Sampul Novel Anak Haram Milik Suamiku

Anak Haram Milik Suamiku

8.1 / 10.0
Kebahagiaan rumah tanggaku hancur seketika setelah suamiku mengungkap rahasia besar. Anak angkat yang kami adopsi dari panti asuhan dan kurawat sepenuh hati ternyata anak kandungnya sendiri. Bocah itu lahir dari perselingkuhannya dengan wanita lain. Semua janji manis pernikahan yang dulu ia ucapkan kini berubah menjadi kebohongan yang sangat menyiksa. Di tengah kenyataan pahit ini, pernikahan kami berada di jurang kehancuran dan aku terjebak dalam kepedihan mendalam.

Anak Haram Milik Suamiku Bab 1

"Ada apa, Mas? Apa terjadi sesuatu di kantor?"

Pada waktu itu Amara sedang duduk di ruang tamu, menikmati segelas teh hangat yang baru saja diseduh. Matahari sore menembus tirai tipis jendela, menciptakan suasana yang nyaman di dalam rumah. 

Di sampingnya Raka bermain dengan mainan di lantai, tertawa ceria saat mobil mainan menabrak kaki meja. Melihat senyuman Raka, Amara merasa damai. Hidupnya terasa sempurna bersama Bima dan Raka, meskipun dia tahu pernikahan mereka tak selalu mulus.

"Mas Bima?" Amara memanggil dengan nada lembut, berharap bisa meredakan ketegangan yang terlihat di wajahnya.

Bima berhenti di depan pintu, seolah tidak yakin harus memulai dari mana. Ia menarik napas dalam-dalam sebelum akhirnya duduk di sofa di seberang Amara. "Kita perlu bicara," katanya, terdengar serak.

Bima menggelengkan kepala. "Ini bukan tentang kantor. Ini tentang kita. Tentang Raka." Suaranya semakin pelan dan takut.

Amara mengerutkan kening, bingung. "Apa maksudmu? Tentang Raka? Apa yang salah dengan Raka?" Perasaan cemas mulai menjalar di dadanya.

Bima menunduk, tidak mampu menatap mata Amara. "Seharusnya aku mengatakan ini sejak dulu, tapi aku selalu takut. Takut kamu akan meninggalkanku, takut kamu tidak akan pernah bisa memaafkanku."

"Kamu membuatku bingung, Mas. Tolong, katakan saja," desak Amara, suaranya sedikit bergetar.

Bima menghela napas panjang sebelum akhirnya berkata, "Raka ... Raka bukan hanya anak yang kita ambil dari Panti Asuhan, Amara, tapi dia anak kandungku."

Amara terpaku. Seluruh tubuhnya membeku mendengar kata-kata itu. "Apa maksudmu, Mas? Bagaimana mungkin Raka anak kamu? Kita yang menjemput Raka dari Panti Asuhan."

"Raka adalah anakku, Amara, aku benar-benar minta maaf," potong Bima dengan cepat. "Dia anakku dengan Maria."

"Maria?" 

Nama itu langsung menghantam Amara seperti petir di siang bolong. Dia pernah mendengar nama itu dulu, di awal pernikahan mereka. Maria adalah mantan kekasih Bima sebelum mereka menikah, tetapi Amara berpikir wanita itu sudah lama lenyap dari hidup mereka. 

"Apa maksudmu, bagaimana mungkin Raka anakmu dengan Maria? Jelaskan, Mas!" Suara Amara mulai meninggi, tidak mampu menahan gejolak emosi yang tiba-tiba muncul.

Bima menelan ludah, jelas tertekan. "Waktu itu, sebelum kita menikah aku dan Maria masih punya hubungan. Kami putus, tapi tidak lama setelah itu, aku tahu Maria hamil. Dia tidak memberitahuku langsung, dia pergi begitu saja. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Lalu, setelah kita menikah, Maria muncul kembali. Dia mengatakan bahwa dia melahirkan seorang anak, dan anak itu adalah anakku."

Amara merasa seperti dikhianati untuk kedua kalinya. Seluruh dunia di sekitarnya seolah runtuh. "Dan kamu tidak mengatakan apapun padaku?" tanyanya dengan suara rendah, hampir berbisik. "Selama ini ... selama bertahun-tahun aku merawat Raka, mencintainya seperti anakku sendiri, dan kamu tidak pernah memberitahuku?"

"Amara, aku-aku takut kehilanganmu. Aku tahu aku seharusnya mengatakan ini dari awal, tapi aku tidak bisa. Kamu begitu mencintai Raka, dan aku juga tidak ingin kehilangan dia." Bima mengusap wajahnya dengan frustrasi, merasa bersalah. "Maria pergi setelah melahirkan, dia tidak mau mengurus Raka. Aku tidak punya pilihan lain selain membawa Raka ke sini dan membesarkannya bersama kamu."

Air mata mulai menggenang di mata Amara. "Jadi, semua ini kebohongan. Selama ini aku hidup dalam kebohongan, merawat anak dari wanita yang pernah menjadi kekasihmu."

"Amara, dengarkan aku," pinta Bima, suaranya penuh penyesalan. "Aku tidak bermaksud membuatmu merasa seperti ini. Aku juga mencintai Raka, sama sepertimu. Dia adalah bagian dari hidup kita, dan aku tidak ingin merusak semua yang kita punya."

Amara bangkit dari tempat duduknya, berjalan menjauh dari Bima. Kepalanya berputar, mencoba memahami kenyataan pahit yang baru saja dihadapinya. Dia merasa marah, sedih, dan terkhianati dalam waktu bersamaan. "Aku tidak percaya kamu bisa menyembunyikan ini dariku selama bertahun-tahun. Bagaimana kamu bisa begitu kejam, Mas?!" teriak Amara dengan suara yang pecah.

Bima berdiri, mendekati Amara dengan hati-hati. "Aku tahu ini sulit untuk diterima, tapi percayalah, aku juga bingung. Aku tidak tahu bagaimana caranya mengatakannya tanpa menghancurkan hatimu."

"Kamu sudah menghancurkanku!" jawab Amara dingin, air matanya mulai mengalir. "Kamu sudah menghancurkan kepercayaan yang aku punya padamu, Mas."

Bima menunduk, tidak sanggup menatap Amara. "Aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf. Jika aku bisa memperbaiki semuanya, aku akan melakukannya."

Amara menggelengkan kepala, tidak bisa mempercayai apa yang baru saja terjadi. Dia mencintai Raka, anak yang sudah dia rawat dengan sepenuh hati, tapi kini dia tahu bahwa Raka anak haram suaminya. Anak itu adalah hasil dari hubungan Bima dengan wanita lain.

"Tidak ada yang bisa memperbaiki ini," kata Amara pelan. "Kamu membohongiku selama ini. Kamu membuatku hidup dalam kebohongan."

"Aku tahu, Amara. Tapi aku mohon, jangan biarkan ini menghancurkan kita. Jangan biarkan ini menghancurkan hubungan kita dengan Raka. Dia masih anak kita, meski secara biologis dia bukan anakmu." Bima mencoba meraih tangan Amara, tapi dia menarik diri.

"Anak kita?" Amara tertawa pahit. "Dia bukan anakku, Mas. Dia anakmu dengan Maria. Aku tidak tahu bagaimana caranya aku bisa melanjutkan hidup setelah ini."

Amara berbalik dan berjalan menuju kamar. Tubuhnya terasa berat, dan kepalanya masih dipenuhi berbagai macam pikiran yang berputar-putar. Dia butuh waktu untuk sendiri, untuk mencerna semua ini. Di belakangnya, Bima hanya bisa berdiri diam, tak berdaya melihat istrinya yang terluka.

---

Amara berdiri di depan cermin di kamar, menatap bayangan dirinya yang terlihat begitu rapuh. Apa yang harus dia lakukan sekarang? Apakah dia harus meninggalkan semuanya? Bagaimana dengan Raka? Anak itu adalah segalanya bagi Amara, meski sekarang dia tahu bahwa Raka bukan darah dagingnya.

Air mata kembali mengalir di pipinya. Amara tidak tahu apakah dia bisa memaafkan Bima untuk kebohongan besar ini. Selama ini dia berpikir bahwa mereka adalah keluarga sempurna-dia, Bima, dan Raka. Namun sekarang, segalanya terasa hancur berantakan.

Pintu kamar terbuka perlahan, dan Bima masuk dengan langkah pelan. "Amara ..." dia memanggil dengan suara pelan.

Amara menoleh, menatap Bima dengan tatapan yang penuh luka. "Apa lagi yang ingin kamu katakan, hmm? Apa masih ada kebohongan lain yang belum kamu ungkapkan?"

Bima mendekati Amara, suaranya penuh penyesalan. "Tidak ada lagi yang aku sembunyikan, Amara. Ini yang paling sulit. Aku hanya ingin kamu tahu, aku mencintaimu, dan aku mencintai Raka. Aku tidak ingin kehilangan kalian berdua."

Amara terdiam, menatap Bima dengan perasaan campur aduk. Cinta, marah, sedih, semuanya berbaur menjadi satu. "Aku butuh waktu, Mas," katanya akhirnya. "Aku butuh waktu untuk berpikir. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang."

Bima mengangguk pelan. "Aku mengerti. Aku akan menunggumu. Apa pun keputusanmu, aku akan menerimanya."

Amara berbalik, kembali menatap cermin. Bayangan dirinya yang rapuh kini terasa lebih nyata dari sebelumnya. Di luar kamar, suara tawa Raka masih terdengar samar-samar, mengingatkannya pada kehidupan yang kini terasa begitu jauh.

Bersambung ...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Anak Haram Milik Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Kamu Mungkin Juga Suka

Novel Rilis Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Pasca panggilan video terakhir, suami Kayra lenyap tanpa jejak, meruntuhkan dunianya dan memaksanya menghidupi kedua buah hati sendirian. Di masa sulit ini, Damar hadir. Sang ipar menaruh dendam akibat skandal masa lalu yang melibatkan rahasia saudara kembar Kayra. Sempat menolak mengakui darah daging dari relasi itu, Damar akhirnya luluh melihat kemiripan sang bayi. Akankah takdir baru bersama Damar ini menjadi akhir dari penderitaan panjang Kayra?
Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly, siswi berprestasi, menyimpan rahasia medis yang memalukan. Ia mengidap galaktorea yang membuatnya memproduksi ASI tanpa pernah hamil. Saat rasa sakit akibat kondisi hormon ini tak lagi tertahankan di sekolah, ia terpaksa meminta tolong kepada gurunya di ruang guru. Kejadian tak terduga itu menjadi awal mula rahasia mereka. Hubungan guru dan murid ini pun perlahan berubah menjadi jalinan asmara rumit yang sangat berisiko bagi keduanya.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Demi menyelamatkan nyawa Kartika yang butuh biaya medis besar dan donor langka, Alya terpaksa menerima tawaran Niko. Pengusaha kaya yang mendambakan keturunan itu mengajukan perjanjian ibu pengganti. Meski awalnya ragu, Alya menyetujuinya demi sang ibu. Tak disangka, benih asmara justru tumbuh di antara mereka hingga memicu pergolakan batin. Ketika sebuah rahasia besar akhirnya terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Dari Saingan Menjadi Ipar
9.8
Josie Watson kembali meminta cerai untuk ke-99 kalinya. Namun, Laurence Andrews justru menurunkannya di jalan demi menjawab telepon sang mantan, Rosalie Harris. Laurence terus meremehkan Josie dan yakin istrinya tidak akan berani pergi. Dia tidak sadar bahwa pengabaiannya kali ini telah melewati batas. Di sisi lain, saudara laki-laki Rosalie diam-diam terus mendesak Josie agar segera menyelesaikan perceraiannya dan pergi meninggalkan negara ini untuk selamanya.
Sampul Novel Direndahkan Oleh Keluarga Suami
8.9
Jasmine Bintang, yang memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, selalu dikecewakan oleh ibunya sendiri. Harapannya untuk bahagia sirna setelah menikah dengan Ardan Mahendra yang kaya raya. Alih-alih diterima, keluarga Ardan justru merendahkan fisiknya. Penderitaan Jasmine memuncak ketika Anindya, mantan kekasih suaminya, datang membongkar kepalsuan pernikahan mereka. Saat Jasmine menuntut cerai demi harga dirinya, Ardan menolak keras dan mengancam tidak akan membiarkannya pergi.
Sampul Novel Janda Bertemu Dengan Duda
8.1
Demi menghapus duka setelah kepergian Rizal, Sonia memboyong kedua buah hatinya, Alif dan Hana, ke sebuah apartemen sederhana. Tak disangka, di sana ia bertetangga dengan Yudha, duda menawan yang juga mengasuh putri tunggalnya, Mira, seorang diri akibat tragedi masa lalu. Pertemuan tak sengaja di lorong apartemen perlahan menumbuhkan getaran tak biasa di hati mereka. Kini, keduanya dihadapkan pada pilihan sulit: terus meratapi kesedihan lama atau berani membuka hati demi cinta yang baru.

Drama Pendek Terpopuler

Bab
Baca Sekarang
Bagikan
Minishorts Logo
Baca novel web, fiksi online, dan cerita romantis tren di MiniShorts. Temukan novel romansa miliarder, fantasi werewolf, drama, dan fantasi, plus konten drama pendek pilihan yang terinspirasi dari tren cerita populer.
YouTube MiniShorts
©2026 MiniShorts. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang. CHASINGTOP HK LIMITED