saya bilang barusan memang benar kataku
" Dasar tukang ngegombalin cewek ya kamu.. Katanya sambil manyun
" Sekarang kamu ngapain masih bengong saja. Bukannya ini yang kamu impikan selama ini. Suka curi pandang lihatin tetek aku segala dasar mata mesum katanya
Aku tidak menjawab nya lagi aku segera tindih tubuhnya aku lumat bibirnya yg tipis sensual.. Hem ci jeny malah melumat bibirku lidahnya bermain di mulut ku untuk beberapa saat
Setelah itu aku angkat kedua tangannya ke atas, memang mendekati sempurna.. Aku lihat keteknya yang putih bersih aku cium dan aku jilatin
" Hemmm SS... Dinnn.. Geli tau.. Ahasskk... Desahnya
Sambil tanganku meremas pelan payudaranya
" Ohhkksss.. Din.. Jorok kamu jilatin itu katanya protes
" Tubuh dengan perawatan mahal putih bersih dan wangi parfum yang mahal begini..tidak pakai parfumpun saya akan ciumin dan jilatin semua tanpa tersisa kataku. Kenapa saya harus geli
" Dah mulai gombal lagi.. Katanya yang sudah mulai menggoyang kan pinggulnya sehingga batang penisku bergesekan dengan bibir vaginanya
Aku ciumin buah dadanya penuh dengan perasaan aku remas pelan dan aku mainkan punting teteknya yang berwarna merah pinky
" Ohhh ssstt... Din.. Kamu pintar banget bikin aku cepat terangsang
Sambil aku gesekan penisku kebibir vaginanya.. Untuk beberapa saat tangan ci jeny malah memegang batang penisku dan diarahkan ke lobang vaginanya
" Hemm sssttt... Tekan pelan Din... Ohhasssstt.. Terdengar rintihan ci jeny
Pelan tapi pasti akhirnya batang penisku bisa amblas semua nya ke dalam vagina ci jeny yang terasa masih rapat
Aku goyangkan pelan dan aku kocokan, kini kedua kakinya sudah dilingkarkan ke tubuhku dan aku hentakan sedikit mulai pelan.. Hampir 10menit aku rasakan tubuhnya mulai melengkuh disertai erangan
" Dinno.. Ohhaaa.. Ohassss.. Aku mau keluar lagi dinnn.. Terus Din akhhhsss.. Teriaknya hingga nafasnya terengah engah
Tanpa aku kasih kesempatan lama aku segera balikan tubuhnya diatas tanpa mencopot batang penisku
Setelah di atas tubuhku aku semakin melihat ci jeny benar benar cantik buah dadanya yang tidak terlalu besar tetapi padat bersih
" Dinnn.. Kamu jangan lihatin aku seperti itu.. Katanya yang sudah mulai menggoyang pinggulnya
" Tapi beneran encik sangat cantik mempesona kataku yang membuat wajahnya malu dan melihat ke arah samping
" Ahhasss... Kamu ini... Ohhkksss... Enak Din.. Punya kamu rasanya mentok.. Penuh bangett didalam punyaku... Terlihat mulai mempercepat goyangannya dan maju mundur sehingga buah dadanya bergoyang-goyang mengikuti irama nafas dan desahan hanya
" Din tanganmu pegang tetek aku.. Ahhkas.. Ya begitu... Lebih kencang lagi dinnn.. Ohhkksss...
Aku bantu ci jeny untuk mendapatkan kan kenikmatan yang sempurna. Disaat dia memajukan dan menurunkan pantatnya kebawah aku hujamkan batang penisku keras dengan mengangkat pinggul ku tinggi
" Ouwh hhh.. Akhhhsss.. Din.. Ssttt... Kembali lebih sering erangan dan rintihan ci jeny
Sampai beberapa saat.. Ketika aku meremas pantatnya dan aku menggoyang kan pinggul ku
" Dino.. Dinnn... Aku keluar lagiii.. Akhhhsss.. Kamu luar biasa
Akhirnya ci jeny tubuhnya ambruk masih di atas perutku
" Din.. Kuat banget memang minum obat apa?? Katanya
" Saya alami ci.. Gak pernah minum gituan. Kataku
" Din kamu masih lama ga keluar nya, soalnya aku ada janji sama tamu yang mau beli unit. Kata ci jeny
" Ohh ya sudah gak apa apa.. Ga bisa sekarang besok kan masih bisa kataku
" Besokk.. Oh no.. No.. No.. Ini yang pertama dan juga terakhir. Walaupun aku sangat menikmati dan jujur puas sama kamu.. Katanya
Tetapi aku sudah antisipasi sebelum nya bila ci jeny begini
" Ok kalau begitu.. Besok kita viral Ci.. Kataku sambil mengambil Hiden cam yang aku taruh di bawah TV
" Neh yang akan membuat kita Viral.. Kalau aku bangga bisa begitu sama bosku yang cantik kalau enci hukuman sosial bukan hanya enci tetapi semua keluarga dan saudara cik jeny yang akan merasakan kataku
" Ingat tubuh ini aku sekarang yang menetukan dan siapa yang berhak menikmatinya nya kataku sambil memakai pakaianku
" Bajingan kamu dino... Plak. Plak.. Kata ci jeny sambil menampar wajahku
Aku tidak membalas ataupun bicara, aku segera berjalan menuju pintu untuk keluar
" Dino... Din.. Benar kamu akan sebarkan apa yang sudah kita lakukan?? Katanya sambil menangis
" Maaf ci jeny bos yang terhormat saya cuma kacung anda
" Dan anda adalah wanita terhormat yang coba selingkuh.. Semoga besok kita bisa viral bersamaan. Terima kasih Ci jeny bosku yang terhormat.. Kataku sambil memakai pakaian dan aku siap untuk keluar
Tiba-tiba aku ditarik.. Dan dipeluk ..
" Kamu mau kemana, setelah kamu dapatkan semua keinginan kamu terus kamu tinggal kan aku sendiri disini.. Kata Ci jeny sambil menangis
" Loh bukannya tadi encik kesini sendiri dan bawa mobil., maaf ga pantas seorang nyonya bos yang terhormat bareng sama Bajingan kacungnya.. Kataku pura-pura marah
Aku sebenarnya dari tadi cuma menggertak saja, karena aku tau kalau Ci jeny pasti tidak akan berani menanggung malu dengan beredar nya video itu
" Din.. Maafkan aku, aku kesal karena kamu anggap aku perempuan murahan dengan kamu bisa memberikan tubuhku untuk orang lain... Katanya
" Ok sekarang saya berjanji akan menjaga semua ini juga yang kemarin encik lakukan, tetapi ada syaratnya.. Kataku tegas
" Aku harus melayany kamu setiap saat kamu mau?? Tanya dia
" bukan melayani, tetapi kita melakukan, jadi kan terkesan ga murahan dan encik harus ikutin semua yang saya mau atau perintahkan.. Kataku
Ci jeny menarik wajahku untuk melihat nya
" Aku benci kamu tetapi aku butuh kamu... Baik aku ikutin sampai kamu puas katanya
Mendengar jawabannya dan wajahnya, aku cium bibirnya lembut dan ternyata membalas nya
Akhirnya kita berdua meninggalkan hotel menuju parkiran
Sebelum mobil aku jalankan
" Sekarang di sini tidak ada bos dan anak buah kecuali kalau di kantor saya tetap akan jaga wibawa encik, duduk nya pindah depan, maaf saya bukan supir pribadi kataku
Dan encik pindah ke depan..
Sekarang saya minta encik buka celana panjangnya dan celana dalamnya kataku
Aku lihat Ci jeny mukanya berubah memerah antara marah dan malu
" Kamu ini sangat ke terlaluan dan gila, nanti semua orang melihat aku.. Katanya
" Coba dilihat dari luar kelihatan apa ga?? Kataku
" biar tidak terlihat dari luar Dino tetapi terasa aneh aku pasti merasa telanjang di tempat Umum. Katanya
" Nah gimana kalau sampai viral main film begituan sama saya.. Kataku lagi
" Terserah kamu lah.. Katanya sambil melepaskan celana panjang nya.. Ngapain kamu lihatin.. Katanya
" Lahh.. Tadi malah saya jilatin.. Jawabku
" Lain suasana nya aku malu dino.. Katanya sambil melepaskan celana dalamnya
Yea aku berhasil sedikit demi sedikit membuatnya menjadi binal. Kata aku dalam hati
Mobil keluar menuju jalan raya, terlihat duduknya gelisah, karena aku melarangnya untuk menutupi wajah juga bagian bawah yang sekarang terbuka, sehingga pahanya yang putih mulus terlihat
Ketika berhenti di lampu Merah.. Aku lihat wajahnya yang cantik dengan mata nya yang agak sipit terlihat pucat
" Lama banget hijaunya ini lampu Merah.. Katanya masih gelisah
Yes aku mau kerjain lagi lampu sudah kuning tetapi karena macet Jalan sedikit tersendat
Aku buka cendela..
"Bang permen dong kataku.. Bang malah bengong memang lihat apaan kataku
" Ohh iya Pak.. Itu.. Itu kata dia, segera aku tutup cendela setelah aku membayar dan Jalan
Awalnya Ci jeny mau melarang nya tetapi terlambat akhirnya dia memalingkan muka ker arah lain
" Dino.. Kamu brengsek ya, mau membuat aku malu.. Katanya sambil memukul mukul pundaku dan seperti mau menangis
" Maaf Ci.. Tadi saya lupa dan sudah terlanjur ke buka cendela nya gimana?? Kataku
Setelah mobil mau sampai kekantor
" Din kamu jangan gila lagi ya... Berhenti dimana dulu biar aku bisa pakai celana nya katanya memohon
Tenang saja Ci kan dipojokan parkirnya aman.. Kataku terus memasuki Kantor
Bersambung